TextMirror

 Create a text mirror of any webpage in just a few seconds - for free! Enter the URL:

im9 Image Hosting   » Images up to 9 MB, hotlinking & +18 images allowed - all that and much more for free!

www-jambugile-com-2013-02-21

Mirrored: 21st of February 2013, 08:54 Original: www.jambugile.com Views: 8 Settings: Loading the mirror...

#[1]Jambugile | Foto Bugil | Cerita Sex | Hot - Atom [2]Jambugile | Foto Bugil | Cerita Sex | Hot - RSS [3]publisher [4]skip to main | [5]skip to sidebar [6]jambugile Jambugile | Foto Bugil | Cerita Sex | Hot * [7]Home * [8]Foto Hot * [9]Cerita Sex [10]Foto Perawan Bugil [11]Foto Perawan Bugil - Jam[12]bugile. "mau ga kamu ibu jodohin dengan anak perawan ibu" begitu kira kira ucapan para ibu yang ingin menjodohkan anak perempuannya dengan sang pria harus dengan embel embel perawan. ada yang bener perawan ada juga yang udah ga perawan yang penting bilang ja perawan biar si pria mau atau apalah....silahkan pikir sendiri [13]Foto Perawan Bugil yang akan saya bagikan bisa anda nikmati secara gratis untuk 100% masih perawan atau tidaknya saya tidak tau persis karena saya juga belum membuktikannya dengan si gadis,hehehehehe. Foto Perawan Bugil [14]Foto Perawan Bugil [15]Foto Perawan Bugil [16]Foto Perawan Bugil [17]Foto Perawan Bugil [18]Foto Perawan Bugil [19]Foto Perawan Bugil [20]Foto Perawan Bugil jika kurang [21]Foto Perawan Bugil nya silahkan nikmati tambahannya di bawah ini : [22]Foto Perawan Bugil [23]Foto Perawan Bugil [24]Foto Perawan Bugil [25]Foto Perawan Bugil [26]Selengkapnya SQRT Label: [27]Foto Hot [28]Foto Cewek Jepang Bugil [29]Foto Cewek Jepang Bugil - Kumpulan Foto Cewek Jepang Bugil, Cewek jepang memang terkenal dengan tubuhnya yang montok, halus, putih dan seksi serta paras wajahnya yang cantik dan anggun. dengan ciri ciri cewek seperti itu tentu saja banyak lelaki yang terpesona melihat Foto Cewek Jepang Bugil. [30]Foto Cewek Jepang Bugil - Jam[31]bugile kali ini akan sedikit berbagi yang pasti anda akan menyukainya tentang Foto Cewek Jepang Bugil, seperti apa sih foto nya, lihat di bawah ini. [32]Selengkapnya SQRT Label: [33]Foto Hot [34]Cerita Ngentot Dengan Tetangga [35]Cerita Ngentot Dengan Tetangga ini terjadi beberapa waktu lalu, memang sebenarnya cerita panas ini termasuk ga lazim, namun cerita seks semacam ini seru banget lo, karena awalnya hanya gurauan sekarang menjadi kisah panas yang sangat menarik, mungkin bagi anda para suami yang menginginkan hal panas maksudnya dalam seks bisa mencoba hal ini. Cerita tersebut berawal dari istriku saat akan tidur, yang mengatakan bahwa evi tetangga depan rumah aq ternyata mempunyai suami yang impoten, aq agak terkejut tidak menyangka sama sekali, karna dilihat dari postur suaminya yang tinggi tegap rasanya tdk mungkin, memang yg aku tau mereka telah berumah tangga sekitar 5 tahun tapi blm dikaruniai seorang anakpun. [36]foto memek abg bugil "bener pah, td evi cerita sendiri sm mama" kata istriku seolah menjawab keraguanku, "wah, kasian banget ya mah, jadi dia gak bisa mencapai kepuasan dong mah?" pancingku "iya" sahut istriku singkat pikiran aku kembali menerawang ke sosok yg diceritakan istriku, tetangga depan rumahku yang menurutku sangat cantik dan seksi, aku suka melihatnya kala pagi dia sedang berolahraga di depan rumahku yang tentunya di dpn rumahku jg, kebetulan tempat tinggal aku berada di cluster yang cukup elite, sehingga tidak ada pagar disetiap rumah, dan jalanan bisa dijadikan tempat olahraga, aku perkirakan tingginya 170an dan berat mungkin 60an, tinggi dan berisi, kadang saat dia olahraga pagi aku sering mencuri pandang pahanya yang putih dan mulus karena hanya mengenakan celana pendek, pinggulnya yg besar sungguh kontras dengan pinggangnya yang ramping, dan yang sering bikin aku pusing adalah dia selalu mengenakan kaos tanpa lengan, sehingga saat dia mengangkat tangan aku dapat melihat tonjolan buah dadanya yg keliatannya begitu padat bergotang mengikuti gerakan tubuhnya. [37]Cerita Ngentot Satu hal lagi yang membuat aku betah memandangnya adalah bulu ketiaknya yang lebat, ya lebat sekali, aku sendiri tidak mengerti kenapa dia tidak mencukur bulu ketiaknya, tapi jujur aja aku justru paling bernafsu saat melihat bulu ketiaknya yang hitam, kontras dengan tonjoilan buah dadanya yg sangat putih mulus. tapi ya aku hanya bisa memandang saja karna bagaimanapun juga dia adalah tetanggaku dan suaminya adalah teman aku. namun cerita istriku yang mengatakan suaminya impoten jelas membuat aku menghayal gak karuan, dan entah ide dari mana, aku langsung bicara ke istriku yang keliatannya sudah mulai pulas. "mah" panggilku pelan "hem" istriku hanya menggunam saja "gimana kalau kita kerjain evi" "hah?" istriku terkejut dan membuka matanya "maksud papa?" Aku agak ragu juga menyampaikannya, tapi karna udah terlanjur juga akhirnya aku ungkapkan juga ke istriku, "ya, kita kerjain evi, sampai dia gak tahan menahan nafsunya" "buat apa? dan gimana caranya?" uber istriku lalu aku uraikan cara2 memancing birahi evi, bisa dengan seolah2 gak sengaja melihat, nbaik melihat senjata aku atau saat kamu ml, istriku agak terkejut juga apalagi setelah aku uraikan tujuan akhirnya aku menikmati tubuh evi, dia marah dan tersinggung "papa sudah gila ya, mentang2 mama sudah gak menarik lagi!" ambek istriku tapi untunglah setelah aku beri penjelasan bahwa aku hanya sekedar fun aja dan aku hanya mengungkapkan saja tanpa bermaksud memaksa mengiyakan rencanaku, istriku mulai melunak dan akhirnya kata2 yang aku tunggu dari mulutnya terucap. "oke deh pah, kayanya sih seru juga, tapi inget jangan sampai kecantol, dan jangan ngurangin jatah mama" ancam istriku. aku seneng banget dengernya, aku langsung cium kening istriku. "so pasti dong mah, lagian selama ini kan mama sendiri yang gak mau tiap hari" sahutku. "kan lumayan buat ngisi hari kosong saat mama gak mau main" kataku bercanda istriku hanya terdiam cemberut manja.. mungkin juga membenarkan libidoku yang terlalu tinggi dan libidonya yang cenderung rendah. keesokan paginya, kebetulan hari Sabtu , hari libur kerja, setelah kompromi dgn istriku, kami menjalankan rencana satu, pukul 5.30 pagi istriku keluar berolahraga dan tentunya bertemu dengan evi, aku mengintip mereka dari jendela atas rumah aku dengan deg2an, setelah aku melihat mereka ngobrol serius, aku mulai menjalankan aksiku, aku yakin istriku sedang membicarakan bahwa aku bernafsu tinggi dan kadang tidak sanggup melayani, dan sesuai skenario aku harus berjalan di jendela sehingga mereka melihat aku dalam keadaan telanjang dengan senjata tegang, dan tidak sulit buatku karena sedari tadi melihat evi berolahraga saja senjataku sudah menegang kaku, aku buka celana pendekku hingga telanjang, senjataku berdiri menunjuk langit2, lalu aku berjalan melewati jendela sambil menyampirkan handuk di pundakku seolah2 mau mandi, aku yakin mereka melihat dengan jelas karena suasana pagi yang blm begitu terang kontras dengan keadaan kamarku yang terang benderang. tapi untuk memastikannya aku balik kembali berpura2 ada yang tertinggal dan lewat sekali lagi, sesampai dikamar mandiku, aku segera menyiram kepalaku yang panas akibat birahiku yang naik, hemm segarnya, ternyata siraman air dingin dapat menetralkan otakku yg panas. Setelah mandi aku duduk diteras berteman secangkir kopi dan koran, aku melihat mereka berdua masih mengobrol. Aku mengangguk ke evi yg kebetulan melihat aku sbg pertanda menyapa, aku melihat roma merah diwajahnya, entah apa yg dibicarakan istriku saat itu. Masih dengan peluh bercucuran istriku yg masih keliatan seksi jg memberikan jari jempolnya ke aku yang sedang asik baca koran, pasti pertanda bagus pikirku, aku segera menyusul istriku dan menanyakannya "gimana mah?" kejarku istriku cuma mesem aja, " kok jadi papa yg nafsu sih" candanya aku setengah malu juga, akhirnya istriku cerita juga, katanya wajah evi keliatan horny saat dengar bahwa nafsu aku berlebihan, apalagi pas melihat aku lewat dengan senjata tegang di jendela, roman mukanya berubah. "sepertinya evi sangat bernafsu pah" kata istriku. "malah dia bilang mama beruntung punya suami kaya papa, tidak seperti dia yang cuma dipuaskan oleh jari2 suaminya aja" "oh" aku cuma mengangguk setelah tahu begitu, "trus, selanjutnya gimana mah? " pancing aku "yah terserah papa aja, kan papa yg punya rencana" aku terdiam dengan seribu khayalan indah, "ok deh, kita mikir dulu ya mah" aku kembali melanjutkan membaca koran yg sempat tertunda, baru saja duduk aku melihat suami evi berangkat kerja dengan mobilnya dan sempat menyapaku "pak, lagi santai nih, yuk berangkat pak" sapanya akrab aku menjawab sapaannya dengan tersenyum dan lambaian tangan. "pucuk dicinta ulam tiba" pikirku, ini adalah kesempatan besar, evi di rumah sendiri, tapi gimana caranya? aku memutar otak, konsentrasiku tidak pada koran tapi mencari cara untuk memancing gairah evi dan menyetubuhinya, tapi gimana? gimana? gimana? sedang asiknya mikir, tau2 orang yang aku khayalin ada di dpn mataku, "wah, lagi nyantai nih pak, mbak yeni ada pak?" sapanya sambil menyebut nama istriku "eh mbak evi, ada di dalam mbak, masuk aja" jawabku setengah gugup evi melangkah memasuki rumahku, aku cuma memperhatikan pantatnya yang bahenol bergoyang seolah memanggilku untuk meremasnya. aku kembali hanyut dengan pikiranku, tapi keberadaan evi di rumahku jelas membuat aku segera beranjak dari teras dan masuk ke rumah juga, aku ingin melihat mereka, ternyata mereka sedang asik ngobrol di ruang tamu, obrolan mereka mendadak terhenti setelah aku masuk, "hayo, pagi2 sudah ngegosip! pasti lagi ngobrolin yg seru2 nih" candaku mereka berdua hanya tersenyum. aku segera masuk ke kamar dan merebahkan tubuhku, aku menatap langit2 kamar, dan akhirnya mataku tertuju pada jendela kamar yang hordengnya terbuka, tentunya mereka bisa melihat aku pikirku, karena di kamar posisinya lebih terang dari diruang tamu, tentunya mereka bisa melihat aku, meskipun aku tidak bisa melihat mereka mengobrol? reflek aku bangkit dari tempat tidur dan menggeser sofa kesudut yg aku perkirakan mereka dapat melihat, lalu aku lepas celana pendekku dan mulai mengocok senjataku, ehmm sungguh nikmat, aku bayangkan evi sedang melihatku ngocok dan sedang horny, senjataku langsung kaku. tapi tiba2 saja pintu kamarku terbuka, istriku masuk dan langsung menutup kembali pintu kamar. "pa, apa2an sih pagi2 udah ngocok, dari ruang tamu kan kelihatan" semprot istriku "hah?, masa iya? tanyaku pura2 bego. "evi sampai malu dan pulang tuh" cerocosnya lagi, aku hanya terdiam, mendengar evi pulang mendadak gairahku jadi drop, aku kenakan kembali celanaku. sampai siang aku sama sekali belum menemukan cara untuk memancingnya, sampai istriku pergi mau arisan aku cuma rebahan di kamar memikirkan cara untuk menikmati tubuh evi, " pasti lagi mikirin evi nih, bengong terus, awas ya bertindak sendiri tanpa mama" ancam istriku "mama mau arisan dulu sebentar" aku cuma mengangguk aja, 5 menit setelah istriku pergi, aku terbangun karna di dpn rumah terdengar suara gaduh, aku keluar dan melihat anakku yg laki bersama teman2nya ada di teras rumah evi dengan wajah ketakutan, aku segera menghampirinya, dan ternyata bola yang dimainkan anakku dan teman2nya mengenai lampu taman rumah evi hingga pecah, aku segera minta maaf ke evi dan berjanji akan menggantinya, anakku dan teman2nya kusuruh bermain di lapangan yg agak jauh dari rumah. "mbak evi, aku pamit dulu ya, mau beli lampu buat gantiin" pamitku "eh gak usah pak, biar aja, namanya juga anak2, lagian aku ada lampu bekasnya yg dari developer di gudang, kalau gak keberatan nanti tolong dipasang yang bekasnya aja" aku lihat memang lampu yang pecah sudah bukan standar dr developer, tapi otakku jd panas melihat cara bicaranya dengan senyumnya dan membuat aku horny sendiri. "kalau gitu mbak tolong ambil lampunya, nanti aku pasang" kataku "wah aku gak sampe pak, tolong diambilin didalam" senyumnya. kesempatan datang tanpa direncanakan, aku mengangguk mengikuti langkahnya, lalu evi menunjukan gudang diatas kamar mandinya, ternyata dia memanfaatkan ruang kosong diatas kamar mandinya untuk gudang. "wah tinggi mbak, aku gak sampe, mbak ada tangga?" tanyaku "gak ada pak, kalau pake bangku sampe gak" tanyanya "coba aja" kataku. Evi berjalan ke dapur mengambil bangku, lambaian pinggulnya yang bulat seolah memanggilku untuk segera menikmatinya, meskipun tertutup rapat, namun aku bisa membayangkan kenikmatan di dalam dasternya. lamunanku terputus setelah evi menaruh bangku tepat didepanku, aku segera naik, tapi ternyata tanganku masih tak sampai meraih handle pintu gudang, "gak sampe mba" kataku aku lihat evi agak kebingungan, "dulu naruhnya gimana mbak? " tanyaku "dulu kan ada tukang yang naruh, mereka punya tangga" "kalau gitu aku pinjem tangga dulu ya mba sama tetangga" aku segera keluar mencari pinjaman tangga, tapi aku sudah merencanakan hal gila, setelah dapat pinjaman tangga aluminium, aku ke rumah dulu, aku lepaskan celana dalamku, hingga aku hanya mengenakan celana pendek berbahan kaos, aku kembali ke rumah evi dgn membawa tangga, akhirnya aku berhasil mengambil lampunya. dan langsung memasangnya, tapi ternyata dudukan lampunya berbeda, lampu yang lama lebih besar, aku kembali ke dalam rumah dan mencari dudukan lampu yg lamanya, tp sudah aku acak2 semua tetapi tidak ketemu jg, aku turun dan memanggil evi, namun aku sama sekali tak melihatnya atau sahutannya saat kupanggil, "pasti ada dikamar: pikirku "wah bisa gagal rencanaku memancingnya jika evi dikamar terus" aku segera menuju kamarnya, namun sebelum mengetuknya niat isengku timbul, aku coba mengintip dari lubang kunci dan ternyata.... [38]Cerita Ngentot Aku dapat pemandangan bagus, aku lihat evi sedang telanjang bulat di atas tempat tidurnya, jari2nya meremas buah dadanya sendiri, sedangkan tangan yang satunya menggesek2 klitorisnya, aku gemetar menahan nafsu, senjataku langsung membesar dan mengeras, andai saja tangan aku yang meremas buah dadanya... sedang asik2nya mengkhayal tiba2 evi berabjak dari tempat tidurnya dan mengenakan pakaian kembali, mungkin dia inget ada tamu, aku segera lari dan pura2 mencari kegudang, senjataku yang masih tegang aku biarkan menonjol jelas di celana pendekku yang tanpa cd. "loh, nyari apalgi pak?" aku lihat muka evi memerah, ia pasti melihat tonjolan besar di celanaku "ini mbak, dudukannya lain dengan lampu yang pecah" aku turun dari tangga dan menunjukan kepadanya, aku pura2 tidak tahu keadaan celanaku, evi tampak sedikit resah saat bicara. "jadi gimana ya pak? mesti beli baru dong" suara evi terdengar serak, mungkin ia menahan nafsu melihat senjataku dibalik celana pendekku, apalagi dia tadi sedang masturbasi. Aku pura2 berfikir, padahal dalam hati aku bersorak karena sudah 60% evi aku kuasai, tapi bener sih aku lagi mikir, tapi mikir gimana cara supaya masuk dalam kamarnya dan menikmati tubuhnya yang begitu sempurna?? "kayanya dulu ada pak. coba aku yang cari" suara evi mengagetkan lamunanku, lalu ia menaiki tangga, dan sepertinya evi sengaja memancingku, aku dibawah jelas melihat paha gempalnya yang putih mulus tak bercela, dan ternyata evi sama sekali tidak mengenakan celana dalam, tapi sepertinya evi cuek aja, semakin lama diatas aku semakin tak tahan, senjataku sudah basah oleh pelumas pertanda siap melaksanakan tugasnya. Setelah beberapa menit mencari dan tidak ada juga, evi turun dari tangga, tapi naas buat dia ( Atau malah sengaja : ia tergelincir dari anak tangga pertama, tidak tinggi tapi lumayan membuatbya hilang keseimbangan, aku reflek menangkap tubuhnya dan memeluknya dari belakang, hemmm sungguh nikmat sekali, meskipun masih terhalang celana dalam ku dan dasternya tapi senjataku dapat merasakan kenyalnya pantat evi, dan aku yakin evi pun merasakan denyutan hangat dipantatnya, "makasih pak" evi tersipu malu dan akupun berkata maaf berbarengan dgn ucapan makasihnya "gak papa kok, tapi kok tadi seperti ada yg ngeganjel dipantatku ya"?" sepertinya evi mulai berani, akupun membalasnya dgn gurauan, "oh itu pertanda senjata siap melaksanakan tugas" "tugas apa nih?" evi semakin terpancing aku pun sudah lupa janji dgn istriku yang ga boleh bertindak tanpa sepengetahuannya, aku sudah dikuasai nafsu. "tugas ini mbak!" kataku langsung merangkulnya dalam pelukanku aku langsung melumat bibirnya dengan nafsu ternyata evipun dengan buas melumat bibirku juga, mungkin iapun menunggu keberanianku, ciuman kami panas membara, lidah kami saling melilit seperti ular, tangan evi langsung meremas senjataku, mungkin baru ini dia melihat senjata yang tegang sehingga evi begitu liar meremasnya, aku balas meremas buah dadanya yang negitu kenyal, meskipun dari luar ali bisa pastiin bahwa evi tidak mengenakn bra, putingnya langsung mencuat, aku pilin pelan putingnya, tanganku yang satu meremas bongkahan pantatnya yang mulus, cumbuan kami semakin panas bergelora tapi tiba2 "sebentar mas!" evi berlari ke depan ternyata ia mengunci pintu depan, aku cuma melongo dipanggil dengan mas yang menunjukan keakraban "sini mas!" ia memanggilku masuk kekamarnya aku segera berlari kecil menuju kamarnya, evi langsung melepas dasternya, dia bugil tanpa sehelai benangpun di depan mataku. sungguh keindahan yang benar2 luar biasa, aku terpana sejenak melihat putih mulusnya badan evi. bulu kemaluannya yang lebat menghitam kontras dengan kulitnya yg bersih. lekuk pinggangnya sungguh indah. tapi hanya sekejab saja aku terpana, aku langsung melepas kaos dan celana pendekku, senjataku yang dari tadi mengeras menunjuk keatas, tapi ternyata aku kalah buas dengan evi. dia langsung berjongkok di depanku yang masih berdiri dan melumat senjataku dengan rakusnya. Lidahnya yang lembut terasa hangat menggelitik penisku, mataku terpejam menikmati cumbuannya, sungguh benar2 liar, mungkin karna evi selama ini tidak pernah melihat senjata yang kaku dan keras, kadang ia mengocoknya dengan cepat, aliran kenikmatan menjalari seluruh tubuhku, aku segera menariknya keatas, lalu mencium bibirnya, nafasnya yang terasa wangi memompa semangatku untuk terus melumat bibirnya, aku dorong tubuhnya yang aduhai ke ranjangnya, aku mulai mengeluarkan jurusku, lidahku kini mejalari lehernya yang jenjang dan putih, tanganku aktif meremas2 buah dadanya lembut, putingnya yang masih kecil dan agak memerah aku pillin2, kini dari mataku hanya berjarak sekian cm ke bulu ketiaknya yang begitu lebat, aku hirup aromanya yang khas, sungguh wangi. lidahku mulai menjalar ke ketiak dan melingkari buah dadanya yang benar2 kenyal. Dan saat lidahku yang hangat melumat putingnya evi semakin mendesah tak karuan, rambutku habis dijambaknya, kepalaku terus ditekan ke buah dadanya. aku semakin semangat, tidak ada sejengkal tubuh evi yang luput dari sapuan lidahku, bahkan pinggul pantat dan pahanya juga, apalagi saat lidahku sampai di kemaluannya yang berbulu lebat, setelah bersusah payah meminggirkan bulunya yang lebat, lidahku sampai juga ke klitorisnya, kemaluannya sudah basah, aku lumat klitnya dengan lembut, evi semakin hanyut, tangannya meremas sprey pertanda menahan nikmat yang aku berikan, lidahku kini masuk ke dalam lubang kemaluannya, aku semakin asik dengan aroma kewanitaan evi yang begitu wangi dan menambah birahiku. Tapi sedang asik2nya aku mencumbu vaginanya, evi tiba2 bangun dan langsung mendorongku terlentang, lalu dengan sekali sentakan pantatnya yang bulat dan mulus langsung berada diatas perutku, tangannya langsung menuntun senjataku, lalu perlahan pantatnya turun, kepala kemaluanku mulai menyeruak masuk kedalam kemaluannya yang basah, namun meskipun basah aku merasakan jepitan kemaluannya sangat ketat. mungkin karna selama ini hanya jari saja yang masuk kedalam vaginanya, centi demi centi senjataku memasuki vaginanya berbarengan dengan pantat evi yang turun, sampai akhirnya aku merasakan seluruh batang senjataku tertanam dalam vaginanya, sungguh pengalaman indah, aku merasakan nikmat yang luar biasa dengan ketatnya vaginanya meremas otot2 senjataku, evi terdiam sejenak menikmati penuhnya senjataku dalam kemaluannya, tapi tak lama. Pantatnya yang bahenl dan mulus nulaik bergoyang, kadang ke depan ke belakang, kadang keatas ke bawah, peluh sudah bercucuran di tubuh kami, tanganku tidak tinggal diam memberikan rangsangan pada dua buah dadanya yang besar, dan goyangan pinggul evi semakin lama semakin cepat dan tak beraturan, senjataku seperti diurut dengan lembut, aku mencoba menahan ejakulasiku sekuat mungkin, dan tak lama berselang, aku merasakan denyutan2 vagina evi di batang senjataku semakin menguat dan akhirnya evi berteriak keras melepas orgasmenya, giginya menancap keras dibahuku... evi orgasme, aku merasakan hangat di batang senjataku, akhirnya tubuhnya yang sintal terlungkup diatas tubuhku, senjataku masih terbenam didalam kemaluannya,aku biarkan dia sejenak menikmati sisa2 orgasmenya setelah beberapa menit aku berbisik ditelinganya, "mba, langsung lanjut ya? aku tanggung nih" evi tersenyum dan bangkit dari atas tubuhku, ia duduk dipinggir ranjang, "makasih ya mas, baru kali ini aku mengalami orgasme yang luar biasa" ia kembali melumat bibirku.aku yang masih terlentang menerima cumbuan evi yang semakin liar, benar2 liar, seluruh tubuhku dijilatin dengan rakusnya, bahkan lidahnya yang nakal menyedot dan menjilat putingku, sungguh nikmat, aliran daraku seperti mengalir dengan cepat, akhirnya aku ambil kendali, dengan gaya konvensional aku kemabli memasukkan senjataku dalam kemaluannya, sudah agak mudah tapi tetap masih ketat menjepit senjataku, pantatku bergerak turun naik, sambil lidahku mengisap buah dadanya bergantian, aku liat wajah evi yang cantik memerah pertanda birahinya kembali naik, aku atur tempo permainan, aku ingin sebisa mungkin memberikan kepuasan lebih kepadanya, entah sudah berapa gaya yang aku lakukan, dan entah sudah berapa kali evi orgasme, aku tdk menghitungnya, aku hanya inget terakhir aku oake gaya doggy yang benar2 luar biasa, pantatnya yang besar memberikan sensasi tersendiri saat aku menggerakkan senjataku keluar masuk. dan memang aku benar2 tak sanggup lagi menahan spermaku saat doggy, aku pacu sekencang mungkin, pantat evi yang kenyal bergoyang seirama dengan hentakanku,tapi aku masih ingat satu kesadaran "mbak diluar atau didalam?" tanyaku parau terbawa nafsu sambil terus memompa senjataku Evipun menjawab dengan serak akibat nafsunya " Didalam aja mas, aku lagi gak subur" dan tak perlu waktu lama, selang beberapa detik setelah evi menjawab aku hentakan keras senjataku dalam vaginanya, seluruh tubuhku meregang kaku, aliran kenikmatan menuju penisku dan memeuntahkan laharnya dalam vagina evi, ada sekitar sepuluh kedutan nikmat aku tumpahkan kedalam vaginanya, sementara evi aku lihat menggigit sprey dihadapannya, mungkin iapun mengalami orgasme yg kesekian kalinya. [39]Selengkapnya SQRT Label: [40]Cerita Sex [41]Cerita Tante Neneng Mengobati Luka ku [42]Cerita Tante Neneng Mengobati Luka ku - Jam[43]bugile. Namaku Joko (samaran), tinggiku 171 cm, berat ideal. Aku memiliki wajah yang ganteng dan penis yang lumayan untuk membuat cewek tegang dan lemas. Aku mempunyai daya sex yang kuat sekali, sering aku melakukan onani dengan dengan nonton BF dan berkhayal tubuh sintal dan seksi, lalu memasukkan penisku ke vagina cewek. Aku sering nonton BF dan diiringi meremas-remas penis sampai aku tegang dan keluar sperma. Ini biasanya aku lakukan sampai tiga kali dalam satu kali nonton BF. Aku suka susu cewek yang besar dan kenyal. Aku paling suka kalau bermain sex dengan posisi aku di bawah dan cewek yang memainkan vaginanya di atas tubuhku sambil melihat pantat besar dan mulus yang naik turun dan bergoyang. Cerita ini bermula dari kecelakaan kecil yang menimpaku. [44]Foto Tante Bugil [45]Cerita Tante Seperti biasa, sore hari aku menyempati jalan-jalan dengan motor kesayanganku, dengan memakai jeans dan jaket kesayanganku, dengan kecepatan yang tidak begitu cepat. Aku lihat ke kanan dan ke kiri, tiba tiba ada motordari belakang dengan kecepatan tinggi menyerempetku. Sekilas aku kaget dan berusaha minggir, tapi sial aku malah jatuh karena tepi jalan itu ada batu batu kecil yang menyebabkan ban motorku tergelincir dan akhirnya aku tertimpa motor dan yang menyerempetku tadi langsung tancapgas (kabur)! Setelah itu aku berusaha bangun dengan pertolongan orang orang di sekitar situ. Aku terluka di bagian kaki (paha atas, lengan atas dan dada), sebenarnya luka ini tidak begitu serius bagiku, tapi aku kagum sekali dengan pertolongan orang-orang di sekitar situ yang penuh simpatik. Setelah beberapa detik kejadian itu, aku langsung dibawa ke dalam sebuah rumah dekat kejadian. Ya, seperti biasa menghindari campur tangan polisi. Setelah aku dimasukkan di dalam sebuah rumah dan motorku di depan rumah itu, aku disuruh duduk oleh seorang cewek yang ternyata pemilik rumah itu. "Adik duduk aja di sini, biar ibu ambilin obat ya.." kata cewek itu dan segera masuk ke dalam kamarnya yang letaknya di depanku. Perkiraanku cewek ini umurnya sekitar 36, meskipun umurnya ya.. cukup tua sih. Tapi cewek ini bodinya oke sekali deh, tingginya sekitar 165 cm susu yang montok berukuran sekitar 36B dan masih terangkat dengan menggunakan kaos yang longgar dan pantat yang besar sekali karena pada waktu itu dia pakai rok pendek sampai lutut dan kelihatan betis yang mulus dengan ditumbuhi rambut halus. Aku sempat berkhayal untuk memegang pantatnya yang besar sekali, kuremas-remas sambil memasukkan jariku ke lubangkenikmatannya. Setelah beberapa menit dia mencari obat merah di kamarnya, dia memanggil anaknya, "Sri.. Sri..ambilin minum tuh.. buat Mas-nya!" ternyata dia punya anak perempuan yang namanya Sri, umurnya sekitar 17 tahun. Setelah berhasil menemukan obat merah, lalu menghampiriku, "Wah.. ini lukanya parah sekali Dik.." sambil membuka tutup obat merah. "Ah.. nggak kok Bu.. biasa aja kok," kataku sambil memperhatikan susunya yang montok tergelantung itu. "Nama Adik siapa?" tanya ibu itu sambil meneteskan obat merah di lengan atasku. "Joko Bu, aduh pedih sekali.. pelan-pelan Bu..!" "Maaf ya.. Dik Joko, oh ya nama ibu Neneng," katanya sambil meneteskan ulang obat itu di lengan atasku. Dan tidak disengaja susu Neneng itu menyenggol sikuku."Oh.. maaf Bu.. tidak sengaja," tanyaku sambil melihat susu Neneng yang membuat penisku agak tegang. Dia hanya tersenyum dan tertawa kecil. "Lho.. Dik Joko yang kena yang mana lagi, kelihatannya celana kamu sobek tuh.." katanya sambil memegang celanaku yang sobek itu. "Ya.. Bu itu di bagian paha atas dan di dada ini," sambil membuka sedikit kaos yang kupakai. "Yang ini harus diobati loh, entar kalau tidak cepet diobati berbahaya, kaki kamu bisa di luruskan nggak?" kata Bu Neneng. "Agak linu Bu.. karena bagian paha sih.." kataku sambil mencari kesempatan melihat susu. Pada waktu itu tepat dudukku tidak memungkinkan aku meluruskan kakiku. "Ya.. sudah ke kamar Ibu dulu situ berbaring biar kakimu bisa diluruskan," kata Bu Neneng sambil membantuku berdiri dan berjalan. "Ya.. Bu.. tapi..?" tanyaku ragu. Nanti disangka macam-macam, tapi memang niatku untuk berusaha nge-sex sama Bu Neneng yang montok itu. "Tapi apa, oh.. kamu malu ya.. nyantai aja kamu kan teluka dan perlu pengobatan, sudah masuk ayo Ibu bantu!" sambil melingkarkan tangan kanan di pundak Bu Neneng aku berjalan. Dan tidak disengaja waktu berjalan, jari-jariku menyentuh permukaan susu montok Bu Neneng tapi aku tidak merubahnya, malah kugesek-gesekkan dengan pelan-pelan agar tidak ketahuan kalau disengaja, terasa puting susu Bu Neneng yang kenyal menyebabkan penisku tegang. Dan sampailah di tempat tidur Bu Neneng. "Sudah Dik Joko, mana yang luka lagi?" sambil duduk di sampingku dan membelakangiku sementara aku terlentang, otomatis tanganku menempel di paha mulus Bu Neneng. "Di dada sini Bu," kataku sambil membuka ke atas kaosku agar kelihatan lukanya. "Ya.. sudah dilepas dulu kaosnya, entar kalau kena obat ini kan jadi merah," katanya basa-basi. Aku langsung buka kaosku, dan sekarang aku telanjang dada. "Nah gini kan bisa leluasa mengobati kamu," sambil mendekat ke dadaku, dan otomatis aku melihat dengan jelas susu Bu Neneng tergelantung dan ditutupi oleh BH yang tidak muat menampung besarnya susu Bu Neneng dan tanganku makin kurapatkan ke paha dan sekarang sudah di ataspaha mulus Bu Neneng. Dan pada waktu Bu Neneng meneteskan obat, aku terasa pedih dan dengan refleks tanganku terangkat sehingga menyenggol susu Bu Neneng dan rok mini Bu Neneng terangkat ke atas, terlihat paha yang mulus itu. "Maaf ya.. Bu, Joko tidak sengaja kok," pintaku sambil menurunkan tanganku ke paha Bu Neneng yang mulus dan putih itu. "Ya.. tidak apa-apa kok," sambil meneruskan meneteskan lagi di bagian dadaku yang luka. Sekarang dia agak ke atas dan membungkukkan dirinya, otomatis susu yang montok itu dekat sekali dengan wajahku itu. Aku tidak tahu ini disengaja atau tidak, tapi buatku disengaja atau tidak tetap saja membuat penisku makin tegang. Lama-lama kok posisi Bu Neneng makin membungkuk dan sampai suatu saat susunya tersentuh dengan mulutku. Wah, terasa kenyal dan empuk, aku tidak diam saja, aku berusaha pelan-pelan menggeser tanganku yang di paha mulus Bu Neneng itu, pelan dan pelan karena aku takut Bu Neneng marah karena ulahku ini. Dengan nafsu yang kutahan, aku gerak-gerakkan tanganku. Waduh.. paha orang ini mulus sekali, batinku sambil merasakan penis yang menegang kepingin lepas dari sangkarnya (CD-ku), dan sampailah aku di pangkal paha Bu Neneng itu dan menyentuh CD Bu Neneng yang kelihatan memakai CD warna hijau kembang dan kepalaku bergerak ke kanan dan ke kiri untuk menggesek susu Bu Neneng (pelan-pelan), dan sesekali kujilat halus susu montok itu, waktu itu Bu Neneng diam saja dan terus mengobati dadaku yang luka tapi nafas Bu Neneng tidak bisa disembunyikan, sering dia menarik nafas panjang untuk menahan nafsunya. "Sudah nihh.. Semua luka kamu di dada sudah diobati, sekarang mana lagi yang terluka?" sambil melihatku dan membiarkan tanganku di pahanya yang mulus itu."Itu Bu.. di paha atas," jawabku sambil menunjukkan tempat yang luka."Wow.. Ya ini harus dibuka Dik Joko, kalau tidak dibuka dimana ibu bisa mengobati apalagi kamu pakai jeans yang ketat.. ya sudah dicopot aja!" jawab Bu Neneng sambil melihat dengan dekat luka dari luar celanaku dan sesekali lihat penisku yang sudah tegang dari tadi. "Bu.. bisa bantuin copot celanaku, aku tidak bisa copot sendiri Bu, kan tanganku luka," alasanku agar Bu Neneng bisa lihat penisku dari dekat. Tiba-tiba Sri datang dengan membawa air putih. "Bu ini airnya.." "Ya.. sudah sekarang kamu keluar, e.. jangan lupa tutup pintunya, ibu mau obati Mas Joko dulu!" Wah ini kesempatanku untuk melampiaskan sex-ku. Setelah itu Bu Neneng mulai membuka resleting celanaku dan membuka bagian atas dan aku mengangkat sedikit pinggulku supaya Bu Neneng mudah melepas celanaku. Saat membuka celanaku, posisi Bu Neneng membungkuk sehingga mulutnya dekat dengan penisku yang tegang, dan aku sengaja mengangkat pinggul yang lebih tinggi dan tersembullah penisku dan mulut Bu Neneng.. "Sorry Bu.. tak sengaja," mulai saat itu penisku mulai tegang sekali karena cara Bu Neneng membuka celanaku sangat merangsang penisku. [46]Cerita Tante Sambil sedikit menungging dan menggerakkan sedikit pantat yang besar itu, Bu Neneng melepas celana jeans-ku (apa ini usaha Bu Neneng untuk merangsang nafsuku), dan akhirnya aku sekarang tinggal pakai CD. Dan mulailah Bu Neneng mengobati paha atasku dengan posisi nungging membelakangiku dan sedikit siku tangannya menyentuh penis yang sudah tegang. Sesekali BuNeneng melihat penisku dan menggesek-gesekkan sikunya di penisku itu. Dengan melihat gelagat Bu Neneng ini yang memberi peluang padaku, aku tidak diam aja. Dengan melihat pantat yang besar menghadap kepadaku, tanganku mulai sedikit meremas-remas dan mengelus betis lalu menuju ke atas paha yang mulus dan akhirnya aku sampai ke paling atas (pantat mulus Bu Neneng) dan aku nekat mengangkat rok mini Bu Neneng ke atas sehingga sekarang terlihat pantat Bu Neneng yang mulusitu dengan ditutupi CD yang menyelepit di belahan pantat. Aku mulai mengelus-elus, dan sesekali menarik CD Bu Neneng dan ternyata sudah basah dari tadi.Lalu aku memainkan jariku di permukaan vagina yang tertutup CD itu, Bu Neneng mungkin sudah tahu gelagatku itu sehingga dia merenggangkan kedua pahanya, jadi sekarang terlihat jelas CD Bu Neneng yang basah. Sekarang aku memberanikan diri untuk melihat secara langsung vagina Bu Neneng yang kelihatan sudah tidak sabar untuk dimasuki rudalku yang sudah tegak berdiri. Akumulai menggeser CD Bu Neneng ke kiri dan kelihatan dengan jelas vagina Bu Neneng yang sudah memerah itu. Lalu aku perlahan-lahan menggesek-gesekkan jariku di permukaan vagina Bu Neneng dan dengan reaksi itu nafas Bu Neneng mulai tak beraturan, "Eeehh.. ahh.. ohh hemm.." dan sekarang aku memasukkan jari tengahku ke lubang kenikmatan Bu Neneng dengan pasti dan kukocok dan terus kukocok dengan pelan-pelan dan lama-lama semakin cepat dan.. "Ah.. oh yes te.. rus.. please.. ah.. ohe.. lebih dalam.. Jook.. " Bu Neneng mulai membuang obat merah itu dan sekarang tidak mengobati lukaku lagi malah sekarang dia sudah mulai mengocok dan meremas dengan kuat penisku. Aku kurang puas dengan posisi ini, aku mulai mengangkat salah satu kaki Bu Neneng ke sampingku dan sekarang posisi 69 yang kudapat, dan vagina Bu Neneng tepat di depan mulutku. Aku mulai menjilat klitorisnya, dan kusedot kecil dan kupermainkan pinggir vagina Bu Neneng dengan lidahku yang indah itu. "Oh.. ya.. enak sekali hisapanmu Jok.. Oh aughh ahh yes.. terus!" dan aku mulai memasukkan lidahku ke dalam lubang yang basah itu dan terasa asin tapi gurih. "Oh.. ah.. terus.. kontol kamu tegang sekali Joko.." "Ya.. Bu jilat.. jilat dong..!" Tanpa banyak kata Bu Neneng terus melumat habis penisku. "Oh.. ya.. ya.. terus yang keras lagi..!" Bu Neneng memang lihai dalam hal oral, tidak satu bagian pun dari penisku yang terlewatkan dari lidah birahi Bu Neneng. Telur penisku terlahap juga dengan mulut binalnya. Bu Neneng tidak puas sampai di situ, sekarang dia mengangkat pantatku lebih tunggi dan kelihatan jelas lubang anusku dan sekarang mempermainkan lidahnya di lubang anusku. Oh, terasa geli bercampur nikmat sampai ujung rambut, pada waktu itu juga Bu Neneng tidak kuat menahan nikmat yang dia rasakan, dan aku tahu kalau Bu Neneng mau orgasme yang pertama kalinya, aku mempercepat gerakan lidahku diklitorisnya, dan mempercepat kocokkan jariku di vaginanya dan akhirnya.. "Jo.. ah ye.. yea.. aku tidak tahan Jok.. a.. ku.. ke.. luaar.." dan "Serr.. serr.." terasa semprotan kuat dari vagina Bu Neneng kena jariku. Cairan putih kental yang keluar dari vagina Bu Neneng kusedot habis sampai bersih cairan kenikmatan Bu Neneng tersebut. Dia sekarang tergeletak lemas di sampingku. "Bu Neneng masih kuat? Apa cukup saja Bu?" tanyaku disamping memelintir puting susunya yangkuharapkan sex Bu Neneng kembali lagi dan terangsang. "Ah.. kamu jantan sekali Jok! Aku tidak nyangka kamu kuat sekali, kamu belum keluar?" tanya Bu Neneng sambil mengocok halus kemaluanku yang masih tegang itu. "Belum Bu! mau lagi atau.." Belum aku berhenti ngomong Bu Neneng mulai memasukkan penisku ke mulutnya dan dijilat, disedot dan dikocok, sedangkan aku di pinggir tempat tidur dan Bu Neneng di atas tempat tidur denganposisi nungging, dan aku tetap meremas-remas dan sesekali kupelintir-pelintir puting Bu Neneng itu. "Aah.. terus Bu..! lebih dalam Bu..! yes hemm Aah.. sesstt aahh.." "Jok.. masukin aja ya.. aku pingin ngerasain penis kamu ini," Lalu aku memutarkan tubuh Bu Neneng dengan posisi nungging dan aku mulai mengarahkan penisku ke lubang Bu Neneng tapi aku tidak langsung memasukkan penisku, kugesek-gesek dulu ke permukaan vagina Bu Neneng. "Ah.. ya.. masukkan Jok.. cepet aku tidak tahan nih.. oh.. ce.. pet!" Aku langsung memasukkan ke lubang Bu Neneng. "Bless.. slepp.." "Ah.. ye.." erang Bu Neneng menerima serangan batang kemaluanku.Aku mulai memajukan dan memundurkan penisku dengan pelan tapi pasti dan sekarang aku tambah frekuensi kecepatan kocokanku. "Ah.. ya.. penis kamu.. hebat Jok.. keras, te.. rus.. oh.. sst.. ah.." Aku semakin terangsang dengan erangan Bu Neneng yang menggeliat-liat seperti cacing kebakar. Aku angkat kaki kanannya untuk mempermudah jelajah penisku untuk sampai ke rahimnya dan makin mempercepat kocokanku. "Oh ya.. aughh.. sstt teruss.. jangan ber.. henti.. ah.. ke.. rass.. Joko.. hebat.." Dan akhirnya, "Jok.. lebih cepet..! aku mau ke.. luar.. aku.. tidak.. oh.. ye.. tahan.. la.. gi.. ah.. oh shh.." Dan akhirnya dia menyemprotkan cairan kenikmatannya, "Serr.. serr.." terasa ujung penisku disemprot dengan cairan hangat yang kental. Sekarang Bu Neneng tergulai lemas di hadapanku. Aku memperhatikan tubuh Bu Neneng yang montok dengan susu yang besar, dengan telanjang bulat tanpa sehelai benang pun. Aku tetap mengocok sendiri penisku biar tetap tegang, dan aku mulai tidak kuat, mungkin ini waktunya aku untuk mengakhiri permainan sex-ku. "Bu.. permisi, aku mau mengakhiri tugasku ini.." Dengan mengangkat tubuh Bu Neneng ke pinggir tempat tidur, dan membuka lebar-lebar paha Bu Neneng sehingga terpampang vagina Bu Neneng yang masih basah dengan cairan kenikmatannya, aku mulai memasukkan penis dan mengocoknya. "Ah.. kau nakal ya.. Jok.. aughh hemm.. terus Jok.." Aku dengan semangat "45'' kukocok habis vagina Bu Neneng dengan menggesek-gesek klitorisnya dengan jari jempolku untuk mempercepat dia untuk orgasme ketiga kalinya, dan.. "Bu.. aku mau ke.. luar.. ah.. ye.. di.. mana.. ini.. dalam atau di luar.. oh ye!" sambil mempercepat kocokan jari dan penisku. "Ya.. aku juga Joko.. uh.. uh.. hemm.. sstt.. kita.. barengan di dalam.. oh ye.." Bu Neneng tidak kuat lagi ngomong kecuali merem-melek tahan nafsu, dan akhirnya aku keluar di dalam vagina Bu Neneng, "Crott.. crott.." sampai lima kali semprotan dan dibarengi dengan erangan dan getaran tubuh Bu Neneng, "Oh.. yak.. yes.. hemm.." Lalu kucabut penisku dan kupukul-pukulkan di permukaan vagina Bu Neneng dengan reaksi Bu Neneng mengangkat tubuhnya akibat vaginanya kupukul dengan penisku. "Bu Neneng hebat sekali deh, makasih ya Bu.." "Kamu juga hebat banget Joko.. Ibu sampai kualahan menghadapi kontol kamu yang tegap ini. Wah.. kontol kamu ini harus dibersihkan dulu ya.." Dia langsung mengarahkan penisku ke mulutnya dan dilahap langsung dan dikocok-kocok habis. "Wow.. oh.. ye.. teruus.. yess.. sseesstt ahh ya.." Ini membuatku tegang lagi, dan Bu Neneng tak henti-hentinya mengocok dan mengulum penisku yang tegang sekali. "Bu.. stop.. augghh he.. stoop aku.. tak.. tahan.." Dan.. "Croot.. croott.." Kukeluarkan spermaku untuk kedua kalinya di wajah Bu Neneng, dan aku tergeletak lemas di atas susu Bu Neneng. "Nah.. sekarang kan Bu Neneng tidak kalah banget toh.. ya.. dua-tiga lah..!" "Makasih ya.. Jok.. kamu hebat dalam permainan sex, kapan-kapan kita lagi ya.. sudah kamu tidur dulu deh!" Lalu aku tertidur sampai malam, dan sebelum aku pulang ke kost-ku, sempat Bu Neneng minta untuk oral sekali lagi. [47]Selengkapnya SQRT Label: [48]Cerita Sex [49]Foto Mahasiswi Bugil Di Kos Kosan [50]Foto Mahasiswi Bugil Di Kos Kosan - Jam[51]bugile. Mahasiswi pada jaman sekarang sungguh sangat cantik dan sangat menggoda para laki laki yang memandangnya terlebih lagi dengan bentuk keindahan tubuh mahasiswi yang bohay dan montok ini,haduh ga nahan deh. [52]Foto Mahasiswi Bugil ini bisa anda nikmati dengan gratis, seperti [53]Foto Ayam Kampus Bugil yang pernah saya bagikan kepada agan semua, lumayan gan bisa bikin mata kita melek ^_^. Foto Mahasiswi Bugil [54]Foto Mahasiswi Bugil [55]Foto Mahasiswi Bugil [56]Foto Mahasiswi Bugil [57]Foto Mahasiswi Bugil [58]Foto Mahasiswi Bugil [59]Foto Mahasiswi Bugil [60]Selengkapnya SQRT Label: [61]Foto Hot [62]Cerita Panas Ngentot Abg SMA Toge [63]Cerita Panas Ngentot Abg SMA Toge - Jam[64]bugile. namaku Wawan. Aku sedang kuliah di tingkat terakhir sebuah PTS di Jakarta. Sambil kuliah, aku berwiraswasta. Terimakasih untuk temanku yang dulu memperkenalkan aku pada bisnis ini, sehingga keadaan ekonomiku sudah sangat berubah. Aku merasa sangat bersyukur, di saat banyak sarjana yang masih menganggur, aku yang masih kuliah sudah mendapatkan penghasilan besar setiap bulannya. [65]Cerita Panas - Kejadian ini berlangsung beberapa minggu yang lalu. Saat itu, hari Jumat sore, aku sedang mengerjakan salah satu proyekku. Seperti biasa untuk refreshing, sambil menyeruput secangkir kopi, aku membaca email email yang masuk. Segera kubalas email permintaan proposal dari pelanggan, dan aku pun kadang tertawa geli membaca email-email joke dari teman-temanku. Tetapi ada satu email yang menarik perhatianku, yaitu dari temanku yang tinggal di Bogor, Andi. Dia sedang suntuk dan mengajakku untuk refreshing ke Puncak saat aku tidak sibuk. Kebetulan besok aku tidak ada acara, hanya perlu mengambil pembayaran ke salah satu klienku. Terlebih lagi Monika, pacarku, juga sedang keluar kota bersama keluarganya. Aku segera mengambil HP-ku dan menelpon Andi, temanku itu. "Di.., OK deh gue jemput lu ya besok.. Mumpung cewek gue sedang nggak ada" "Gitu donk.. Bebas ni ye.. Emangnya satpam lu kemana?" "Ke Surabaya.. Ada saudaranya kawinan" "Besok jangan kesiangan ya datangnya.. Jam 11-an deh" "OK" Setelah itu kunyalakan sebatang rokok, dan kuteruskan pekerjaanku. Pagi itu, aku berangkat ke Bogor. Dalam perjalanan, aku mampir ke tempat salah satu klienku di daerah Tebet, untuk mengambil pembayaran proyek yang telah kuselesaikan. Setelah mengambil cek pembayaran, segera aku menuju tol Jagorawi. Sialnya ban mobilku sempat kempes, untungnya hal itu terjadi sebelum aku masuk jalan tol. Akibatnya, sekalipun aku telah memacu mobilku, baru sekitar jam 12.30 aku sampai di rumah Andi. "Sialan lu.. Gue udah tunggu-tunggu dari tadi, baru dateng". Andi berkata sedikit kesal ketika membuka pintu rumahnya. "Sorry.. Gue perlu ke klien dulu.. Udah gitu tadi bannya kempes, mesti ganti ban dulu di tengah jalan" "Anterin gue tambal ban dulu yuk.. Baru kita cabut" sambungku lagi. "Bentar.. Gue ganti dulu ya". Andi pun kemudian ngeloyor pergi ke kamarnya. Sambil menunggu, aku membaca koran di ruang tamu. Tak lama Siska, adik Andi, datang membawa minuman. "Kok udah lama nggak mampir Mas?" "Iya Sis, habis sibuk.. Mesti cari duit nih" jawabku. "Mentang-mentang udah jadi pengusaha.. Sombong ya" godanya sambil tertawa kecil. Siska ini memang cukup akrab denganku. Anaknya memang ramah dan menyenangkan. Kami pun bersenda gurau sambil menunggu kakaknya yang sedang bersiap. Setelah Andi muncul, kami segera berangkat menuju tukang tambal ban terdekat. Setelah beres, aku membawa mobilku menuju sebuah bank swasta untuk mencairkan cek dari klienku. Antrian lumayan panjang hari itu, akibatnya cukup lama juga kami menghabiskan waktu di sana. Saat keluar dari bank tersebut, jam telah menunjukkan pukul 14.00 siang, sehingga aku mengajak Andi mampir ke sebuah restoran fast food untuk makan siang. Di restoran itu, kami bertemu dengan dua gadis ABG cantik yang masih berseragam SMA. Yang seorang berambut pendek, dengan wajah yang manis. Tubuhnya tinggi langsing, dengan kulit agak hitam, tetapi bersih. Sedangkan yang satu berwajah cantik, berkulit putih dan berambut panjang. Tubuhnya tidak terlalu tinggi, tetapi yang paling menarik perhatian adalah tubuhnya yang padat. [66]Toket Gede nya menerawang di balik seragam sekolahnya. Kami tersenyum pada mereka dan mereka pun membalas dengan genit. "Wan.. Kita ajak mereka yuk.." kata Andi. "Boleh aja kalau mereka mau" jawabku. "Tapi lu yang traktir ya bos.., kan baru ngambil duit nih" "Beres deh" Andi pun kemudian menghampiri mereka dan mengajak berkenalan. Memang Andi ini pemberani sekali dalam hal begini. Dia memang terkenal playboy, punya banyak cewek. Hal itu didukung dengan perawakannya yang lumayan ganteng. "Lisa.." kata gadis berambut pendek itu saat mengenalkan dirinya. "Ini temannya siapa namanya" tanyaku sambil menatap gadis seksi temannya. "Novi" kata gadis itu sambil mengulurkan tangannya. Langsung kusambut jabatan tangannya yang halus itu. Aku dan Andi lalu pindah ke meja mereka. Kami berempat berbincang-bincang sambil menikmati hidangan masing-masing. Ketika diajak, mereka setuju untuk jalan-jalan bersama ke Puncak. Setelah selesai makan, waktu berjalan menuju mobil, kulihat payudara Novi tampak sedikit bergoyang-goyang saat dia berjalan. Ingin rasanya kulumat habis payudara gadis belia itu. Setelah berjalan-jalan di Puncak menikmati pemandangan, kami pun cek in di sebuah motel di sana. "Lu kan yang traktir Wan.. Lu pilih yang mana?" bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in. Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku. "Novi" jawabku pendek. "Hehe.. Lu nafsu liat bodynya ya?" bisik Andi lagi sambil tertawa kecil. Setelah itu, kamipun segera cek-in. Kugandeng tangan Novi, sedangkan Andi tampak merangkul bahu Lisa menuju kamar. Setelah kukunci pintu kamar, tak sabar langsung kudekap tubuh Novi. Langsung kucium bibirnya dengan penuh gairah. Tanganku dengan gemas meremas gundukan payudaranya. Setelah puas menciumi bibirnya, kuciumi lehernya, dan kemudian segera kubuka kancing baju seragamnya. "Iih Mas.. Udah nggak sabar pengin nyusu ya?" godanya. Tak kuhiraukan perkataannya, langsung kuangkat cup BH-nya yang tampak kekecilan untuk menampung payudaranya yang besar itu. Langsung kuhisap dengan gemas daging kenyal milik Novi, gadis SMA cantik ini. "Ahh.. Ahh" erangnya ketika puting payudaranya yang telah mengeras kujilati dan kuhisap. Tangan Novi mengangkat payudaranya, sambil tangannya yang lain menekan kepalaku ke dadanya. "Enak Mas.. Ahh" erangnya lebih lanjut saat mulutku dengan ganas menikmati payudara yang sangat menggoda nafsu birahiku. "Jilati putingnya Mas.." pintanya. Erangannya semakin menjadi dan tangannya menjambak rambutku ketika kuturuti permintaannya dengan senang hati. Puas menikmati payudara gadis belia ini, kembali kuciumi wajahnya yang cantik. Lalu kutekan bahunya, dan diapun mengerti apa yang aku mau. Dengan berjongkok di depanku, dibukanya restleting celanaku. Tak sabar, kubantu dia membuka seluruh pakaianku. "Ih.. Mas, gede banget.." desahnya lirih ketika penisku mengacung tegak di depan wajahnya yang cantik. Dielusnya perlahan batang kemaluanku itu. "Memang kamu belum pernah liat yang besar begini?" "Belum Mas.. Punya cowok Novi nggak sebesar ini." jawabnya. Tampak matanya menatap gemas ke arah kemaluanku. "Arghh.. Enak Nov.." erangku ketika Novi mulai mengulum kepala penisku. Dijilatinya lubang kencingku, dan kemudian dikulumnya penisku dengan bernafsu. Sementara itu tangannya yang halus mengocok batang penisku. Sesekali diremasnya perlahan buah zakarku. Rasa nikmat yang tiada tara menghinggapi tubuhku, ketika gadis cantik ini memompa penisku dengan mulutnya. Kulihat kepalanya maju mundur menghisapi batang kejantananku. Kuusap-usap rambutnya dengan gemas. Karena capai berdiri, akupun pindah duduk di kursi. Novi kemudian berjongkok di depanku. "Novi isap lagi ya Mas.. Novi belum puas.." katanya lirih. Kembali mulut gadis belia ini menghisapi penisku. Sambil mengelus-elus rambutnya, kuperhatikan kemaluanku menyesaki mulutnya yang mungil. Ruangan segera dipenuhi oleh eranganku, juga gumaman nikmat Novi saat menghisapi kejantananku. Saat kepalanya maju mundur, payudaranya pun bergoyang-goyang menggoda. Kuremas dengan gemas bongkahan daging kenyal itu. "Nov.., jepit pakai susumu Nov.." pintaku. Novi langsung meletakkan penisku di belahan payudaranya, dan kemudian kupompa penisku. Sementara itu tangan Novi menjepitkan payudaranya yang besar, sehingga gesekan daging payudaranya memberikan rasa nikmat luar biasa pada penisku. "Yes.. Yes.." akupun tak kuasa menahan rasa nikmatku. Setelah beberapa lama, kusodorkan kembali penisku ke mulutnya, yang disambutnya dengan penuh nafsu. Setelah puas menikmati mulut dan payudara gadis SMA ini, kuminta dia untuk bangkit berdiri. Kuciumi lagi bibirnya dan kuremas-remas rambutnya dengan gemas. Tanganku melepas restleting rok seragam abu-abunya, kemudian kuusap-usap vaginanya yang mulai mengeluarkan cairan membasahi celana dalamnya. Kusibak sedikit celana dalam itu dan kuusap-usap bibir vagina dan klitorisnya. Tubuh Novi menggelinjang di dalam dekapanku. Erangannya semakin menjadi. Aku sudah ingin menyetubuhi gadis muda ini. Kubalikkan badannya dan kuminta dia menungging bertumpu di meja rias. Kubuka celana dalamnya sehingga dia hanya tinggal mengenakan baju seragamnya yang kancingnya telah terbuka. "Ahh.." jeritnya panjang ketika penisku mulai menerobos vaginanya yang sempit. "Gila.. Memekmu enak banget Nov.." kataku ketika merasakan jepitan dinding vagina Novi. Langsung kupompa penisku di dalam vagina gadis cantik itu. Sementara itu, tanganku memegang pinggulnya, terkadang meremas pantatnya yang membulat. Novi pun menjerit-jerit nikmat saat tubuh belianya kusetubuhi dengan gaya doggy-style. Kulihat di kaca meja rias, wajah Novi tampak begitu merangsang. Wajah cantik gadis belia yang sedang menikmati persetubuhan. Payudaranya pun tampak bergoyang-goyang menggemaskan di balik baju seragamnya yang terbuka. Bosan dengan posisi ini, aku kembali duduk di kursi. Novi lalu duduk membelakangiku dan mengarahkan penisku ke dalam vaginanya. Kusibakkan rambutnya yang panjang indah itu dan kuciumi lehernya yang putih mulus. Sementara itu tubuh Novi bergerak naik turun menikmati kejantananku. Tanganku tak ketinggalan sibuk meremas payudaranya. "Ahh.. Ahh.. Ahh.." erang Novi seirama dengan goyangan badannya di atas tubuhku. Terkadang erangan itu terhenti saat kusodorkan jemariku untuk dihisapnya. Beberapa saat kemudian, kuhentikan goyangan badannya dan kucondongkan tubuhnya agak ke belakang, sehingga aku dapat menghisapi payudaranya. Memang enak sekali menikmati payudara kenyal gadis cantik ini. Dengan gemas kulahap bukit kembarnya dan sesekali kujilati puting payudara yang berwarna merah muda. Erangan Novi semakin keras terdengar, membuat aku menjadi semakin bergairah. Setelah selesai aku menikmati payudara ranumnya, kembali tubuh belia Novi mencari pelepasan gairah mudanya dengan memompa penisku naik turun dengan liar. Tak kusangka seorang gadis SMA dapat begini binal dalam bermain seks. Cukup lama aku menikmati persetubuhan dengan gadis cantik ini di atas kursi. Lalu kuminta dia berdiri, dan kembali kami berciuman. Kubuka baju seragam sekolah berikut BH-nya sehingga sekarang kami berdua telah telanjang bulat. Kembali dengan gemas kuremas dan kuhisap payudara gadis 17 tahunan itu. Aku ingin segera menuntaskan permainan ini. Lalu kutuntun dia untuk merebahkan diri di atas ranjang. Aku pun kemudian mengarahkan penisku kembali ke dalam vaginanya. "Ahh.." erang Novi kembali ketika penisku kembali menyesaki liang kewanitaannya. Langsung kupompa dengan ganas tubuh anak sekolah ini. Erangan nikmat kami berdua memenuhi ruangan itu, ditambah dengan bunyi derit ranjang menambah panas suasana. Kulihat Novi yang cantik menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri menahan nikmat. Tangannya meremas-remas sprei ranjang. "Mas.. Novi hampir sampai Mas.. Terus.. Ahh.. Ahh" jeritnya sambil tubuhnya mengejang dalam dekapanku. Tampak dia telah mencapai orgasmenya. Kuhentikan pompaanku, dan tubuhnya pun kemudian lunglai di atas ranjang. Kuperhatikan butir keringat mengalir di wajahnya nan ayu. Payudaranya naik turun seirama dengan helaan nafasnya. Payudara belia yang indah, besar, kenyal, dan padat. Mulutku pun dengan gemas kembali menikmati payudara itu dengan bernafsu. Setelah itu, kucabut penisku dan kembali kujepitkan di payudaranya. Kali ini aku yang menjepitkan daging payudaranya pada penisku. Novi masih tampak terkulai lemas. Lalu kupompa kembali penisku dalam belahan payudara gadis ini. Jepitan daging kenyal itu membuatku tak dapat bertahan begitu lama. Tak lama aku pun menyemburkan spermaku di atas payudara gadis SMA yang seksi ini. Kami akhirnya menginap di motel tersebut. Selama di sana, aku sangat puas menikmati tubuh sintal Novi. Berulang kali aku menyetubuhinya, baik di atas ranjang, di meja rias, di kursi, ataupun di kamar mandi sambil berendam di bathtub. Sebenarnya ingin aku menginap lebih lama lagi, tetapi hari Senin itu aku harus menemui klienku di pagi hari, sementara ada bahan yang masih perlu dipersiapkan. Hari Minggu malam, kami pun kembali ke Bogor. Kali ini ganti Andi yang menyetir mobilku. Lisa duduk di kursi penumpang di depan, sedangkan Novi dan aku duduk di belakang. Dalam perjalanan, melihat Novi yang cantik duduk di sebelahku, dengan rok mini yang memamerkan paha mulusnya, membuatku kembali bergairah. Akupun mulai menciuminya sambil tanganku mengusap-usap pahanya. Kusibakkan celana dalamnya, dan kumainkan vaginanya dengan jemariku. "Ehmm.." erangnya saat klitorisnya kuusap-usap dengan gemas. Erangannya terhenti karena mulutnya langsung kucium dengan penuh gairah. Tanganku lalu membuka baju seragam sekolahnya. Kuturunkan cup BH-nya sehingga payudaranya yang besar itu segera mencuat keluar menantang. "Suka banget sih Mas.. Nyusuin Novi" ucapnya lirih. "Iya habis susu kamu bagus banget" bisikku. Desah Novi kembali terdengar ketika lidahku mulai menari di atas puting payudaranya yang sudah menonjol keras. Kuhisap dengan gemas gunung kembar gadis cantik ini hingga membuat tubuhnya menggelinjang nikmat. "Gantian dong Nov" bisikku ketika aku sudah puas menikmati payudaranya yang ranum. Kami pun kembali berciuman sementara tangan Novi yang halus mulai membukai resleting celanaku. Diturunkannya celana dalamku, sehingga penisku yang telah membengkak mencuat keluar dengan gagahnya. Novi pun kemudian mendekatkan wajah ayunya pada kemaluanku itu, dan rasa nikmat menjalar di tubuhku ketika mulutnya mulai mengulum penisku. Sambil menghisapi penisku, Novi mengocok perlahan batangnya, membuatku tak tahan untuk menahan erangan nikmatku. "Ihh.. Gede banget.. Lisa juga pengen dong..". Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara Lisa yang ternyata entah sejak kapan memperhatikan aktifitas kami di belakang. "Pindah aja ke sini" kataku sambil mengelus-elus rambut Novi yang masih menghisapi penisku. Lisa pun kemudian melangkah pindah ke bangku belakang. Langsung kuciumi wajahnya, yang walaupun tidak secantik Novi tetapi cukup manis. Lidahku dan lidahnya sudah saling bertaut, sementara Novi masih sibuk menikmati penisku. "Di.. Bentar ya nanti gantian.." kataku pada Andi yang melotot melihat dari kaca spion. "Oke deh bos.." jawabnya sambil terus melotot melihat pemandangan di bangku belakang mobilku. Setelah puas berciuman, kucabut penisku dari mulut Novi. "Ayo Lis.. Katanya kamu suka" kataku sambil sedikit menekan kepala Lisa agar mendekat ke kemaluanku. "Iya.. Abis gede banget.." katanya sambil dengan imutnya menyibakkan rambut yang menutupi telinganya. "Ahh.. Yes.." desahku saat Lisa memasukkan penisku ke dalam mulutnya. Dihisapinya batang kemaluanku seperti anak kecil sedang memakan permen lolipop. Rasa nikmat yang tak terhingga menjalari seluruh syarafku. Cukup lama juga Lisa menikmati penisku. Sementara itu Novi kembali menyodorkan payudara mudanya untuk kunikmati. Setelah beberapa lama kuhisapi payudaranya, Novi kemudian mendekatkan wajahnya ke arah kemaluanku dan menciumi buah zakarku, sementara Lisa masih sibuk mengulum batang kemaluanku. "Nih gantian Nov.." katanya sambil menyorongkan penisku ke mulut Novi yang berada di dekatnya. Novi pun dengan sigap kembali mempermainkan kemaluanku dengan mulutnya. Sementara itu, kali ini gantian Lisa yang menjilati dan menciumi buah zakarku. Saat itu aku merasa seperti sedang berada di surga. Dua orang gadis SMA yang cantik sedang menghisapi dan menjilati penisku secara bergantian. Kuelus-elus kepala gadis-gadis ABG yang sedang menikmati kelelakianku itu. Nikmat yang kurasakan membuatku merasa tak akan tahan terlalu lama lagi. Tetapi sebelumnya aku ingin menyetubuhi Lisa. Ingin kurasakan nikmat jepitan vagina gadis hitam manis ini. Kuminta dia untuk duduk di pangkuan sambil membelakangiku. Kusibakkan celana dalamnya, sambil kuarahkan penisku dalam liang nikmatnya. Sengaja tak kuminta dia untuk membuka pakaiannya, karena aku tak mau menarik perhatian kendaraan yang melintas di luar sana. "Ah.." desah Lisa ketika penisku mulai menyesaki vaginanya yang tak kalah sempit dengan kepunyaan Novi. Lisa kemudian menaik-turunkan tubuhnya di atas pangkuanku. Novi pun tak tinggal diam, diciuminya aku ketika temannya sedang memompa penisku dalam jepitan dinding kewanitaannya. Goyangan tubuh Lisa membuatku merasa akan segera menumpahkan spermaku dalam vaginanya. Aku berusaha sekuat tenaga agar tidak ejakulasi terlebih dahulu sebelum dia orgasme. Sambil menciumi Novi, tanganku memainkan klitoris Lisa. "Ah.. Terus Mas.. Lisa mau sampai.." desahnya. Semakin cepat kuusap-usap klitorisnya, sedangkan tubuh Lisa pun semakin cepat memompa penisku. "Ahh.." erangnya nikmat saat mengalami orgasmenya. Tubuhnya tampak mengejang dan kemudian terkulai lemas di atas pangkuanku. Aku pun mengerang tertahan saat aku menyemburkan ejakulasiku dalam vagina gadis manis ini. Setelah beristirahat sejenak, kami segera membersihkan diri dengan tisu yang tersedia. "Mau gantian Di? " tanyaku pada Andi yang tampak sudah tidak tenang membawa mobilku. "So pasti dong" jawab Andi sambil menepikan mobil di tempat yang sepi. Kami pun berganti tempat. Aku yang membawa mobil, sedangkan Andi pindah duduk di jok belakang. Rencananya dia juga akan main threesome, tetapi Novi juga ikut beranjak ke bangku depan. "Aku cape ah Mas.." katanya. Andi tampak kecewa, tetapi apa boleh buat. Kami pun segera melanjutkan perjalanan kami. Kudengar suara lenguhan Andi di jok belakang. Lewat kaca spion kulihat Lisa sedang mengulum penisnya. Karena sudah puas, aku tak begitu mempedulikannya lagi. Sesampainya di Bogor, kedua gadis itu kami turunkan di tempat semula, sambil kuberi uang beberapa ratus ribu serta uang taksi. "Kalau ke Bogor hubungi Novi lagi ya Mas.." kata Novi manis saat kami akan berpisah. Kulihat beberapa orang memperhatikan mereka. Mungkin mereka curiga kok ada dua gadis berseragam SMA di hari Minggu, malam lagi he.. He.. "Wan.. Gue doain lu dapat banyak proyek deh.. Biar lu traktir gue kayak tadi lagi.." kata Andi ketika aku turunkan di depan rumahnya. "Sip deh.." jawabku sambil pamit pulang. Kukebut mobilku menyusuri jalan tol Jagorawi menuju Jakarta. Aku tersenyum puas. Yang dulu selalu menjadi obsesiku, kini bisa menjadi kenyataan. Ternyata hidup itu indah. [67]Selengkapnya SQRT Label: [68]Cerita Sex [69]Foto Abg Toge (Toket Gede) [70]Foto Abg Toge (Toket Gede) - Jam[71]bugile. Abg pada akhir akhir ini banyak berpose yang hot dan selalu menonjolkan toket atau payudara yang di milikinya untuk menarik lawan jenis, hal ini di lakukan mungkin karena abg dalam Foto Abg Toge ini memiliki seni pose yang hot seperti model kelas atas. [72]Foto Abg Toge sengaja jam[73]bugile bagikan karena tidak ada salahnya mengexpose Foto Abg Toge yang mungkin anda suka dan anda juga bisa menilai Foto Abg Toge ini sangat menggairahkan atau tidak. [74]Foto Abg Toge [75]Foto Abg Toge [76]Foto Abg Toge [77]Foto Abg Toge [78]Foto Abg Toge [79]Foto Abg Toge [80]Foto Abg Toge [81]Foto Abg Toge [82]Foto Abg Toge [83]Foto Abg Toge [84]Selengkapnya SQRT Label: [85]Foto Hot [86]Foto Cewek Cantik Seksi [87]Foto Cewek Cantik Seksi - jam[88]bugile kali ini sedikit berbagi tentang Foto Cewek Cantik Seksi, buat agan yang sedang mencari koleksi Foto Cewek Cantik Seksi terbaru mungkin Foto Cewek Cantik Seksi di bawah ni bisa membantu melengkapi koleksi agan agan semua.. Foto Cewek Cantik Seksi [89]foto cewek seksi bugil [90]foto cewek seksi bugil [91]foto cewek seksi bugil [92]foto cewek seksi bugil [93]foto cewek seksi bugil [94]foto cewek seksi bugil [95]foto cewek seksi bugil [96]foto cewek seksi bugil [97]foto cewek seksi bugil [98]foto cewek seksi bugil [99]foto cewek seksi bugil [100]Selengkapnya SQRT Label: [101]Foto Hot [102][LINK] Cari Yang Hot Di sin Go Artikel Hot Pilihan [103]Foto Cewek Bugil [104]Gambar Cewek Bugil [105]Foto Abg Bugil [106]Cerita Sex Tante [107]Cerita Sex Ngentot [108]Cerita Sex Dewasa [109]Klik Tombol Like Di bawah Ini IFRAME: [110]//www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://www.facebook.com/pages/Foto-Hot-Bugil/259052577561994&s end=false&layout=standard&width=300&show_faces=false&font&colorscheme=light&action=like&height=35 2012 All Rights Reserved [111]Jambugile | Foto Bugil | Cerita Sex | Hot. [112]Google+ [113]Cerita Sex - Foto Bugil [114]DMCA.com [115]NewsAlloy button [116]Site Meter [117]My Ping in TotalPing.com References Visible links 1. http://www.jambugile.com/feeds/posts/default 2. http://www.jambugile.com/feeds/posts/default?alt=rss 3. https://plus.google.com/101591098652889880070 4. http://www.jambugile.com/#main 5. http://www.jambugile.com/#sidebar 6. http://www.jambugile.com/ 7. http://www.jambugile.com/ 8. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 9. http://www.jambugile.com/search/label/Cerita%20Sex 10. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 11. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 12. http://www.jambugile.com/ 13. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 14. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 15. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 16. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 17. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 18. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 19. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 20. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 21. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 22. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 23. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 24. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 25. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 26. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-perawan-bugil.html 27. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 28. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 29. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 30. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 31. http://www.jambugile.com/ 32. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 33. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 34. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 35. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 36. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 37. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 38. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 39. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-ngentot.html 40. http://www.jambugile.com/search/label/Cerita%20Sex 41. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 42. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 43. http://www.jambugile.com/ 44. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 45. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 46. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 47. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-tante.html 48. http://www.jambugile.com/search/label/Cerita%20Sex 49. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 50. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 51. http://www.jambugile.com/ 52. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 53. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-ayam-kampus.html 54. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 55. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 56. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 57. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 58. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 59. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 60. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-mahasiswi-bugil.html 61. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 62. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-panas.html 63. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-panas.html 64. http://www.jambugile.com/ 65. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-panas.html 66. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 67. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-panas.html 68. http://www.jambugile.com/search/label/Cerita%20Sex 69. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 70. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 71. http://www.jambugile.com/ 72. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 73. http://www.jambugile.com/2013/02/gambar-cewek-bugil.html 74. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 75. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 76. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 77. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 78. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 79. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 80. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 81. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 82. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 83. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 84. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-toge.html 85. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 86. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 87. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 88. http://www.jambugile.com/ 89. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 90. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 91. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 92. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 93. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 94. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 95. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 96. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 97. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 98. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 99. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 100. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-cantik-seksi.html 101. http://www.jambugile.com/search/label/Foto%20Hot 102. http://www.jambugile.com/search?updated-max=2013-02-15T12:43:00%2B07:00&max-results=8 103. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-bugil.html 104. http://www.jambugile.com/2013/02/gambar-cewek-bugil.html 105. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-abg-bugil.html 106. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-sex-tante.html 107. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-sex-ngentot.html 108. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-sex-dewasa.html 109. http://www.w3-directory.com/vote-w3-directory.php?id_site_vote=38368 110. http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://www.facebook.com/pages/Foto-Hot-Bugil/259052577561994&send=false&layout=standard&width=300&show_faces=false&font&colorscheme=light&action=like&height=35 111. http://www.jambugile.com/ 112. https://plus.google.com/101591098652889880070 113. http://ping.sg/user/ceritasexfotobugil 114. http://www.dmca.com/Protection/Status.aspx?ID=428c8e26-2e7f-4f10-94ac-555f7ab0e73c 115. http://www.newsalloy.com/?rss=http%3A//feeds.feedburner.com/gambarbugil 116. http://s51.sitemeter.com/stats.asp?site=s51fotobugilceritasex 117. http://www.totalping.com/makeping/EN/1/s71n9r44/bjo3OntmOjQ6ImFuenIiO2Y6MzI6IlNiZ2IgT2h0dnkgUW5hIFByZXZnbiBGcmsgUXJqbmZuIjtmOjM6ImhleSI7ZjoyNToidWdnYzovL2pqai53bnpvaHR2eXIucGJ6LyI7ZjozOiJlZmYiO2Y6Mzk6InVnZ2M6Ly9zcnJxZi5zcnJxb2hlYXJlLnBiei90bnpvbmVvaHR2eSI7Zjo0OiJmcmUxIjtmOjU0OiIxLTItMy00LTUtOS0xMS0xMi0xNi0xNy0xOC0yMS0yMi0yMy0yNC0yNS0yNi0yNy0yOC0yOS0iO2Y6NDoiZnJlMiI7Zjo3NjoiMS00LTUtOC05LTEwLTExLTE0LTE1LTE2LTE3LTE4LTE5LTIwLTIxLTIyLTIzLTI0LTI2LTI3LTI4LTI5LTMwLTMxLTMyLTMzLTM0LSI7Zjo0OiJndmNiIjt2OjM7Zjo0OiJjdmF0Ijt2OjE7fQ==/ Hidden links: 119. http://www.blogger.com/rearrange?blogID=8251394340270524260&widgetType=HTML&widgetId=HTML1&action=editWidget&sectionId=col4 120. http://www.jambugile.com/ 121. http://www.blogger.com/rearrange?blogID=8251394340270524260&widgetType=Image&widgetId=Image1&action=editWidget&sectionId=col5 122. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 123. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 124. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 125. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 126. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 127. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 128. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 129. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 130. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 131. http://www.jambugile.com/2013/02/foto-cewek-jepang-bugil.html 132. http://www.jambugile.com/2013/02/cerita-panas.html 133. http://www.blogger.com/rearrange?blogID=8251394340270524260&widgetType=HTML&widgetId=HTML4&action=editWidget&sectionId=sidebar1 134. http://www.blogger.com/rearrange?blogID=8251394340270524260&widgetType=HTML&widgetId=HTML2&action=editWidget&sectionId=sidebar1 135. http://www.blogger.com/rearrange?blogID=8251394340270524260&widgetType=HTML&widgetId=HTML3&action=editWidget&sectionId=sidebar2 136. http://ping.sg/user/ceritasexfotobugil#df84506be6400d1f0726360b08e99835

Recent mirrors


im9 Image Hosting   » Images up to 9 MB, hotlinking & +18 images allowed - all that and much more for free!