TextMirror

 Create a text mirror of any webpage in just a few seconds - for free! Enter the URL:

im9 Image Hosting   » Images up to 9 MB, hotlinking & +18 images allowed - all that and much more for free!

saruseru-com-tag-menegang-2012-05-22

Mirrored: 22nd of May 2012, 22:21 Original: saruseru.com Views: 34668 Settings: Loading the mirror...

#[1]Saru Seru >> Feed [2]Saru Seru >> Comments Feed [3]Saru Seru >> menegang Tag Feed On Facebook Recent Posts * [4]Pria ini mengenakan 100 Lapis Pakaian Wanita * [5]Download Video Makan Nggak Makan Asal Ngentot.3 * [6]Intap Intip Senam Yoga Bugil . . Pantatnya Montok Broo * [7]Tante Melda Penjaga Counter Axis * [8]Heboh Foto Hot Tukul Arwana dan Sarah Wijayanto * [9]5 Kuburan Selebritis Dunia * [10]Niken Aria model indo bugil payudara dan bokong * [11]Cewek Imut Narsis T*ge Super Jumbo * [12]Cewek Abg Narsis Hot Pic * [13]Mandi Bareng Sama Pacar * [14]Janda Putih Kutilang * [15]Foto Mesra Dewi Persik Dan Nicky Tirta * [16]Ada Yang Mau Maen Sama Tante? * [17]Comparez les programmes de Nicolas Sarkozy et Franc,ois Hollande * [18]Informasi Cewek Panggilan Yogyakarta Cantik 2012 * [19]Foto Bugil Gadis Berjilbab Siap Eksekusi ( Khusus Dewasa ) * [20]ABG Montok Toket Gede Minta di Entube * [21]Doa Minta Jodoh * [22]AKSI IRINA SHAYK * [23]Foto Hot Sekertaris BOSS Ane Gan! Tags [24]abg [25]adalah [26]akan [27]anda [28]atau [29]bisa [30]Bokep [31]bugil [32]cantik [33]cerita dewasa [34]Cewek [35]dari [36]dengan [37]dia [38]Download [39]Foto [40]hanya [41]Hot [42]indonesia [43]ini [44]itu [45]jika [46]juga [47]kami [48]kemudian [49]lalu [50]masih [51]menjadi [52]mulai [53]nbsp [54]Ngentot [55]Sama [56]sambil [57]sangat [58]saya [59]sekali [60]seksi [61]Sex [62]Tak [63]Tante [64]tante girang [65]untuk [66]Video [67]wanita [68]yang Popular Search Terms [69]saruseru com, [70]geliat cewek chubby, [71]saru seru com, [72]Cerita swinger, [73]www saru seru com, [74]Kenikmatn sek memk kntl, [75]download bokeb indo: abg mesum smu di toilet saru seru, [76]sekretaris ngentot toge gede, [77]cerita ml swinger suami istri, [78]tante manis tapi seksi saru seru, [79]ahh sayang tusuk kontol nya cepet, [80]cerita saru, [81]meki silesbi, [82]gadis bugil contol, [83]vu clip video foto ngentot di tempat umum, [84]istriku keranjingan kontol gede, [85]memet tante2 lagi kesepian, [86]cerita ngentot sinden, [87]Puki tante binal samarinda, [88]abg lg ngentot, [89]istriku keranjingan vibrator, [90]www swingger kediri, [91]abg jakarta ngesek, [92]cewek cantik isap contol, [93]tempik gede emut kontol, [94]cerita Geliat Cewek chubby, [95]cerita seru, [96]ngentot bude sampai lecet 2, [97]cerita istri swinger, [98]cerita ngentot swinger, [99]cerita dewasa janda, [100]cerita dewasa kencan dengan abg mall denise milani wonder woman cerita panas lesbian sang pramugari super seksi, [101]Www ibujilbabmesum com, [102]ngentot sinden, [103]Ngentot toge, [104]tete gede memek gede dimasukin kontol telanjang, [105]ngewe, [106]cerita saru seru, [107]Ngewe sekretaris, [108]ooh yes/gambar foto selakangan memek merah, [109]curhat binalnya istri temanku yang alim dan berjilbab, [110]tante singkawang minta di entot, [111]Kukocok dan kuemut kontol keriput mertua, [112]memet tante hot, [113]Arti Pepek sesek, [114]ku gasak istri tetangga, [115]www gangbang jilbaber com, [116]wanita bali fuck cream pie, [117]Tante engtot, [118]cerita ngentot asoy, [119]Kumasukkan kontolku kikil, [120]www ngewememek com, [121]memek jilbab, [122]memek perawan d mlm valentin, [123]cerita dewasa stw swinger, [124]tante gatel, [125]Tempik perawan, [126]bercinta dengan jilbabers, [127]Rizalnurba cewek pinggul indah, [128]JILBAB BINAL NAMPAK MEMEK, [129]artis indonesia yang bertubuh sintal dan berbuah dada montok, [130]memek binal, [131]V sek cwek pramuka, [132]cerita hostes binal, [133]ERANGAN TANTE UUT, [134]cerita hot ml sma anak sma toket gede, [135]Cerita ngentot toge, [136]Toket sange, [137]gadisdesahot, [138]ahhh mmmh susu montok toket gede payudara indah, [139]ngewe tempik, [140]oke seks toket, [141]vidio tante ngentot, [142]cerita disaat aku dan suamiku lagi duduk aku kaget anak ku menyentu memeku minta Di entot aku ajak dia ngentot di belakang dapur, [143]cerita seks sinden, [144]jaipongan kelihatan memek, [145]ooh yes/foto memek menganga wanita telanjang, [146]tempik simbok, [147]3gp memek budak keci, [148]foto cara melahirkan darimemeknya indonesia, [149]seksi tante saru seru, [150]download foto telanjang bulat / bugi artis dan abg jepangl dh tokyo, [151]memek kempot rasa ayam bawang, [152]cerita seru swinger, [153]ceritaswinger, [154]ngentot swinger, [155]pto cwok kontol panjang bsr, [156]pramugari garuda lagi inde hoi lagi ngentot bikin vidio, [157]jilbab foto saru seru, [158]tina udah sange berat, [159]susu tante feny, [160]simbok bugil com, [161]janda tetek besar, [162]Kisah nyata:pantat ku di sentuh2 di bus, [163]cerita seks pembantu, [164]kontol pembantuku, [165]jilbab ml ditempat kos, [166]desahan birahi istri tentra, [167]tante amirika gembrot bugil ngangkang, [168]Cerita seks ibu bersanggul Recent Search Terms [169]badan ramping buah dada besar rawan hitam lebat, [170]pepek perawan bugil foto finta, [171]Cerita ml q yg mengasikkan, [172]Foto perempuan langkah2 berpose bugil, [173]kulum puting susu stw, [174]dewa bokeb, [175]pengalaman seksku dengan kakek, [176]Cerita nonok montok ibu-ibu, [177]kemutan puki makcik gemuk, [178]manfaat jilat memek, [179]karyawati swasta duduk ngangkang, [180]HARGA BUDE MONTOK, [181]memekku menjadi korban ayahku, [182]ngentot mama ibu pas lagi ga sengaja liat cd celana dalam pantat besar memek putih mama ibu waktu ga sengaja ngangkang pake daster ngintip paha mulus ibu mama, [183]cerita hot kenyot memek, [184]kenikmatan ngentot astri ivo, [185]film-film hardcore seru, [186]Cerita ayah mertua membuag benih k rahimku, [187]cerita tantegirang rany, [188]anusku diperkosa kakek, [189]gambar abg bisa cek in, [190]emak mengerang, [191]ibu evi yg semok, [192]pria lain netek payudara istriku ough ahh, [193]cerita tante ngentot anak smp belum sunat, [194]cerita ngentot dengan om 2 berkontol kuda, [195]Geliat ibu berjilbab tetek besar, [196]Foto toket afrika, [197]titi kamal telanjang tanpa penutup, [198]cari fotofoto telanjang tante ana, [199]aku kepergok pembantuku sedang bugil, [200]cewek berjilbab panlok, [201]video tentara mesir ditelanjangi, [202]memek nenekku longgar, [203]aseknya ngentot keponakan masih smp, [204]foto ngeyot puki tante, [205]cerita ku pamerkan tubuhku, [206]www fto cwek hot sx zoom, [207]asti narsis 3gp, [208]cerita hot hadiah ultah dikocokin mama, [209]cerita dewasa tetek besar montok, [210]galery pijat ngentot, [211]Studio meki abg, [212]ngetot bj, [213]Cerita crut crut ach, [214]tante berpose hot disofa, [215]pengalaman seksku dengan pembantu peribadiku, [216]kontl tarung tempek, [217]ngentot dg spg kosmetik, [218]abg bugil di kamar seru, [219]picturebugil com, [220]anak abg ngentot ibu kandung ceritaku, [221]Cara merangsang bagian sensitip suami, [222]cerita ku entot tante jilbab, [223]Cerita ngentot dengan lelaki lemah, [224]menggenjot tubuh nikita mirzani, [225]pijat singkawang, [226]abg maen bareng panlok, [227]Cerita Memek tante timika papua, [228]memekjesica, [229]www video bokep tempek keluar dara com, [230]ahli sukan yang seksi, [231]cerita sfx ngentot ibu ibu, [232]aku ketagian ngentot sama ibu guru, [233]meremas payudara wanita berjilbab, [234]Tante berpose bugil yang bohai, [235]ngewe 1 ranjang 2 cewe, [236]nonok legit istri2 binal tetanggaku, [237]foto ank smp lgi ngentot, [238]gambar ngewek, [239]tante gatel, [240]ngewe meki tembem janda binal, [241]nikmatnya vaginamu, [242]cerita saru dengan mamah, [243]stw gemuk semok didesaku, [244]pakde kerja bude ngajak ngewe, [245]cerita pak wen ngentot audrey, [246]sinden saru, [247]wanita berjilbab dibus malam tujuan jakarta, [248]Kalau cowo sneng tt gede apa kcil, [249]mama suka bugil, [250]tante diperkosa, [251]takut kontol mulut, [252]foto Jebol nonok smp, [253]tanpa ku sedari aku memeluknya, [254]indo telanjang, [255]janda bugil jembrana bali, [256]cerita panas pasrah di entot, [257]cokin ngewe, [258]cerita seks mama miskin, [259]Tempat ngewe bandung, [260]abg mandi bareng panlok, [261]fhoto bugil di kaltim, [262]meki meki tembem ibu ibu, [263]poto ngewe gd, [264]Diperawani abang ipar ku pemain basket cerita dewasa, [265]Ngintib toket memek cd mndi tidur cewek, [266]mengelus memekku kulayani tiga kontol anusku, [267]Cock hair lebat, [268]Cerita perselingkuhan wanita stw ditempat tidur Meta * [269]Log in * [270]Entries RSS * [271]Comments RSS * [272]WordPress.org [273]Teman dan pembantu peribadi - 2 Aku ajak Meen duduk atas sofa supaya lebih selesa. Lepas duduk aku mencium bahagian leher Meen dan melondehkan tali dressnya turun dari bahu. Terserlahlah dua gunung yang belum pernah diteroka oleh mana-mana lelaki. Buah dada Meen aku rasa saiz 36-D. Putingnya berwarna merah pink dan masih segar. Aku meramas-ramas buah dada Meen sambil terus mencium setiap inci bahagian dadanya yang terdedah. Meen merengek-rengek kenikmatan sambil menggosok-gosok belakangku. Akhirnya bibirku tiba keputingnya dan tanpa belas kesian aku menghisapnya sebab aku dah lama mengidamkannya. Jari-jemariku pula mula berani menjalar di peha Meen yang putih melepak itu. Meen mengerang kenikmatan atas tindakanku. Aku dah naik geram dan berbisik pada Meen ajak dia balik ke bilik. Meen bertanya untuk apa dan aku kata di situ tak selesa untuk bermesra. Dia setuju dan aku terus panggil waiter untuk settle bill. Tanpa membuang masa aku tarik Meen balik ke bilikku. Meen nampak malu-malu dan gabrah. Sampai berjalan aku peluk pinggang Meen dan beritahu dia yang aku dah lama minat kat dia.. Nak bagi dia tambah cair. Sambil di bilikku, aku tanya Meen samada dia nak minuman tapi dia hanya menggelengkan kepala dan nampak resah. Aku hampiri tubuh Meen dan mendakapnya. Kami berkucupan agak lama. Aku tarik Meen ke dalam bilik air. Aku suruh Meen menanggalkan pakaianku. Dia menggelengkan kepalanya. Aku tarik tangan Meen ke butang atas bajuku dan menyuruh Meen menanggalkannya. Perlahan-lahan Meen membuka butang kemejaku satu-persatu. Lepas aku suruh Meen menanggalkan seluarku. Dia nampak gabrah tapi menurut aja arahanku. Akhirnya seluarku melondeh ke bawah dan aku hanya tinggal berseluar dalam. Aku bawa tangan Meen ke zakarku yang sedang menegang dan menyuruhnya mengusap-usap zakarku. Lepas tu aku suruh Meen tanggalkan seluar dalamku. Meen nampak gementar semasa melondehkan seluar dalamku dan melihat zakarku yang sedang tegang dan mengembang. Aku peluk Meen dan kami berkucupan. Aku londehkan strap baju Meen dan tanggalkan pakaiannya. Tinggallah Meen dengan G-string panty saja.. Sexy habis. Aku cium dan hisap buah dada Meen yang makin keras dan menegang. Meen mengerang kenikmatan dengan tindakanku. Sambil tu aku mengusap alur pantat Meen yang makin lencun. Aku dah tak sabar nak tengok pantat Meen. Aku tanggalkan panties Meen maka terserlahlah pantatnya yang tembam dengan bulunya yang bertrim. Meen cuba menutup pantatnya dengan kedua belah tangannya kerana malu. Aku peluk Meen dan menariknya ke shower. Kami bershower air panas sambil terus bercumbu. Aku sabunkan setiap inci tubuh Meen dan kemudian dia pula sabunkan setiap inci tubuhku. Kami bergurau dan bergelak ketawa macam kanak-kanak. Dapatlah aku hilangkan tension Meen dan dia mula comfortable untuk berbogel bersamaku. Lepas tu kami mengelap tubuh bersama. Kami berpelukan keluar dari bilik air. Aku peluk tubuh Meen dan memberinya ciuman yang hangat. Meen membalas ciumanku dengan hangat juga. Lepas tu aku baringkan tubuh Meen di atas katil dan menindihnya. Kami bercium dengan hangat dan aku mula meraba-raba tubuh Meen kembali. Kemudian aku mula menjilat setiap inci tubuh Meen yang begitu indah dan belum pernah diteroka lelaki itu supaya terbuka semua switch nafsunya. Aku mulakan dari tengkuk turun kedada terus kepusat dan bahagian perut. Kulitnya yang putih-merah itu sangat halus, lembut dan gebu. Kemudian aku jilat kedua-dua pasang kaki Meen yang cantik itu bermula dari hujung jari sampai ke pangkal peha. Kemudian aku balikkan Meen dan jilat bahagian belakang tubuhnya dari atas hingga kebawah. Memang sedap dapat jilat anak dara yang seorang ni. Setelah habis menjilat, aku serang balik tengkuk Meen yang jinjang dan putih itu. Tanganku mula meramas-ramas buah dada Meen yang besar dan tegang itu. Kemudian aku mula menghisap dan menggigit lembut putingnya yang berwarna pink dan sedang menegang itu. Memang sedap bermain dengan buah dada Meen yang besar dan tegang. Meen mengerang kenikmatan sambil tubuhnya terangkat-angkat terkena seranganku. Sedap dengar bunyi sound effect yang keluar dari mulut Meen. Bertambah berahi aku. Sambil melepaskan geramku kepada buah dada Meen yang agung itu, tanganku mengusap-usap pantat dan celah peha Meen. Bila aku menggetel biji kelentitnya perlahan-lahan, Meen mengerang bertambah kuat. Tiba-tiba tubuhnya kejang dan aku dapat rasakan alur pantatnya begitu lencun. Pasti Meen dah climaks. Setelah puas dengan buah dadanya, aku jilat perlahan-lahan hingga ke kepusat Meen dan kemudian terus kepantatnya. Meen cuba menghalang aku menjilat pantatnya tapi tak berjaya. Terangkat-angkat tubuh Meen bila lidahku mula berperanan di pantatnya. Pehanya mengepit kepalaku menahan sedap. Aku jilat-jilat kelentit Meen yang merah menyala dan nyata ini memberi kenikmatan yang asasi pada Meen. Air liur ku dah bercampur dengan air yang keluar dari pantat Meen. Banjir habis. Aku pun dah tahan. Zakarku dah tegang habis dan meminta-minta untuk meneroka lubuk pantat Meen yang masih suci itu. Aku betulkan kedudukan Meen dan menyuruhnya membuka kangkangnya dengan lebih luas lagi. Meen yang sudah hilang dalam alam nikmat hanya menurut saja kata-kataku. Aku tak perlu lapik punggung Meen dengan bantal sebab punggungnya memang tonggek dan berisi pejal. Aku tindih Meen dan menciumnya. Sambil tu aku tujukan zakarku kemulut pantat Meen. Aku cuba masukkan kepala zakarku perlahan-lahan kedalam lubang pantat Meen tapi payah betul. Maklumlah masih dara tapi akhirnya berjaya juga kepala zakarku masuk. Meen merintih sakit dan aku memujuknya supaya menahan sakit. Perlahan-lahan aku meneroka lurah nikmat Meen dengan bantuan pelincir yang begitu banyak sekali. Tak dapat nak diucapkan nikmatnya.. Bayangkanlah dengan lembutnya, dengan ketat kemutannya dan yang paling best kehangatan lurah pantat Meen yang sungguh istimewa macam periuk nasi yang sedang hangat. Nak terpancut aku rasa walaupun baru masuk sikit. Penerokaan zakarku terhalang oleh selaput dara Meen. Aku sorong tarik dengan hayunan yang bertambah keras dan akhirnya mahkota dara Meen berjaya aku takluki. Terjerit Meen bila zakarku menembusi selaput daranya. Aku tarik zakarku keluar dan mencium Meen. Aku lihat zakarku ada kesan darah dara Meen. Aku rasa bangga dan puas kerana menjadi orang pertama yang berjaya menakluki dara Meen. Aku lihat ada air mata melilih dari mata Meen. Aku memujuk Meen dan tekan ayat syahdu sikit. Meen cium aku dan kata "I love you". Aku pun kata aku love dia juga. Aku beritahu Meen aku nak terus make love dan dia hanya mengangguk lemah. Kesian pula tengok tapi mana boleh tahan sebab operasi belum habis lagi. Aku serang balik buah dada Meen dan hisap putingnya cukup-cukup sambil Meen mengerang sedap dengan kuat. Lepas tu aku mula berdayung balik. Perlahan-lahan aku sorong tarik hingga akhirnya aku tiba didasar lubuk pantat Meen. Berdenyut-denyut zakarku kena kemutan Meen. Sedap betul. Aku sorong-tarik perlahan-lahan didalam lurah pantat Meen yang ketat tu supaya Meen tak terkejut dan boleh merasa nikmat memantat. Aku tanya Meen samada dia masih rasa sakit. Dia kata dia dah rasa mula rasa sedap. Aku melajukan sikit hayunan sebab aku rasa aku dah nak climaks. Akhirnya aku terpancut dalam pantat Meen dan aku rasakan mahu sekati air maniku keluar. Sedap tak terkata. Aku cium Meen dan pujuk dia bahawa aku akan bertanggung jawab. Meen kata dia tak kisah sebab dia sayangkan aku. Aku cium Meen dan peluk dia. Meen kata dia tak pernah rasa nikmat sebegini dan ingin menikmatinya selalu dengan aku. Aku setuju dan akhirnya kami terlena keletihan. Sepanjang di pulau itu, kami make love puas-puas dan Meen dah mula rasa sedap dapat batang zakar aku. Aku pun dah ajar dia macamana buat BJ. Selepas pulang, kami berlakon macam tak ada apa-apa berlaku tapi Meen dah jadi pengunjung tetap kondo aku secara rahsia. Aku suruh Meen cari kerja tempat lain sebab tak mahu hubungan kami diketahui oleh staff lain tapi Meen kata dia nak serve aku siang dan malam. Ada sekali tu kami make love dalam bilik aku di pejabat bila semua orang dah balik. Sempat juga aku merasa mendoggie Meen di dalam bilik aku. Saja nak rasa tapi tak boleh buat selalu nanti orang tahu. Meen tak pernah menolak bila aku nak make love kecuali masa dia tengah period. Nafsunya juga kuat tapi aku tak kisah sebab main dengan Meen memang sedap habis. Aku rasa silap-silap aku akan kahwin dengan Meen tapi perkara tu tak timbul lagi sekarang. Meen pun dah pandai macamana nak bagi aku puas atas ranjang dan permainannya memang excellent. Memang dia secretary yang terbaik. Dia juga sentiasa make sure bodynya sentiasa tip-top dengan bersenam dan makan jamu semata-mata supaya aku puas dengannya. Kadang-kadang aku curi-curi merabanya ditempat kerja bila ada peluang. Meen juga akan biarkan aku menjamu mata melihat bahagian tubuhnya yang terdedah. Meen juga sanggup memakai IUD supaya aku boleh pancut dalam dan tak payah pakai kondom. Aku paling suka position doggie bila memantat dengan Meen sebab bontotnya best. Aku tak tahu sampai bila dan macamana affair kami akan sampai ke penghujungnya. Sementara itu aku nak menikmati pantat Meen yang sentiasa hangat itu puas-puas. Tamat Incoming search terms: * [274]Cerita ngentot di kebun buah (1) * [275]Cowok sangek ketika telponan ngocok (1) * [276]Meramas tetek eka (1) * [277]nikmatnya ngentot dengan kakak iparku yang alim dan cantik sampai puas (1) * [278]pancut dalam meki amoy (1) * [279]spagetti strap nya sungguh seksi (1) * [280]www cerita ngentot pantat dan memek cewek yang perawan dan montok banget sampai cewek itu memohon ampun karena kesakitan com (1) Written on December 8th, 2011 , [281]Negeri jiran Tags: [282]aku meramas, [283]belum, [284]bilik, [285]bilik air, [286]buah, [287]dari, [288]duduk, [289]gosok, [290]gunung, [291]itu, [292]keluar, [293]kemudian, [294]kenikmatan, [295]leher, [296]lelaki, [297]mana mana, [298]Meen, [299]menegang, [300]mengerang, [301]meramas ramas buah dada, [302]Nak, [303]nampak, [304]peluk, [305]ramas buah dada, [306]resah, [307]sambil, [308]segar, [309]seluar, [310]setiap, [311]suruh, [312]Tak, [313]tarik, [314]tegang, [315]Terserlahlah, [316]tiba, [317]tubuh, [318]untuk, [319]usap [320]Makna persahabatan - 3 Kulihat Dewi sudah menelentang dengan mata tertutup. Bibirnya sedikit terbuka dan mendesis-desis. Pahanya telah dibuka lebar-lebar. Kemaluannya merekah merah dan basah oleh cairan vaginanya, dihiasi oleh bulu-bulu hitam lebat di seputarnya. Tangan kirinya berpegangan erat dengan tangan Fenny seakan-akan menimba kekuatan dan dukungan. Dadanya kelihatan bergemuruh oleh denyut jantungnya. Ia terlihat menahan napas. Aku tahu, ia tak sabar menantikan sensasi indah bersatu dengan diriku. Kuarahkan kemaluanku yang sudah menegang dan berkilat-kilat. Ujung kemaluanku menguak perlahan-lahan bibir kemaluannya. Ia mendesah nikmat. Lalu perlahan-lahan aku menyuruk masuk. Mulutnya semakin lebar terbuka. Batang kemaluanku yang berkasa itu menerobos dinding-dinding vaginanya yang telah basah berlendir. Ketika separuh batang kemaluanku telah menerobos liang nikmatnya Dewi, aku berhenti sejenak dan membiarkan dia menikmatinya. Kulihat ekspresi wajah Dewi yang menggelinjang kenikmatan. Rambut hitamnya yang terserak di bantal mempertegas ekspresi wajahnya yang putih mulus. Tangannya meremas-remas kain seprei. Dari mulutnya keluar desah-desah nikmat yang menggelora. Aku tersenyum bangga, bisa menikmati tubuh wanita secantik dan semontok Dewi. Ketika aku dengan hati puas menikmati ekspresi penuh kenikmatan wajah Dewi, di saat itulah ciuman bibir Fenny mendarat di belakangku, tepat di atas pantatku. Aku terkejut karena geli. Reaksiku tak terduga. Aku menyodokkan kemaluanku dengan keras ke arah Dewi. Batang kemaluanku yang besar dan panjang itu dengan ganasnya menerobosi lubang surgawi Dewi dan tertanam sepenuhnya di lubang yang sudah basah berlendir itu. Dewi tersentak dan membelalakkan matanya sambil mengerang hebat. Jeritannya keras dan panjang membelah udara malam yang hening itu. "Aaoohh..", erang Dewi penuh kenikmatan. Pantatnya dihentak-hentakkan ke atas untuk menerima kemaluanku sepenuhnya. Pahanya yang padat itu membelit pinggangku, sehingga aku sepenuhnya bersatu dengan dirinya. Ia melolong-lolong seperti orang hilang ingatan. Sementara itu jilatan lidah Fenny di seputar bokongku membuat rasa nikmat itu semakin menjadi-jadi. Setelah berhenti sejenak dan memberi kesempatan kepada Dewi untuk menikmati sensasi nikmat ini, aku mulai bergerak. Kemaluanku kugerakkan maju mundur secara berirama. Mula-mula perlahan-lahan, lalu bergerak makin cepat. Tubuh montok Dewi bergetar-getar seirama dengan genjotan kemaluanku. Mulutnya terbuka dan mendesis-desis. Melihat indahnya bibir-bibir mungil merah merekah itu, aku segera mendaratkan bibirku di sana. Kulumat habir bibir-bibir seksi itu. Dewi membalas tak kalah hebatnya. Lidahku terpilin-pilin oleh sedotan mulutnya. Tubuhku mulai berpeluh, menetes dan menyatu dengan keringat Dewi. Pahanya kini dibuka lebar-lebar sehingga aku dapat leluasa menggenjot kemaluannya itu. Kecipak bunyi cairan vaginanya karena sodokan kemaluanku secara berirama menambah panas pertarungan penuh birahi ini. "Aku mau keluar.." erang Dewi. "Ayo, Mas.. Lebih keras! Auu!!" Mengingat masih ada Fenny yang harus dipuaskan, aku mempercepat gerakanku agar Dewi secepatnya orgasme. Benar! Dalam hitungan dua menit, Dewi menjerit sekeras-kerasnya sambil menghentak-hentakkan pantatnya ke atas. Tubuhnya menggeletar dengan hebas karena didera rasa nikmat yang luar biasa. Jeritannya itu tersekat oleh mulutku. Pahanya ketat membelit pinggangku. Tangannya memelukku seerat-eratnya. Desah puas terdengar dari mulutnya. "Fenny masih menunggu", kataku mengingatkan. Ia mengangguk dan melepaskanku. Aku mencabut kemaluanku yang masih tegak keras dan berkilat-kilat karena dilumuri lendir vagina Dewi. Dari kemaluannya kulihat aliran lendir orgasmenya. Dewi tetap berbaring dengan paha terbuka dan mata tertutup. Buah dadanya membusung ke atas, agak memerah karena remasan dan gigitanku. Kemaluannya tetap merekah terbuka dan bergetar-getar, masih harus terbiasa dengan genjotan kemaluanku yang keras dan besar ini. Aku menoleh dan kulihat Fenny menatapku dengan pandangan yang menyiratkan harapan agar nafsunya pun segera dipuaskan. Aku menghampirinya. Ia bergerak dan menyiapkan dirinya untuk disetubuhi. Tak kusangka, ia langsung menungging. Rupanya ia suka doggy style penetration. "Aku tahu, Mas Ardy suka pantatku", katanya sambil tertawa kecil. "Ayo, Mas! Fenny udah nggak sabar, nih. Pengen cepat dirudal oleh penismu yang gede itu." "Siapa takut!" sahutku. Karena Fenny sudah sangat terangsang, aku tidak menunggu lama-lama. Langsung saja kuarahkan kemaluanku ke arah kemaluannya yang merekah, diapiti oleh kedua bongkahan pantatnya yang montok, padat dan lebar itu. Sungguh pemandangan yang indah dan sangat mengungkit birahi yang terpendam. Pantat yang lebar dan mulus itu pasti menjanjikan kenikmatan yang tak ada duanya. Bulu-bulu kemaluannya yang hitam lebat itu menutupi sedikit liang nikmat Fenny. Kusibak rambut-rambut itu dan tampaklah bibir-bibir vagina yang berwarna merah muda, segar dan basah berlendir. Apa lagi yang dapat menghalangiku menyetubuhi si pantat besar ini? Fenny menurunkan kepalanya hingga bertumpu ke bantal. Pantatnya diangkat. Tangannya meremas ujung-ujung bantal itu seakan-akan mencari kekuatan. Nafasnya berdesah tak teratur. Bulu-bulu halus tubuhnya meremang, menantikan saat-saat sensasional ketika kemaluanku ini akan menerobosi lubang surgawinya. Aku merapat. Kuelus-elus kedua belahan pantatnya yang mulus padat itu. Perlahan-lahan jari-jariku mendekati bibir-bibir vaginanya yang telah basah itu. Jariku mempermainkan rambut lebat di seputar lubang itu. Fenny mengerang-erang menahan birahinya yang semakin menggila. Pantatnya bergetar-getar menahan rangsangan tanganku. "Ayo, Mas", erang Fenny. "Udah nggak tahan nih!" Kuarahkan kemaluanku yang masih sangat keras itu ke arah lubang kenikmatan Fenny. Kuletakkan kepala kemaluanku di atas bibir-bibirnya. Fenny mendesah. Kemudian perlahan tapi pasti aku mendorongnya ke depan. Kemaluanku menerobosi lubang nikmatnya itu. Fenny menjerit kecil sambil mendongakkan kepalanya ke atas. Sejenak aku berhenti dan membiarkan Fenny menikmatinya. Ketika ia tengah mengerang-erang dan menggelinjang-gelinjang, mendadak aku menyodokkan kemaluanku ke depan dengan cepat dan keras. Dengan lancar batang kemaluanku meluncur ke dalam liang vaginanya. Fenny tersentak dan menjerit keras. "Ampunn, Mas!" jerit Fenny. "Auu..!!" Di saat itu terdengar telepon berdering. Siapa sih yang nelpon malam-malam begini? Dewi beranjak menerima telepon ini. Sambil terus menggenjoti kemaluan Fenny, aku menangkap pembicaraan itu. "Eh, Yen", kata Dewi. "Tuh lagi asyik di sana. Fenny sampai menjerit-jerit tuh. Bisa dengar kan? Ya.. Aku sampai orgasme berulang-ulang lho. Mas Ardy memang jagoan deh. Ok.. Aku ke sana." Dewi membawa cordless telepon itu ke samping ranjang. Ia mendekatkannya ke kepala Fenny yang menjerit kenikmatan. Rupanya Mei dan Yen ingin mendengarnya juga. Aku terpacu untuk menunjukkan kejantananku. Maka aku mempercepat genjotan kemaluanku di vagina Fenny. Kujambak rambutnya sehingga wajahnya mendongak ke atas. Semakin keras dan cepat genjotanku, semakin keras erangan dan jeritan Fenny. Bunyi hentakan pantatnya semakin memukau. Akhirnya kurasakan lahar sperma di kemaluanku akan memuncrat. Maka aku mempercepat kocokanku, biar Fenny duluan orgasme. Benar! "Aa..h.!" jerit Fenny. "Aah.. Aku keluar! Aku keluar!" Diiringi jeritan kerasnya, tubuh Fenny menggeletar hebat didera rasa nikmat orgasme yang tak terkatakan. Punggungnya melengkung ke atas dan mengejang. Hentakkan pantatku membenamkan kemaluanku dalam-dalam ke vagina Fenny. Dinding liang kemaluannya itu terasa menjepit batang kemaluanku, mengiringi muntahan spermaku memenuhi lubang kenikmatannya. Tanganku mencekal pahanya yang padat itu dan menarik erat-erat ke arah kemaluanku, sehingga kemaluanku yang kubanggakan itu terbenam sedalam-dalamnya di kemaluan Fenny. Punggung Fenny yang padat berisi itu bersimbah peluh. Rambutnya melekat. Ia mencengkam seprei kuat-kuat seakan-akan hendak menimba kekuatan dari sana, menahan deraan rasa nikmat yang melanda sekujur tubuhnya. Rasa nikmat yang sama menjalari tubuhku, diimbangi oleh rasa bangga karena dapat beradu birahi dengan dua wanita Cina yang yang cantik dan bahenol. Kebanggaanku menjadi lebih lengkap karena keduanya sudah meraih orgasme berkat kejantananku. "Udah dulu ya, Mbak", suara Dewi membuyarkan lamunanku. "Fenny udah keluar, tuh! Aku mendingan mandi, deh! Sebentar lagi pasti giliranku." Rupanya ia mengobrol dengan Mei dan Yen lewat telepon. Rasa bangga menjalari kepalaku mendengar ucapan Dewi itu. Sambil tetap membiarkan kemaluanku menancap di tubuh Fenny, aku menoleh ke arah Dewi. Aku tersenyum, ia membalasnya. Ia mendekatiku dan mendaratkan bibirnya di bibirku. Kami berpagutan erat sementara tubuh Fenny yang masih menyatu dengan tubuhku terus menggeletar menggapai sisa-sisa kenikmatan. Oh, malam yang teramat indah dan akan kukenang seumur hidupku. "Oh! Nikmatnya!" kata Fenny. "Aku belum pernah sepuas ini!" "Aku juga", sahut Dewi. "Luar biasa Mas Ardy ini!" Aku mencabut kemaluanku dari kemaluan Fenny. Kuperhatikan liang vaginanya yang dipenuhi spermaku bercampur cairan kemaluannya, menetes jatuh membasahi pahanya. Kami bertiga rebah di atas ranjang. Kedua wanita itu menempel lekat, Dewi di sisi kiriku dan Fenny di sisi kananku. Ciuman hangat mendarat di kedua pipiku. Sekitar lima belas menit kami hanya berbaring diam melemaskan badan, mereguk sisa-sisa kenikmatan dan menghimpun tenaga. "Mandi, yuk!" ajak Dewi. Bertiga kami beralih ke kamar mandi. Seperti dengan Mei dan Yen dulu, kamar mandi itu berubah menjadi arena pemuasan nafsu birahi. Dewi dan Fenny memandikanku. Keduanya menyabuniku bukan dengan tangan. Dewi sibuk menyabuni seluruh bagian belakang tubuhku dengan buah dadanya, sementara Fenny menyapu bersih seluruh bagian depan tubuhku dengan pantatnya yang lebar. Bersambung . . . . Incoming search terms: * [321]Apabila emak tidur mengiring pinggulnya yang berlemak (1) * [322]tante feni pantat gede hot (1) * [323]seru mendesah nikmat (1) * [324]pijat paha basah rangsang (1) * [325]pahanya dibuka (1) * [326]Mendesah nikmat (1) * [327]Mandi bugil bil raba2 memek ma toket (1) * [328]kontol gedeku kesukaan tante (1) * [329]desah nikmat (1) * [330]desah 36b basah (1) Written on November 13th, 2011 , [331]Pesta Seks Tags: [332]Auu, [333]batang kemaluanku, [334]bulu bulu, [335]bunyi, [336]cairan, [337]cepat, [338]denga, [339]desah nikmat, [340]dirinya, [341]Fenny, [342]itu, [343]keluar, [344]kemaluannya, [345]kenikmatan, [346]kilat, [347]lebat, [348]lubang, [349]mempercepat, [350]mendesah nikmat, [351]menegang, [352]mengerang, [353]menggelinjang, [354]merah, [355]meremas, [356]mulai, [357]Mulutnya, [358]nikmatnya, [359]orgasme, [360]padat, [361]putih mulus, [362]rasa, [363]remas, [364]sambil, [365]sensasi, [366]sudah basah, [367]Tak, [368]untuk, [369]vagina, [370]vaginanya, [371]yang [372]Ku Puaskan Nafsu Binal Guruku Seharusnya aku tidak naik kelas, nilaiku hancur-hancuran semua, pasti deh tidak bakalan naik kelas. Apalagi sekolahanku sekolah favorit, pasti makin susah. Nah ketika sedang binggung, eh ada Ibu Conny mendatangiku. Ibu Conny itu guru yang paling cantik di SMU-ku. Orangnya putih, tinggi langsing, cantik. Ukuran payudaranya bagus lagi, tidak terlalu besar juga tidak kecil tapi terlihat kencang dan montok. Dia meemakai kacamata yang membuatnya tampak lebih manis dan keibuan, meski kacamata yg di pakainya sepertinya hanya untuk kedok atau cuma untuk gaya saja. Dia mendatangiku waktu itu terus berkata "Anton, kamu nilainya kok makin jelek saja sih? Nanti tidak naik kelas lho" waduh aku kaget juga di tanya seperti itu. "Iya nih Bu, bagaimana Ya, boleh ngak minta bimbingan belajar gratis ke rumah ibu kalau mau dekat ulangan umum nanti" kataku sekenannya. Ehh masa dia jawab "Boleh juga, mulai nanti sore saja kamu datang ke rumah ibu, jam 4 sore ya". Lho kok gitu bukankah Ibu Conny adalah guru BP ( Bimbingan dan Penyuluhan )! Ualngan umum mana ada ujian BP? nah aku mulai curuga mengapa Ibu Conny mendekatiku, tapi ya sudah deh aku terima saja ajakannya. Sorenya aku ke rumah Ibu Conny. Dia tinggal sendiri karena Ia memang seorang Janda setelah bercerai dengan Suaminya beberapa tahun lalu. Dia menyambut kedatanganku dengan senang hati, Gila, Ibu Conny menyambutku cuma pakai cenlana pendek dan kaos pendek tanpa lengan yang tentu saja ketat. Wah tubuhnya jadi kelihatan makin seksi. Terus aku mulai belajar di temani Ibu Conny. Pas tengah belajar itu, pensilku jatuh dan saat aku menunduk untuk mengambilnya ternyata Ibu Conny sudah mengambilnya duluan. Dengan posisiku dan Dia yag sama-sama menunduk aku jadi bisa melihat isi dalam kaos ketat berbelahan dada rendah yang di pakai Bu Conny. Wah Buah dadanya bagus banget, bulat dan kencang. Aku sampai terbengong. Ibu Conny bukannya tidak tahu, dia malah diam saja di posisi itu. Aku akhirnya sadar sendiri dan jadi malu. Aku yakin mukaku pasti merah seperti kepiting rebur waktu itu. "Maaf bu", kataku karena takut kalau Ibu Conny akan marah. Eh dia malah tersenyum. "Ngak apa-apa Ton, kalau mau lihat terusin saja, Ibu ngak ngelarang kok , malah kalau kamu mau Ibu bisa lepasin bajunya kok" Belum sempat aku berkata apa-apa lagi Dia sudah melukar bajunya dan bahkan juga celana pendeknya. Gila langsung telanjang bulat, ternyata Ibu Conny tidak memakai BH dan celana dalam sama sekali. melihat Tubuh Telanjang Ibu Conny yang begitu indah dan mengundah birahi seperti itu tentu saja aku kaget sekaligus tegang tidak karuan. Aku salah tingkah. "malu ah bu" kataku, tapi Dia bilang "Ngak apa-apa Ton, kamu khan sudah besar sudah waktunya belajar hal ini" sambil ngomong di terus mendekat ke arahku, tanpa sungkan menjamah alat vitalku yang mulai menegang dan membelai-belainya. "Kamu pasti belum pernah merasakan nikmatnya seorang wanita" katanya setengah berbisik. Terus Dia mulai meciumiku, pipiku lalu bibirku di lumatnya dengan bernafsu. Dia bahkan mengadu lidahku dan menyedotnya dengan ganas. Dia melucuti bajuku sambil menciumi tubuhku dan terus kebawah sampai diselangkanganku dia berhenti. Retsluiting celamnaku di buka dan celanaku di tariknya hingga terlepas begitu juga CD ku. Aku diam saja sambil menikmati "keganasan" Ibu Conny. Aku duduk di sofa dan Ibu Conny Langsung naik keatas. "Rupanya dia sudah tidak sabar lagi" Pudalku yang sudah keras menegang di arahkan ke lubang memeknya. Setelah masuk, Ibu Conny langsung mengiyangnya. "Ugh..agh...,uggh" desah nafas Ibu Conny sambil terus bergerak naik turun dan mengoyang pinggulnya. Gila nikmat sekali, aku yang belum pernah merasakan hal ini sebelumnya bagaikan terbang di awang-awang. Kenikmatan yang luar biasa aku rasakan. Apalagi Ibu Conny sangat ahli dalam mengoyang. Lama-lama aku tidak tahan juga kalau hanya pasif di bawah, aku jadi lebih agresif dan berani. Aku ganti posisi, Ibu Conny aku tidurkan di sofa terus aku naik di atasnya. Selanjutnya Ku setubuhi Ibu Guru yang cantik itu dengan bernafsu. "Ibu Conny mengelinjang. "Ohhh.terus Ton...Ugh...ohhh.." erang Ibu Conny tidak karuan. Dia terengah-engah, mengeliat dan kadang berteriak keenakan. "Ohhh...aku keluar Ton..ohhhh.." tiba-tiba tubuh Ibu Conny menegang hebat, dia melenguh dan berteriak sejadi-jadinya lalu tubuhnya melemas. Rupanya Ibu Conny sudah mencapai puncak. Karena aku belum juga selesai Ibu Conny lalu mengoral rudalku. pelorku di ciuminya lalu di jilatinya mulai dari ujung torpedoku sampai bagian bawah pelorku hingaa bagian pangkal pelorku di dekat anus. Ohh rasanya luar biasa tubuhku sampai megeliat dan aku mendesah karena saking nikmatnya. Ibu Conny lalu mengocok penis-ku dengan mulut dan tangannya. Lalu Ibu Conny mengambil posisi nunggin diatas sofa dan aku mengambil posisi di belakang. Mengarahkan kejantananku ke memeknya dari arah pantat. Bercinta dengan gaya Doggy Style seperti itu rasanya lebih nikmat di banding yang tadi. Posisi itu membuat memek Ibu Conny jadi terasa lebih sempit dan nikmat. Wah pantat Bu Conny yang bulat dan semok membuatku makin bernafsu. Ibu Conny merintih dan mendesah-desah sesekali dia menegok kebelakang sehinga kelihatan begitu seksi. Aku cengkerang pinggulnya dan aku kejantananku lebih cepat menjelajahi liang kewanitaaan Ibu Conny. Tak berapa lama Ibu Conny kembali mencapai puncak, Ia mengerang dan menjerit-jerit kecil tidak karuan. saat itu juga tiba-tiba aku merasakan kejantananku serasa berdenyut hebat akhirnya aku tidak tahan juga dan mempercepat goyangan. Akhirnya aku mengejang dan merasakan kenikmatan yang luar biasa. Air maniku muncrat di dalam vagina Ibu Conny yg sudah sedemikian basah. Saking banyaknya air maniku sampai tumpah keluar dan membasahi pantat dan kedua paha mulusnya. Rasanya badanku jadi lemas sekali sehabis "main" dengan guru BP-ku itu. Rasanya sunguh nikmat dan membuatku ketagihan. Ibu Conny memuji kejantananku. Sejak saat itu semingu tiga kali aku "belajar" bersama Ibu Conny. Memang sih aku tidak pernah belajar pelajaran sekolah tapi belajar seks dengan ibu Conny, tapi tidak tahu kenapa aku tetap bisa naik kelas dan meski tidak rangking, tapi nilaiku lumayan kok. Selama "belajar" dengan Ibu Conny aku sudah pernah mencoba berbagai macam gaya, doggy style, 69 dan lain lain pernah aku coba dengannya. Tempatnya pun berlainan di segala tempat di rumahnya, pernah di kamar mandi, di ranjang, Sofa, dapur dan bahkan di tempat jemuran baju juga sudah. [373][LINK] Incoming search terms: * [374]bimbingan plus itil (1) * [375]majalah bibingan ngentot (1) * [376]Nabsu binal stw (1) * [377]tentara wanita binal (1) Written on November 5th, 2011 , Uncategorized Tags: [378]apalagi, [379]bagus, [380]bercerai, [381]bimbingan dan penyuluhan, [382]binal, [383]bulat, [384]conny, [385]cuma, [386]datang ke, [387]dia, [388]gaya, [389]gitu, [390]guruku, [391]hanya, [392]Ibu, [393]itu, [394]juga, [395]kacamata, [396]kamu, [397]ketat, [398]lalu, [399]langsing, [400]lho, [401]makin, [402]malah, [403]manis, [404]menegang, [405]montok, [406]mulai, [407]nafsu, [408]NAh, [409]naik, [410]nanti, [411]posisi, [412]sama sama, [413]sambil, [414]sih, [415]susah, [416]untuk, [417]waktu [418]Keluarin di Mulutku Saja ya ... 4 [INLINE] "Dodiii.. aahh.. baju kamu dibuka dong.. aahh.." Akupun mengikuti keinginannya. Tapi selain baju, celana juga kulepas, hingga aku juga cuma pakai celana dalam. Mulutnya kembali kucium dan tanganku memainkan susunya. Penisku semakin keras karena Rani menggesek-gesekkan pinggulnya sembari mengerang-erang. Tanganku mulai menyelinap ke celana dalamnya. Bulu kemaluannya aku usap-usap, dan kadang aku garuk-garuk. Aku merasa vaginanya sudah basah ketika jariku sampai ke mulut vaginanya. Dan ketika tanganku mulai mengusap clitorisnya, ciumannya di mulutku semakin liar. Mulutnya mengisap mulutku dengan keras. Clitorisnya kuusap, kuputar-putar, makin lama semakin kencang, dan semakin kencang. Pantat Rani ikut bergoyang, dan semakin rapat menekan, sehingga penisku semakin berdenyut. Sementara clitorisnya masih aku putar-putar, jariku yang lain juga mengusap bibir vaginanya. Rani menggelinjang semakin keras, dan pada saat tanganku mengusap semakin kencang, tiba-tiba tanganku dijepit dengan pahanya,dan badan Rani tegang sekali dan tersentak-sentak selama beberapa saat. "aahh aahh Dodiii.. adduuuhh aahh aahh aahh", Dan setelah beberapa saat akhirnya jepitannya berangsur semakin mengendur. Tapi mulutnya masih mengerang-erang dengan pelan. "Dod.. aku boleh yah pegang punya kamu", tiba-tiba bisiknya di kupingku. Aku yang masih tegang sekali merasa senang sekali. "Iyaa.. boleh.." bisikku. Kemudian tangannya kubimbing ke celana dalamku. "Aahh..." Akupun mengerang ketika tangannya menyentuh penisku. Terasa nikmat sekali. Rani juga terangsang lagi, karena sambil mengusap-usap kepala penisku, mulutnya mengerang di kupingku. Kemudian mulutnya kucium lagi dengan ganas. Dan penisku mulai di genggam dengan dua tangannya, di urut-urut dan cairan pelumas yang keluar diratakan keseluruh batangku. Badanku semakin menegang. Kemudian penisku mulai dikocok-kocok, semakin lama semakin kencang, dan pantatnya juga ikut digesekkan kebadanku. Tidak lama kemudian aku merasa badanku bergetar, terasa ada aliran hangat di seluruh tubuhku, aku merasa aku sudah hampir orgasme. "Raannniii.. aku hampir keluar.." bisikku yang membuat genggamannya semakin erat dan kocokannya makin kencang. "Aahh.. Ranniii.. uuuhh.. aahh.." akhirnya dari penisku memancar cairan yang menyembur kemana-mana. Badanku tersentak-sentak. Sementara penisku masih mengeluarkan cairan, tangan Rani tidak berhenti mengurut-urut, sampai rasanya semua cairanku sudah diperas habis oleh tangannya. Aku merasa sperma yang mengalir dari sela-sela jarinya membuat Rani semakin gemas. Spermaku masih keluar untuk beberapa saat lagi sampai aku merasa lemas sekali. - - - - BERSAMBUNG - - - Incoming search terms: * [419]memek digenjot kontol sambil ngeyot tetek (2) * [420]binal lonte hyper remas kuat sodok istri (1) * [421]pantatnya sangat tembem sekali celana dalamnya terlihat dari celananya yang sangat ketat (1) * [422]mengusap bibir vagina (1) * [423]kucium memeknya (1) * [424]kucium jilbab bibirnya feb 2012 (1) * [425]Kontoln gw diremes mama (1) * [426]hii aku nita cari teman cewelesbi maubelajar email aku : nitaayu2012@yahoo com hub aku yah 081908281849 (1) * [427]gambar Julia Perezz tetenya yg mandi (1) * [428]foto2 artis indonesian dan asian yg kelihatan bulu vaginanya(jembut) (1) Written on November 2nd, 2011 , [429]bacaan mesum, [430]cerita porno, [431]kisah mesum, [432]porn-sex, [433]videoporno Tags: [434]badanku, [435]batangku, [436]bibir, [437]boleh, [438]buku, [439]bulu kemaluannya, [440]cairan, [441]celana, [442]celana dalam, [443]cerita dewasa, [444]cerita mesum, [445]cerita seks, [446]cerita sex, [447]Cinta, [448]dari, [449]dong, [450]Foto Bugil, [451]juga, [452]kamu, [453]keluar, [454]kemudian, [455]kencang, [456]keras, [457]kisah seks, [458]kocok, [459]kucium, [460]makin, [461]menegang, [462]mengerang, [463]menggelinjang, [464]merasa, [465]mulai, [466]mulut, [467]Mulutnya, [468]Nikmat, [469]pantat, [470]pelumas, [471]rapat, [472]sekali, [473]Sementara, [474]tegang, [475]terangsang, [476]tiba, [477]urut urut, [478]usap, [479]vaginanya, [480]yang [481]Diana seks [482]Cerita Dewasa ini adalah kenangan semasa kampanye Pemilu 1999, memori yang tak dapat kulupakan. Namaku Ray, aku bekerja di sebuah harian ibukota. Baiklah ceritanya begini... "Mas Ray..., aahh..., mmhhaahh..., Aahh..." Dia kelojotan. Kurasakan lubang kemaluannya hangat, menegang dan mengejut-ngejut menjepit batang kemaluanku. "aahh..., gila..., Ini nikmat sekali..." Teriakku. Malam itu tanggal 2 Juni 1999 sekitar pukul 21.30. Aku di dalam mobilku sedang keliling-keliling kota Jakarta. Rencananya aku hendak meliput persiapan kampanye partai-partai yang katanya sudah ada di seputar HI. Aneh, kampanye resminya besok, tapi sudah banyak yang bercokol di putaran HI sejak malam ini. Kelihatannya mereka tidak mau kalah dengan partai-partai lain yang kemarin dan hari ini telah memanjat patung selamat datang, memasang bendera mereka di sana. Tercatat pp, PND, PBB, PKB, PAN dan PK telah berhasil. Dengan korban beberapa orang tentu saja. Entah apa yang dikejar mereka, para simpatisan itu. Kebanggaan? Atau sebuah ketololan. Kalau ternyata mereka tewas atau cedera, berartikah pengorbanan mereka? Apakah para ketua partai itu kenal sama mereka? Apakah pemimpin partai itu menghargai kenekadan mereka? Lho, kok aku bicara politik. Biarinlah. Macam-macam saja ulah mereka, maklumlah sudah saat kampanye terakhir buat partai-partai di Jakarta ini. Di depan kedutaan Inggris aku parkirkan mobilku, bersama banyak mobil lainnya. Memang aku lihat ada beberapa kelompok, masing-masing dengan bendera partai mereka dan atribut yang bermacam-macam. Aku keluarkan kartu persku, tergantung di leher. Juga Nikon, kawan baik yang menjadi sumber nafkahku. Aku mendekati kerumunan simpatisan partai. Bergabung dengan mereka. Berusaha mencari informasi dan momen-momen penting yang mungkin akan terjadi. Saat itulah pandanganku bertemu dengan tatap mata seorang gadis yang bergerombol dengan teman-temannya di atap sebuah mini bus. Wajahnya yang cantik tersenyum kepadaku. Gadis itu memakai kaos partai yang mengaku reformis,--aku rahasiakan saja baiknya--yang telah dipotong sedikit bagian bawahnya, sehinggs seperti model tank top, sedangkan bawahannya memakai mini skirt berwarna putih. Di antara teman-temannya, dia yang paling menonjol. Paling lincah, paling menarik. "Mas, Mas wartawan ya?" katanya kepadaku. "Iya". "Wawancarai kita dong", Salah seorang temannya nyeletuk. "Emang mau?". "Tentu dong. Tapi photo kita dulu..." Nah darisinilah berawal cerita ini dan kini ku koleksi dalam kenangan sehingga menjadi [483]Kumpulan Cerita Dewasa Mereka beraksi saat kuarahkan kameraku kepada mereka. Dengan lagak dan gaya masing-masing mereka berpose. "Kenapa sudah ada di sini, sih? Bukankah ____ (nama partai) baru besok kampanyenya?". "Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?". "Memang akan terus di sini? Sampai pagi?". "Iya, demi ____ (nama partai), kami rela begadang semalaman." "Hebat." "Mas di sini aja, Mas. Nanti pasti ada lagi yang ingin manjat tugu selamat datang." Kata gadis yang menarik perhatianku itu. Aku pun duduk dekat mereka, berbincang tentang pemilu kali ini. Harapan-harapan mereka, tanggapan mereka, dan pendapat mereka. Mereka lumayan loyal terhadap partai mereka itu, walaupun tampak sedikit kecewa, karena pemimpin partai mereka itu kurang berani bicara. Padahal diproyeksikan untuk menjadi calon presiden. Aku maklum, karena tahu latar belakang pemimpin yang mereka maksudkan itu. "Eh, nama kalian siapa?" Tanyaku, "Aku Ray." "Saya Diana." Kata cewek manis itu, lalu teman-temannya yang lain pun menyebut nama. Kami terus bercakap-cakap, sambil minum teh botol yang dijual pedagang asongan. Waktu terus berlalu. Beberapa kali aku meninggalkan mereka untuk mengejar sumber berita. Malam itu bundaran HI didatangi Kapolri yang meninjau dan `menyerah' melihat massa yang telah bergerombol untuk pawai dan kampanye, karena jadwal resminya adalah pukul 06.00 - 18.00. Saat aku kembali, gerombolan Diana masih ada di sana. "Saya ke kantor dulu ya, memberikan kaset rekaman dan hasil photoku. Sampai ketemu." Pamitku. "Eh, Mas, Mas Ray! Kantornya "x" (nama koranku), khan. Boleh saya menumpang?" Diana berteriak kepadaku. "Kemana?" "Rumah. Rumah saya di dekat situ juga." "Boleh saja." Kataku, "Tapi katanya mau tetap di sini? Begadang?" "Nggak deh. Ngantuk. Boleh ya? Gak ada yang mau ngantarin nih." Aku pun mengangguk. Tapi dari tempatku berdiri, aku dapat melihat di dalam mini bus itu ada sepasang remaja berciuman. Benar-benar kampanye, nih? Sama saja kejadian waktu meliput demontrasi mahasiswa dulu. Waktu teriak, ikutan teriak. Yang pacaran, ya pacaran. (Ini cuma sekedar nyentil, lho. Bukan menghujat. Angkat topi buat gerakan mahasiswa kita! Peace!) Diana menggandengku. Aku melambai pada rekan-rekannya. "Diana! Pulang lho! Jangan malah..." Teriak salah seorang temannya. Diana cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip. Lalu kami pun menuju mobilku. Dengan lincah Diana telah duduk di sampingku. Mulutnya berkicau terus, bertanya-tanya mengenai profesiku. Aku menjawabnya dengan senang hati. Terkadang pun aku bertanya padanya. Dari situ aku tahu dia sekolah di sebuah SMA di daerah Bulungan, kelas 2. Tadi ikut-ikutan teman-temannya saja. Politik? Pusing ah mikirinnya. Usianya baru [484]17 tahun, tapi tidak mendaftar pemilu tahun ini. Kami terus bercakap-cakap. Dia telah semakin akrab denganku. "Kamu sudah punya pacar, belum?" Tanyaku. "Sudah." Nadanya jadi lain, agak-agak sendu. "Tidak ikut tadi?" "Nggak." "Kenapa?" "Lagi marahan aja." "Wah.., gawat nih." "Biarin aja." "Kenapa emangnya?" "Dia ketangkap basah selingkuh dengan temanku, tapi tidak mengaku." "Perang, dong?" "Aku marah! Eh dia lebih galak." "Dibalas lagi dong. Jangan didiemin aja." "Gimana caranya?" Tanyanya polos. "Kamu selingkuh juga." Jawabku asal-asalan. "Bener?" "Iya. Jangan mau dibohongin, cowok tu selalu begitu." "Lho, Mas sendiri cowok." "Makanya, aku tak percaya sama cowok. Sumpah, sampai sekarang aku tak pernah pacaran sama cowok. Hahaha." Dia ikut tertawa. Aku mengambil rokok dari saku depan kemejaku, menyalakannya. Diana meminta satu rokokku. Anak ini badung juga. Sambil merokok, dia tampak lebih rileks, kakinya tanpa sadar telah nemplok di dashboardku. Aku merengut, hendak marah, tapi tak jadi, pahanya yang mulus terpampang di depanku, membuat gondokku hilang. Setelah itu aku mulai tertarik mencuri-curi pandang. Diana tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. Gadis ini benar-benar cantik. Rambutnya panjang. Tubuhnya indah. Dari baju kaosnya yang pendek, dapat kulihat putih mulus perutnya. Dadanya mengembang sempurna, tegak berisi. Tanpa sadar penisku bereaksi. Aku menyalakan tape mobilku. Diana memandangku saat sebuah lagu romantis terdengar. "Mas, setelah ini mau kemana?" "Pulang. Kemana lagi?" "Kita ke pantai saja yuk. Aku suntuk nih." Katanya menghembuskan asap putih dari mulutnya. "Ngapain" "Lihat laut, ngedengerin ombak, ngapain aja deh. Aku males pulang jadinya. Selalu ingat Ipet, kalau aku sendirian." "Ipet?" "Pacarku." "Oh. Tapi tadi katanya ngantuk?" "Udah terbang bersama asap." Katanya, tubuhnya doyong ke arahku, melingkarkan lengan ke bahuku, dadanya menempel di pangkal tangan kiriku. Hangat. "Bolehlah." Kataku, setelah berpikir kalau besok aku tidak harus pagi-pagi ke kantor. Jadi setelah mengantar materi yang kudapat kepada rekanku yang akan membuat beritanya, aku dan Diana menuju arah utara. Ancol! Mana lagi pantai di Jakarta ini. Aku parkirkan mobil Kijangku di pinggir pantai Ancol. Di sana kami terdiam, mendengarkan ombak, begitu istilah Diana tadi. Sampai setengah jam kami hanya berdiam. Namun kami duduk telah semakin rapat, sehingga dapat kurasakan lembutnya tubuh yang ada di sampingku. Tiba-tiba Diana mencium pipiku. "Terima kasih, Mas Ray." "Untuk apa?" "Karena telah mau menemani Diana." Aku hanya diam. Menatapnya. Dia pun menatapku. Perlahan menunduk. Kunikmati kecantikan wajahnya. Tanpa sadar aku raih wajahnya, dengan sangat perlahan-lahan kudekatkan wajahku ke wajahnya, aku cium bibirnya, lalu aku tarik lagi wajahku agak menjauh. Aku rasakan hatiku tergetar, bibirku pun kurasakan bergetar, begitu juga dengan bibirnya. Aku tersenyum, dan ia pun tersenyum. Kami berciuman kembali. Saat hendak merebahkannya, setir mobil menghalang gerakan kami. Kami berdua pindah ke bangku tengah Kijangku. Aku cium kening Diana terlebih dahulu, kemudian kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya, lalu bibirnya. Diana terpejam dan kudengar nafasnya mulai agak terasa memburu, kami berdua terbenam dalam ciuman yang hangat membara. Tanganku memegang dadanya, meremasnya dari balik kaos tipis dan bhnya. Sesaat kemudian kaos itu telah kubuka. Aku arahkan mulutku ke lehernya, ke pundaknya, lalu turun ke buah dadanya yang indah, besar, montok, kencang, dengan puting yang memerah. Tanganku membuka kaitan BH hitamnya. Aku mainkan lidahku di puting kedua buah dadanya yang mulai mengeras. Yang kiri lalu yang kanan. "Mas Ray, kamu tau saja kelemahan saya, saya paling nggak tahan kalo dijilat susu saya..., aahh...". Aku pun sudah semakin asyik mencumbu dan menjilati puting buah dadanya, lalu ke perutnya, pusarnya, sambil tanganku membuka mini skirtnya. Terpampanglah jelas tubuh telanjang gadis itu. Celana dalamnya yang berwarna hitam, menerawangkan bulu-bulu halus yang ada di situ. Kuciumi daerah hitam itu. Aku berhenti, lalu aku bertanya kepada Diana "Diana kamu udah pernah dijilatin itunya?" "Belum..., kenapa?". "Mau nyoba nggak?". Diana mengangguk perlahan. Takut ia berubah pikiran, tanpa menunggu lebih lama lagi langsung aku buka celana dalamnya, dan mengarahkan mulutku ke kemaluan Diana yang bulunya lebat, kelentitnya yang memerah dan baunya yang khas. Aku keluarkan ujung lidahku yang lancip lalu kujilat dengan lembut klitorisnyana. Beberapa detik kemudian kudengar desahan panjang dari Diana "sstt... Aahh!!!" Aku terus beroperasi di situ "aahh..., Mas Ray..., gila nikmat bener..., Gila..., saya baru ngerasain nih nikmat yang kayak gini..., aahh..., saya nggak tahan nih..., udah deh..." Lalu dengan tiba-tiba ia menarik kepalaku dan dengan tersenyum ia memandangku. Tanpa kuduga ia mendorongku untuk bersandar ke bangku, dengan sigapnya tangannya membuka sabuk yang kupakai, lalu membuka zipper jins hitamku. Tangannya menggapai kemaluanku yang sudah menegang dan membesar dari tadi. Lalu ia memasukkan batang kemaluanku yang besar dan melengkung kedalam mulutnya. "aahh..." Lenguhku Kurasakan kehangatan lidah dalam mulutnya. Namun karena dia mungkin belum biasa, giginya beberapa kali menyakiti penisku. "Aduh Diana, jangan kena gigi dong..., Sakit. Nanti lecet..." Kuperhatikan wajahnya, lidahnya sibuk menjilati kepala kemaluanku yang keras, ia jilati melingkar, ke kiri, ke kanan, lalu dengan perlahan ia tekan kepalanya ke arahku berusaha memasukkan kemaluanku semaksimal mungkin ke dalam mulutnya. Namun hanya seperempat dari panjang kemaluanku saja kulihat yang berhasil terbenam dalam mulutnya. "Ohk!.., aduh Mas Ray, cuma bisa masuk seperempat..." "Ya udah Diana, udah deh jangan dipaksaain, nanti kamu tersedak." Kutarik tubuhnya, dan kurebahkan ia di seat Kijangku. Lalu ia membuka pahanya agak lebar, terlihat samar-samar olehku kemaluannya sudah mulai lembab dan agak basah. Lalu kupegang batang kemaluanku, aku arahkan ke lubang kemaluannya. Aku rasakan kepala kemaluanku mulai masuk perlahan, kutekan lagi agak perlahan, kurasakan sulitnya kemaluanku menembus lubang kemaluannya. Kudorong lagi perlahan, kuperhatikan wajah Diana dengan matanya yang tertutup rapat, ia menggigit bibirnya sendiri, kemudian berdesah. "sstt..., aahh..., Mas Ray, pelan-pelan ya masukkinnya, udah kerasa agak perih nih..." Dan dengan perlahan tapi pasti kudesak terus batang kemaluanku ke dalam lubang kemaluan Diana, aku berupaya untuk dengan sangat hati-hati sekali memasukkan batang kemaluanku ke lubang vaginanyana. Aku sudah tidak sabar, pada suatu saat aku kelepasan, aku dorong batang kemaluanku agak keras. Terdengar suara aneh. Aku lihat ke arah batang kemaluanku dan kemaluan Diana, tampak olehku batang kemaluanku baru setengah terbenam kedalam kemaluannya. Diana tersentak kaget. "Aduh Mas Ray, suara apaan tuh?" "Nggak apa-apa, sakit nggak?" "Sedikit..." "Tahan ya.., sebentar lagi masuk kok..." Dan kurasakan lubang kemaluan Diana sudah mulai basah dan agak hangat. Ini menandakan bahwa lendir dalam kemaluan Diana sudah mulai keluar, dan siap untuk penetrasi. Akhirnya aku desakkan batang kemaluanku dengan cepat dan tiba-tiba agar Diana tidak sempat merasakan sakit, dan ternyata usahaku berhasil, kulihat wajah Diana seperti orang yang sedang merasakan kenikmatan yang luar biasa, matanya setengah terpejam, dan sebentar-sebentar kulihat mulutnya terbuka dan mengeluarkan suara. "sshh..., sshh..." Lidahnya terkadang keluar sedikit membasahi bibirnya yang sensual. Aku pun merasakan nikmat yang luar biasa. Kutekan lagi batang kemaluanku, kurasakan di ujung kemaluanku ada yang mengganjal, kuperhatikan batang kemaluanku, ternyata sudah masuk tiga perempat kedalam lubang kemaluan Diana. Aku coba untuk menekan lebih jauh lagi, ternyata sudah mentok..., kesimpulannya, batang kemaluanku hanya dapat masuk tiga perempat lebih sedikit ke dalam lubang kemaluan Diana. Dan Diana pun merasakannya. "Aduh Mas Ray, udah mentok, jangan dipaksain teken lagi, perut saya udah kerasa agak negg nih, tapi nikmat Incoming search terms: * [485]ahirnya kontolnya menembus lubang surgawiku (1) * [486]Cerita seru dan romantis aku ngentot ibu pantat tonggek montok pakai rok pendek (1) * [487]cipap diana kujilat (1) * [488]gallery toket mentok bollywood (1) * [489]mahasiswa ini mempunyai toket montok siap dikenyot (1) * [490]Memek/ketiak bulu rika dijilat 2 kontol gede (1) * [491]ngentot bunda pk obat perangsang (1) * [492]vaginaku dijilatin suamiku dan teman temannya (1) * [493]Www di entot sama pacar ampek perih com (1) Written on October 17th, 2011 , Uncategorized Tags: [494]agak, [495]aneh, [496]asap, [497]batang kemaluanku, [498]belum, [499]besok, [500]bibirnya, [501]cerita dewasa, [502]dari, [503]dia, [504]dong, [505]gadis, [506]hangat, [507]hanya, [508]itu, [509]Jangan, [510]juga, [511]kalah, [512]kami, [513]kampanye pemilu, [514]kawan baik, [515]kemaluanku, [516]Kijangku, [517]Lagi, [518]lalu, [519]lubang, [520]masing, [521]memori, [522]menegang, [523]momen, [524]mulai, [525]Nikmat, [526]partai, [527]pbb, [528]pemilu 1999, [529]pengorbanan, [530]Tak, [531]tatap, [532]tubuhnya, [533]Udah [534]Diperkosa Para Kuli Bangunan dan Mandor ini adalah diceritakan kembali oleh salah seorang korban pemerkosaan. Demi situs Cerita Sex Indonesia ini agar para pembacanya senang. Yuk kita baca aja cerita sex seru yang satu ini. Dijamin deh cerita seks yang kami hadirkan tak pernah ada dalam situs cerita seks manapun . Tomi adalah seorang mandor buruh sebuah pabrik yang usianya bisa dibilang sudah paruh baya. Garment di kawasan Bandung. Dia bekerja sebagai seorang pengawas buruh dibagian produksi. Perangainya cukup sangar sikapnyapun tegas terhadap para buruh-buruh yang bekerja disitu. Dia tidak pelit dengan kata-kata kasar dan caci maki terhadap para buruh yang melakukan kesalahan. Bagi para buruh tidak ada pilihan lain selain bekerja dibawah tekanan mandor Tomi karena memang mencari pekerjaan lain sangatlah sulit. Tomi diangkat oleh perusahaan sebagai seorang mandor karena dia memiliki latar belakang kehidupan yang keras, memang dia adalah seorang preman disebuah kawasan yang rawan kriminal di Bandung. Dengan harapan kedudukan Tomi sebagai mandor buruh, maka para buruh akan segan dan takut terhadap perusahaan. Saat ini ada seorang mahasiswi yang kebetulan sedang tugas magang di pabrik itu namanya Ani, usianya masih 19 tahun dan dia adalah seorang mahasisiwi Fakultas Teknik Industri pada sebuah perguruan tinggi negeri yang terkenal di kota Bandung. Ani cukup lincah dalam bekerja. Gadis cantik itu pintar dan rajin dalam melakukan tugas-tugasnya. Dia memiliki wajah yang imut-imut dan cantik sekali seperti mojang-mojang Bandung umumnya yang memiliki kulit putih bersih. Selama bekerja magang di pabrik itu, Tomi sering memperhatikan Ani. Potongan tubuhnya sintal padat proporsional dengan tinggi tubuhnya yang sekitar 160-an cukup membuat Tomi tertarik perhatiannya kepada Ani. Penampilan Ani memang lain dibandingkan dengan gadis-gadis lainnya. Ani lebih senang menggunakan celana jeans dan baju yang ketat seperti umumnya penampilan seorang mahasiswi sehingga lekuk-lekuk tubuhnya terlihat jelas. Hal itulah yang membuat para lelaki dipabrik itu sering memandangi kemolekan tubuh Ani. Begitu pun dengan Tomi yang selalu mencuri-curi pandang melihat keindahan dan kemolekan tubuh Ani. Hal ini tidak disadari oleh Ani karena dia lebih serius untuk menyelesaikan tugas-tugasnya selama magang di pabrik itu. Sesekali Tomi menyempatkan diri untuk memasang muka ramah dan bercakap-cakap dengan Ani hanya sekedar menukmati kecantikan wajah gadis tersebut. Padahal dengan karyawati atau buruh wanita yang lainnya boro-boro dia memasang muka ramah yang ada selalu tampang sangar yang diperlihatkannya dan ucapan-ucapan yang jauh dari keramahan. Singkat kata Tomi telah jatuh hati berat kepada Ani, mahasiswi cantik itu. Pada suatu hari menjelang berakhirnya masa kerja magang Ani di pabrik itu, Tomi memberanikan diri untuk mengutarakan isi hatinya. Sore hari itu ditemuinya Ani disebuah kantin di pabrik itu, dengan rasa percaya diri dan nekat dia utarakan keinginannya untk menjadi pacar serta pendamping hidup Ani. Namun, pada akhirnya keadaan berubah dan merupakan titik balik perasaan Tomi, dari rasa cintanya kepada Ani berubah 180 derajat menjadi benci. Cinta Tomi ditolak mentah-mentah oleh Ani. Dengan alasan selain perbedaan agama, usia yang terpaut jauh dimana Tomi saat ini telah berusia 38 tahun sedangkan Ani baru 19 tahun selain itu juga terdapat beberapa sifat Tomi yang tidak cocok dengan Ani. Seperti diketahui latar belakang Tomi adalah seorang preman, pemabok dan penjudi. Sejak itu hati Tomi menjadi panas, kesal dan marah atas jawaban dari Ani. Didalam hatinya tiba-tiba muncul rasa dendam terhadap Ani. Dan diapun merencanakan akan berbuat sesuatu terhadap Ani, "Hmmm... tunggu tanggal mainnya gadis sombong... puih !!!" batinnya. Seminggu kemudian, pada sebuah Malam disebuah lorong yang gelap tampak sekelompok orang berjalan mengendap-endap. Mereka ada Tomi berserta beberapa anggota kelompok premannya. Mereka adalah Asep, Ujang, Cecep dan Afung, tampang-tampang mereka lusuh-lusuh dan kumal-kumal, tampang khas para preman. "Sstt... sebentar lagi dia lewat kesini", bisik Tomi kepada kawan-kawannya. "Ok... kita tunggu aja boss...", balas Ujang. "Boss... gue udah engga tahan nihh... udah pingin nyodok tuh cewek", bisik Afung. "Sstt... sabar... boy... sabarr... semua pasti dapat tanda tangan... hihihi...", balas Tomi. "Pokoknya gue duluan yang kasih pelajaran tuh cewek...", lanjut Tomi. Malam itu mereka memang tengah menghadang Ani pada suatu tempat didekat tempat kost Ani. Tempat penghadangan itu memang sepi dan hanya terdapat beberapa rumah kosong saja dan sebuah lapangan luas yang mengelilingi rumah kost Ani. Sehingga Tomi dan kawan-kawannya merasa cocok dengan tempat itu sebagai lokasi penghadangan. Ani memang lebih memilih untuk tinggal disebuah rumah kost yang sepi, agar supaya dia bisa lebih serius dalam belajar. Seminggu lamanya sejak Ani tidak lagi magang di pabrik itu, Tomi menyibukkan diri dengan mencari data-data diri Ani serta mengamati kegiatan-kegiatan Ani sehari-hari. Termasuk membuntutinya pulang-pergi dari kost-kostannya menuju kekampus sehingga dia tahu betul kegiatan serta route-route pulang-pergi Ani. Hingga akhirnya dipilihlah tempat itu sebagai tempat yang ideal dalam menghadang korbannya. "Nah ini dia...", ujar Tomi sambil menunjuk kesebuah bayangan yang mendekat kearah mereka berkumpul. "Tak salah lagi, tepat pukul 7 malam pasti tuh cewek lewat sini" lanjut Tomi sambil tersenyum melihat sasarannya mendekat. Tapi sejenak Tomi agak bimbang karena bayangan yang mendekat itu ternyata ada dua sosok. Tetapi setelah diamati secara mendalam ternyata kedua-duanya adalah sosok bayangan wanita dan diyakini salah satu bayangan itu adalah Ani dan satu lagi juga sosok wanita. Maka tanpa keraguan lagi dia pun mulai memutuskan untuk menjalankan operasi penyergapan itu. "Ah itu dia pengantin wanitaku...", gumam Tomi. "Ok...jalan kan tugas masing-masing ! awas jangan sampai luput...", perintah Tomi kepada teman-temannya. "Ada dua boss, yang satunya gimana nih ?", tanya Asep. "Ah sikat aja...", jawab Tomi. Tanpa dikomando lagi Asep, Cecep dan Afung bergerak menuju kearah gadis itu berjalan. Merekapun menghadang Ani beserta temannya, Anipun nampak kebingungan mendapati dirinya dihampiri oleh empat lelaki yang tidak dikenalnya. Tomi hanya mengamati dari jarak sekitar 10 meter, suasanya hening sejenak. Dari tempat Tomi berdiri sayup-sayup terdengan pembicaraan serius diantara Asep dan Ani. Beberapa detik kemudian suasana berubah, secepat kilat Ani diringkus oleh Cecep dan Afung yang memiliki tubuh tegap. Sedangkan temannya diringkus oleh Asep dan Ujang. Ani serta temannya mencoba melawan dan meronta-ronta akan tetapi beberapa pukulan dilayangkan oleh Cecep dan Afung dan akhirnya Anipun pingsan. Setelah itu tubuh tak berdaya itu dibopong oleh Cecep. Sementara itu teman Ani yang juga meronta ronta dibekap dan dipukuli oleh Ujang hingga akhirnya tak sadarkan diri pula. Lantas tubuhnya digendong oleh Asep. "Beres semuanya boss...", ujar Asep kepada Tomi yang kemudian keluar dari persembunyiannya. "Good... good..., ayo lekas kita bawa ke rumah kosong itu", perintah Tomi. Penghadanganpun berjalan dengan sukses, sasaran telah dilumpuhkan dan kini siap "diproses". Didalam rumah kosong itu tubuh Ani dan temannya dibaringkan disebuah dipan kayu. Kedua tangannya Ani diikat kebelakang. Setelah lampu diruangan itu dinyalakan, kelima orang yang telah dirasuki nafsu itupun menggunam terkagum-kagum melihat kecantikan dan kemolekan tubuh Ani yang tengah tergolek pingsan. Dia menggunakan kaos lengan panjang serta jeans birunya yang kesemuanya berukuran ketat sehingga kemolekan tubuhnya terlihat jelas. Ternyata Tomi mengenali sosok wanita satunya yang juga ikut dilumpuhkan tadi. "Ah gue inget ini kan si Dina, temannya Ani... wah... wah... sial sekali nasibnya", ujar Tomi. Dina memang teman akrab Ani, usianya lebih muda dari Ani yaitu 16 tahun, dan masih duduk dibangku kelas 2 SMU. Dina adalah keponakan dari pemilik kost dimana Ani tinggal. Dina juga memiliki wajah yang manis, tubuhnya mungil namun padat. "OK jatah gue si Ani... ini pengantin gue, yang satunya boleh elo sikat", balas Tomi. "Ok sekarang elu-elu pada nyingkir deh, silahkan elo bikin pesat sendiri sama si Dina itu, dan jangan ganggu malam pengantin gue, OK!", ujar Tomi kepada teman-temannya. "Sip boss... kita bikin pesta sendiri", ujar Asep. Dan menyingkarlah ke-4 teman-teman Tomi sambil membopong Dina. "Hmmm... sayangku... mari kita nikmati malam pengantin kita sayang...", bisik Tomi kepada Ani yang tengah pingsan. Dengan senyum kemenangan Tomi memandangi gadis itu yang tengah tergeletak di sebuah dipan kayu. "Akhirnya aku dapatkan kau..." ujarnya dalam hati. Kedua tangannya bergerak meraba Payudara gadis itu. Mulanya pelan-pelan hingga lama kelamaan semakin keras, bahkan kini kedua tangannya dengan ganas meremas-remas payudara Ani yang kalau terlentang terlihat membukit. Setelah puas meremas-remas payudara Ani, kini Tomi mengeluarkan pisau lipatnya yang memang selalu dibawanya kemana-mana sebagai senjata. Dengan kasarnya kemudian Tomi merobek-robek baju kaos lengan panjang Ani, hingga tinggal bh putihnya saja yang menutupi kedua payudaranya. Namun akhirnya diputuskannya tali bh itu dan dicampakannya bh itu kelantai sehingga kini terlihatlah kedua gundukan indah payudara Ani. Setelah itu serta merta dengan bernafsu dikulumnya dan dijilat-jilatnya kedua payudara itu dengan sesekali digigit-gigitnya kedua puting payudara itu. Puas dengan bagian payudara kini Tomi melepas celana jeans yang dikenakan Ani, sreett... sekali tarik terlihatlah bagian bawah dari Ani dengan celana dalamnya yang berwarna putih. Kedua mata Tomi kembali terbelalak melihat pemandangan indah itu, diusap-usapnya kedua paha putih Ani juga gundukan dipangkal pahanya itu. Sedang asyik asyiknya mengusap-usap gundukan kemaluan Ani, tiba-tiba terdengar suara kegaduhan dari ruang sebelah. Tomipun menghentikan aktifitasnya lalu bangkit seraya berlari mendekati arah suara itu. Sesampainya disuatu ruangan asal muasal suara itu, matanya kembali terbelalak melihat pemandangan erotis yang tengah terjadi diruangan itu. Jantungnya berdetak keras, birahinya memuncak melihat pemandangan diruangan itu. Diruangan itulah Tomi melihat Dina yang rupanya telah sadar tengah "dibantai" oleh Asep, Ujang, Afung dan Cecep. Tubuh Dina yang dengan posisi merangkak nampak tengah disodomi dari belakang oleh Asep yang memiliki badan yang jauh lebih besar daripada Dina. Asep dengan sangat keras dan kasarnya mengocok-ngocok batang kemaluannya didalam lobang anus Dina. Mula-mula Dina meraung-raung ampun-ampunan karena kesakitan, namun teriakan-teriakannya tidak berlangsung lama karena kemudian dimulut Dina telah tertanam batang kemaluan Ujang. Ujang memposisikan dirinya didepan Dina, setelah berhasil menyumpalkan batang kemaluannya didalam mulut Dina kemudian dengan tangan kirinya yang memegang kepala Dina dia paksa kepala Dina untuk bergerak maju mundur. Ujang dan Asep nampak sangat menikmati keadaan itu, mereka mendesah-desah merasakan nikmatnya bagin-bagian tubuh Dina itu. Tak berapa lama kemudian merekapun berejakulasi. Asep menyemburkan spermanya didalam lubang anus Dina dan sejenak kemudian Ujang memuntahkan cairan spermanya didalam mulut Dina. Nampak Dina megap-megap dibuatnya di saat harus menelan cairan sperma Ujang yang cukup banyak. Setelah itu kedua orang tadi menyingkir dan posisinya digantikan oleh Cecep. Cecep ini baru berusia 23 tahun, namun perawakannya besar dan tinggi, batang kemaluannyapun nampak telah mengacung membesar dan siap menelan mangsa. Kini Cecep bersiap-siap menyetubuhi Dina, direntangkannya tubuh Dina yang kepayahan itu dan langsung ditindihnya. "Oouugghhh...", Dina melengking disaat kemaluan Cecep yang besar itu melesak kedalam liang vaginanya. Pemandangan ini sudah cukup untuk membangkitkan birahi Tomi diapun berjalan meninggalkan ruangan pembantaian Dina itu dan kembali menghampiri Ani pasangannya. Tiba-tiba Ani terbangun dan membuka mata. Ani kaget mendapati kedua tangannya terikat dan keadaan tubuhnya hanya tinggal celana dalam. Dan lebih kaget lagi ketika dihadapannya melihat Tomi tertawa terkekeh-kekeh menyaksikan dirinya yang tak berdaya. "Rasain deh lu, makanya jadi cewek jangan sombong. Jadi terpaksa elu gua kerjain deh?" Tomi berbicara. "Kepaksa, malam ini elo harus bisa memuaskan gue, kekasih elo" lanjutnya. Ani semakin takut karena dia tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, badannya mulai gentar, mukanya memucat. Air matanya mulai meleleh seiring dengan kata-kata ampunan yang keluar dari bibirnya. "Pak Tomi... ampun pak... jangan sakiti aku...", pintanya sambil terisak-isak. Permohonannya ini nampaknya semakin membuat Tomi terangsang. Satu persatu dilepaskannya baju dan celananya hingga akhirnya telanjang bulat. Badan Tomi nampak gemuk dengan perut yang membuncit, beberapa gambar tatto nampak menghiasi tubuhnya. Kemaluannya nampak telah menegang keras, ukuran juga besar dengan ujungnya yang telah basah. Ani semakin merintih-rintih ketakutan, dia pejamkan matanya sambil terus menangis. Dia sadar akan diperkosa. Tomi kemudian bergerak mendekati Ani dan meraih kepala Ani. Belum sempat berteriak, mulut Ani tiba-tiba dijejali dengan batang kemaluannya yang sudah menegang dan membuat gadis itu tersedak. Ani berusaha terus menutup mulutnya namun setelah jempol dan jari telunjuk Tomi menutup lobang hidung Ani, diapun membuka mulutnya sebagai reaksi karena kekurangan oksigen. Langsung mendapat kesempatan itu dihujamkannya batang kemaluannya kedalam mulut Ani. Dia tak bisa berbuat apa-apa karena Tomi memegang kepala gadis itu. Rasa mual membuat Ani hampir muntah dan berusaha melepaskan kemaluan Tomi di mulutnya. Tomi gerak-gerakkan batang kemluannya di mulut gadis itu, maju-mundur dan diputar-putar didalam rongga mulut Ani. Selama sepuluh menit Tomi menjejali mulut gadis itu dengan batang kemaluannya. Puas dengan itu kemudian Tomi mengeluarkan kemaluannya dari mulut gadis itu. Ani langsung mencoba berteriak tapi Tomi cepat-cepat membekap mulutnya dan berkata, "Diem lu, jangan berteriak atau gue bunuh kamu?", sambil menempelkan pisau lipatnya. Ani terdiam karena takut ancaman itu. Dan hanya bisa menangis sampai gadis itu kelelahan dan lemas. Setelah sejenak menikmati wajah Ani, kini Tomi menurunkan celana dalam putih Ani dan melemparkannya ke lantai, Anipun hanya bisa pasrah tanpa perlawanan. "Gile, memek elo bagus banget... waw indah sekali...?" bisik Tomi kepada Ani. Memang gadis seusia Ani memiliki kemaluan yang indah, masih perawan, bulu-bulunyapun tipis dan halus-halus tumbuh rapih berjajar disekitar lobang vaginanya. Kedua tangan Tomi kembali meremas-remas payudara gadis itu. Ani menjerit-jerit ketika Tomi memijat-mijat putting susunya. Kembali Ani berteriak lagi, kembali pula Tomi ancam Ani "Lu bisa diem ngga...!?". "Sekarang, Lu harus nyobain kontol gue ini...pasti nikmat.?" Tomi berkata. "Kita jadikan malam ini sebagai malam pengantin kita, hahaha...", sambungnya. "Jangaaan pak... oouuhh... jangaaan, ...ampuunn pakk... ? Ani memelas. Tapi Tomi tak peduli dengan ucapan gadis itu. Diapun jongkok didepan Ani, dia angkat pahanya dan melebarkannya. Kepala Tomi menunduk memperhatikan kemaluannya Ani yang ditumbuhi bulu-bulu tipis. Kepalanya bergerak dan mulutnya mulai menjilati kemaluan gadis itu. Mendapatkan perlakuan itu badan Ani langsung menggeliat-geliat suaranya terengah-engah merasakan kemaluannya kegelian karena dijilati. Hanya suara erangan gadis itu saja yang terdengar, "Ehhmmhh... engghh... ouuhhh... oohh... dst". Sementara mulut Tomi terus menjilati kemaluan Ani, tangannya bergerak ke atas dan memijat-mijat payudara Ani serta mempermainkan putting susu gadis itu.. Ani menggeliat antara sakit, geli dan takut. Tiba-tiba Ani mengangkat pinggulnya dan mendesah lemah. Rupanya Gadis itu telah orgasme. Dari vagina gadis itu keluar cairan. Ketika melihat bibir vagina gadis itu telah basah, cepat-cepat Tomi mengarahkan kontolnya yang sudah menegang dan mendekatkannya ke bibir vagina gadis itu. Sambil memegang pinggul gadis itu, Tomi melesakkan batang kemaluannya. Dan..."Aahhh... sssakittt... oouughhh... a.. ammpunn... pak.. oouhhh...", Ani merintih tajam tubuhnya menegang kaku menahan rasa sakit dipangkal pahanya. Walaupun dengan susah payah akhirnya Tomi berhasil menanamkan batang kemaluannya masuk amblas ke dalam lubang kemaluan Ani. Ani menjerit kesakitan, badannya meregang kesakitan. Sejenak Tomi merasakan kenikmatan hangatnya lobang kemaluan Ani dan merasakan denyut-denyut dinding kemaluan Ani serasa memijat-mijat batang kemaluannya. Akhirnya Tomipun mulai mengerakkan kemaluannya maju mundur. Tangannya memegang pundak gadis itu sedang mulutnya menciumi bibir dan pipi Gadis itu. Ani mendesah-desah dan mengerang-erang membuat Tomi semakin bergairah dan mempercepat gerakan memaju-mundurkan kemaluannya itu. "Oohh... oouufffh... ooouuh... aahh... dst", Ani mengerang-ngerang. Tubuh keduanya telah dibanjiri oleh peluh seolah-olah mereka sedang mandi. Puas dengan posisi itu kini Tomi mencabut kemaluannya dan membalikkan tubuh Ani. Dan memposisikan tubuh telanjang gadis itu seperti Anjing. Dari arah belakang kembali Tomi menghujamkan kontolnya yang kini ke dalam liang dubur gadis itu. "Aaakhhh...!!!", Ani kembali memekik kesakitan, badannya kembali mengejang keras menahan sakit yang teramat sangat ketika liang anusnya dibobol oleh kemaluan Tomi. Setelah tertanam, Tomi kembali memompa dengan gerakan yang semakin cepat. Kedua tangan Tomi yang besar semakin kasar meremas-remas susu gadis itu. Ani semakin mengerang-ngerang kesakitan. Tapi Tomi tak peduli. Terus saja Tomi maju mundurkan pinggulnya dengan cepat. Sadar dirinya akan mencapai klimaks, Tomi mencabut batang kemaluannya dari lobang dubur Ani. Setelah itu dihempaskannya tubuh Ani hingga kembali terlentang. Kembali Tomi menancapkan batang kemaluannya didalam liang vagina Ani yang telah dibasahi oleh cairan kewanitaannya yang bercampur darah perawannya. Bless...batang kemaluan Tomi menghujam masuk tanpa kesulitan, kembali digenjotnya tubuh Ani dengan cepat dan kasar, sampai-sampai dada Tomi menghantam-hantam wajah Ani yang meringis-ringis kesakitan. Kini Tomi menggoyang tubuh Ani dengan hebat hingga tubuh Ani terbanting-banting disodok oleh Tomi. Sampai akhirnya saat yang ditunggu-tunggu oleh Tomi, kini tubuh Tomi mengejang, wajahnya menyeringai menengadah keatas, otot-ototnya mengeras dan akhirnya dia menyemprotkan spermanya di vagina gadis itu, Croottt... crrottt... crrottt... jumlahnya banyak sekali. "Oogghhh... ahh...", Tomi memekik puas sambil terus menyemprotkan spermanya memenuhi rongga vagina Ani sambil kedua tangannya mencengkram erat pinggul Ani. Anipun tiba-tiba mendesah panjang... "ooouuuuhhgggg...", sambil menerima tumpahan sperma Tomi yang melimpah ruah itu hingga meluber keluar dari sisi-sisi rongga kemaluannya badannyapun mengejang dan bergetar, sepertinya diapun mengalami ejakulasi sesuatu yang baru dialaminya seumur hidup. Beberapa detik kemudian setelah sama-sama mengalami orgasme tubuh kedua insan itupun melemas, tubuh Tomi jatuh menindih tubuh Ani. Kini hanya suara nafas kedua insan itu yang saling memburu menghiasi akhir dari pergumulan itu. Setelah diam selama 15 menit, Tomi kemudian bangkit dari atas tubuh Ani serta melepaskan kontolnya, "Ooohhh...", Ani mendesah panjang disaat Tomi mencabut batang kemaluannya yang beberapa menit lamanya mengisi rongga kemaluannya. "Sayang... gimana rasanya ? enak kan ?", tanya Tomi kepada Ani. Anipun diam seribu bahasa dan memalingkan wajahnya dari pandangan Tomi. "Ayo sini sayang ada lagi tugas buat kamu...", ujar Tomi serta meraih dan mengangkat kepala gadis itu untuk kemudian memaksa Ani menjilati batang kemaluan Tomi yang masih basah oleh sperma dan darah. Anehnya Ani hanya pasrah dan menuruti saja perintah Tomi tadi secara perlahan-lahan diraihnya betang kemaluan Tomi yang kembali menegang itu dan kemudian dijilat-jilat serta dikulumnya batang kemaluan Tomi bak makan permen sampai bersih. Setelah selesai dan merasa puas, Tomi bangkit dan membiarkan tubuh Ani yang telanjang itu terjatuh lemas. Tomi bergerak mendekati Ani yang masih lemah dan membisikkan kata-kata mesra di telinganya " Kamu hebat sayang... aku cinta sama kamu". Karena dilihat Ani terkulai lemas dan sepertinya tertidur karena kecapaian, maka Tomi memutuskan untuk meninggalkannya dulu. Tomi ingin melihat kegiatan di ruangan lain dimana tadi terjadi pembantaian itu. Sesampainya dirungan yang ditujunya mata Tomi terbelalak ketika melihat pemandangan yang ada diruangan itu. Teman-temannya nampak tidur tiduran sambil melepas lelah setelah membantai Dina yang tubuh telanjang Dina nampak tergeletak dengan posisi telentang dilantai, kedua kakinya mengangkang lebar dengan lutut tertekuk. Setelah diamati dari dekat oleh Tomi ternyata kondisi Dina sangat mengenaskan dia telah diperkosa secara buat oleh teman-temannya, mulutnya dipenuhi oleh cairan sperma yang mengental sampai meluber disekitar mulut dan pipinya. Rupanya oleh teman-temannya Tomi Dina dipaksa melakukan oral sex dan mereka telah menumpahkan spermanya didalam mulut Dina. Matanya nampak sayu serta nafasnya terdengar pelan terengah-engah. Kuturunkan tatapan mataku keseputar payudaranya yang berukuran tidak begitu besar, disitu terdapat banyak bekas-bekas gigitan dan salah satu putingnya nampak berdarah, disitu juga terdapat tumpahan sperma yang telah mengering. Dan akhirnya kutatap kemaluan gadis itu, kondisinya rusak parah, kemaluannya sudah memerah dan membengkak, banyak ceceran darah dan sperma didaerah itu. Tomi menggeleng-gelangkan kepalanya melihat kondisi Dina. Tiba-tiba Asep bangkit dia menyalakan rokoknya dan kemudian menyelipkannya dibibir kemaluan Dina. Tomi dan Aseppun tertawa terbahak-bahak, "Kasihan dia sudah bekerja keras memuasin kita-kita orang ini, aku kasih dia rokoklah", ujar Asep. "Eh sebentar gwe mau kencing dulu", ujar Asep berjalan meninggalkan ruangan pembantaian Dina sambil mengakhiri tawanya. Diruangan itu pula Tomi bergerak kearah tumpukan pakaian Dina yang berserakan dilantai, dia rupanya tertarik dengan tas punggung Dina. Dengan rasa penasaran dia buka-buka isi tas Dina, membaca buku hariannya, membuka-buka dompet Dina, memerika ponsel milik Dina, kurang lebih 5 menit lamanya dia buka-buka itu semua. Sedang asyik-asyiknya dia membuka-buka buku Dina, tiba-tiba dia dikejutkan dengan teriakan diruangan samping. Serta merta dia berlari menuju kearah situ. Kembali mata Tomi terbelalak serta menggeleng-gelengkan kepalanya tatkala melihat Asep ternyata tengah asyik menyetubuhi Ani. "Sss... sorry.. b.. boss.. gwe kagak tahan... lihat cewek cantik ini...", ujar Asep sambil terus memompakan kemaluannya didalam kemaluan Ani. "Oouuhhh... aaahhh... jj... jangann... kasar... kassarr... oohh... oohh...", Ani kembali merintih-rintih sambil tubuhnya terhempas-hempas sebagai akibat sodokan-sodokan keras Asep. "D.. diem... luh... rasain... aja.. kontol gue... inii... aakkhh... akhh.. fuck ! ohh... fuck...!!", ujar Asep sambil terus menggenjot tubuh Ani. "Akhh... oouhhh... oh... a.. ampunn... oohh...", Ani merintih-rintih dengan tubuh yang terhempas-hempas wajahnya meringis menahan rasa ngilu diselangkangannya. Sepuluh menit lamanya tubuh Ani disetubuhi oleh Asep, hingga akhirnya Asep memuntahkan spermanya di lubang kemaluan Ani. Asep terlihat sangat puas sekali dan diapun kemudian menjatuhkan dirinya disisi Ani yang kembali tubuhnya melemas. Waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam saat mereka tersadar akan waktu yang semakin mepet, tidak terasa sekian lamanya mereka mengerjain kedua gadis itu serasa waktu berlalu cepat. Tiba-tiba birahi Tomi bangkit kembali, didekatinya kembali tubuh Ani yang tertidur kerena kecapaian itu dan dibangunkannya Ani dari tidurnya. "Hoeii bangunnn...", bentak Tomi kepada Ani. "Oohhh...", Anipun terbangun. "Sayangku... layanin aku lagi ya...", bisik Tomi dengan tersenyum. "Pedangku udah bangkit lagi nih...gara-gara kamu sih yang menggairahkan sekali...", lanjutnya. Mimik wajah Anipun berubah menjadi cemas, matanya mulai berkaca-kaca. "Pak.. Tomi... Ani udah engga kuat pak... rasanya sakittt... sekali... jangann... pak.. tolong...", ujar Ani dengan suara yang lirih. "Peduli setan ", balas Tomi seraya memposisikan dirinya diatas tubuh Ani. "ooohhh... oohh...", Ani mendesah panjang tatkala Tomi menanamkan kembali kemaluannya didalam lobang kemaluannya. Kembali tubuh Ani digenjot, disetubuhi secara kasar oleh Tomi. Ani hanya bisa pasrah, air matanya berlinangan, tubuhnya lemah hanya mengikuti irama gerakan dari Tomi yang tengah menyodok-nyodokkan kemaluannya. Dan setelah beberapa menit lamanya Tomi kembali berejakulasi dilobang kemaluan Ani cairan hangatnya menyembur membasahi rahim Ani. Rasa puas nampak di raut wajah Tomi, "Hahaha...akhirnya aku berhasil mendapatkanmu gadis cantik". "Gue mau tanya ke elu yang terakhir kalinya, mau engga elu jadi istri gue hah ?" Ani hanya diam membisu sambil menangis. "Kalo elu engga mau, gue suruh temen-temen gue perkosa elu sampai mati !", ancam Tomi. "Inget memek elu udah gue siram ama peju gue, dan sebentar lagi elu hamil", ujar Tomi. Kurang lebih setengah jam lamanya Tomi "merayu" Ani, kadang terdengar bentakan-bentakan, kadang Tomi menampar wajah Ani, kadang dengan kata-kata halus, yang jelas Tomi terus meneror hati Ani. Rupanya bujuk rayu dari Tomi tak membuahkan hasil sementara waktu sudah menunjukkan pukul 2 dinihari. Akhirnya Tomi mempersilahkan teman-temannya untuk "mencicipi" tubuh Ani. "Rasain tuh kontol-kontolnya temen-temen gue biar mampus elu, cewek sombong !", ujar Tomi dengan mencibir. Tanpa membuang waktu lagi keempat teman Tomi mulai menjamah tubuh Ani. Mereka mulai memperlakukan Ani seperti Dina. Mulai dengan Afung yang langsung menyodomi Ani setelah itu vagina Ani kembali dihajar oleh kemaluan milik Ujang, juga mulut Ani dipaksa mengulum batang kemaluannya Cecep dan setelah berejakulasi menelan spermanya, terakhir ketika Ani telah kepayahan Asep kembali menyetubuhi Ani. Kini keadaan Ani tidak jauh beda dengan Dina, seluruh wajah badan dan kemaluannya yang telah membengkak penuh dengan cairan sperma. Kini waktu telah menunjukkan pukul 4 pagi, seluruh pemerkosa tadi telah berpakaian lengkap dan rapi. Sebelum mereka pergi, mereka menggotong tubuh Ani untuk disatukan dengan Dina. Kedua tubuh yang tak berdaya itu kini tergolek lemah, keduanya diposisikan terlentang sejajar dengan kondisi tubuh mereka yang telanjang bulat. Sebelum pergi Tomi mengecup kening Ani dan Asep kembali menyelipkan sebatang rokok yang menyala dikemaluan Ani juga Dina. Dengan diiringi tawa serta canda kelima pemerkosa itu pergi meninggalkan rumah kosong tempat dimana tubuh Ani dan Dina tergolek pingsan. Incoming search terms: * [535]kumpulan cerita dewasa ngentot digubuk dekat hutan (2) * [536]Cerita tempek dihajar kontol (1) * [537]demi kontol aku cewek pamer nonok mau di caci maki pria (1) * [538]gara gara tidur ngangkang jdinya di entot (1) * [539]gara2 nginap di hotel akhirnya memek dipenuhi peju (1) * [540]ibu digilir kontol 20cm (1) * [541]kelentit 17 tahun girl sport (1) * [542]www cerita dewasa nikmatnya ngentot di pohon bambu (1) Written on October 12th, 2011 , Uncategorized Tags: [543]19 tahun, [544]Asep, [545]batang, [546]bisa, [547]caci, [548]cerita seks, [549]cerita sex indonesia, [550]dari, [551]Diperkosa, [552]dirinya, [553]gue, [554]hanya, [555]itu, [556]kasar, [557]kemaluannya, [558]kemudian, [559]ketat, [560]kulit putih, [561]magang, [562]mahasiswi, [563]malam, [564]memegang, [565]menegang, [566]mojang bandung, [567]mulai, [568]nampak, [569]perguruan tinggi negeri, [570]Preman, [571]rajin, [572]rawan, [573]sambil, [574]segan, [575]setelah, [576]situs cerita sex, [577]situs cerita sex indonesia, [578]Tak, [579]terkenal, [580]tubuhnya, [581]vagina, [582]wajah [583]Gairah Sex Tante Girang [584]Gairah Sex Tante Girang [585]Gairah Sex Tante Girang Kisah cerita ini kualami baru 2 bulan yang lalu, dan ini merupakan pertama aku melakukan hubungan badan dengan seorang wanita. Tepatnya dengan seorang [586]tante, panggil saja namanya tante Vena, dia seorang [587]janda yang ditinggal mati suaminya sekitar 4 tahun yang lalu, umur tante Vena sekarang 31 tahun, mempunyai seorang anak yang masih kecil. Dia sebenarnya sering sekali datang ke Jakarta, dan memang mempunyai sebuah rumah disini, serta mempunyai seorang anak angkat yang juga merupakan anak dari kakaknya. Namanya abdi, dia juga sedang kuliah dan tinggal di kos yang sama denganku, tapi dia lebih muda dariku 2 tahun. Kami lumayan akrab, sehingga kami sering keluar atau pergi jalan bersama. [588]FREE photo hosting by XTREMEupload <a href= Free Image Hosting Server" /> Gairah [589]Sex Tante Girang Perkenalanku dengan tante Vena, adalah ketika kunjungannya ke Jakarta, karena sebenarnya dia berasal dari Kalimantan. Pada waktu itu, [590]aku diajak makan siang bersama oleh abdi, dan katanya ada tantenya yang datang ke Jakarta bersama anaknya. abdi berjanji untuk bertemu tantenya di sebuah mall yang cukup terkenal di Jakarta. Setelah menunggu selama hampir setengah jam, akhirnya kami bertemu dengan tantenya. Pertama kali melihat tantenya, pandanganku seperti tidak bisa ketempat lain lagi. Aku begitu terpesona melihat penampilannya, begitu rapi, cantik dan seksi. Mukanya yang putih dan mulus, rambutnya yang panjang terurai, membuatnya terlihat begitu merangsang, serta tubuhnya yang langsing, pinggang yang ramping, dan ukuran tubuh yang tidak terlalu tinggi, mungkin sekitar 160cm. Dadanya yang montok, besar dan kencang, mungkin sekitar 34D, ditambah lagi dengan memakai kemeja putih ketat dengan kancing bagian atas yg dibuka, sampai buah dadanya yang besar itu terlihat begitu indah dan montok, tampak menyembul, seperti mau keluar dari pakaiannya. Pantatnya yg bulat dan kecil itu, terlihat begitu padat. Adik kecilku bahkan sempat menegang , karena melihat keseksian, keindahan, kemontokan tubuhnya, bahkan cara jalannya yang terlihat seperti di catwalk. Dalam diriku tidak berhenti memuja tubuh yang sangat seksi itu, dan betapa nafsu laki-laki aku muncul, karena itu kali pertamanya aku melihat pemandangan yang begitu merangsang. Jujur saja, aku sangat pengen meremas-remas dada dan bokongnya itu, tangan ku sudah gatal rasanya. Tapi aku masih bisa menahannya. [591]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Setelah itu kami berkenalan, tangannya yang kecil itu begitu lembut. Dan dilanjutkan dengan makan siang bersama, kami berbincang-bincang dan menjadi dekat, karena tante Vena orangnya gaul, jadi semua pembicaraan kami terasa nyambung. Selesai makan, kami diantar pulang ke kos oleh tante Vena. Sayang sekali aku tidak menanyakan no hpnya. Setalah hari itu, kami makin sering bertemu, karena tante Vena sering mengajak kami pergi makan dan jalan-jalan. Dan aku menjadi semakin menginginkan untuk menikmati tubuhnya itu. Tante Vena sering telpon-telponan denganku, kadang hanya untuk ngobrol saja, tapi tante Vena lebih sering menelponi aku daripada anak angkatnya. Bahkan sempat dia memintaku untuk menjadi anak angkatnya, tapi aku hanya menganggapnya basa-basi saja. [592]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Tak terasa sudah berapa kali kami bertemu, dan akhirnya aku menjadi benar-benar akrab dengan tante Vena.. dan tante Vena mengajaku untuk menginap ditempatnya. Semula aku menolak, tapi tante Vena tetap memaksa seperti anak yang manja, akhirnya aku terima ajakannya. Aku hanya pura-pura menolak, tapi sebenarnya aku mau menginap ditempatnya. Malam itu, aku dan tante Vena duduk-duduk di lantai teras rumahnya di lantai atas. Angin malam yang menyejukkan, dan suasana yang tenang, membuat kami merasa lebih santai. Ketika itu anak-anaknya sudah tidur. Karena aku dan tante Vena sudah akrab, maka aku memberanikan diri bertanya-tanya sesuatu yang "nakal". "tante ngga ngerasa kesepian, kalau malem-malem ga ada yang temenin tidur.. hehe..", candaku pada tante Vena.. sebelumnya tante Vena tampak terdiam tidak mau menjawab, hanya tertawa kecil, tapi akhirnya, "Nakal juga kamu ya.." "emang sih kesepian.. tapi mau gimana.. ga ada yang menghibur.. ", lanjutnya dengan sedikit mengeluh. "hahaha.. kalau tante bole.. aku mau menghibur tante..", candaku lagi. "haha.. emangnya kamu bisa apa.. belum ada pengalaman, trus ntar malah tante yang kecewa..", tanyanya, sambil memancingku. "iya.. tapi setidaknya aku pernah liat dan tau cara-cara ama posisi-posisi nya..", candaku dengan sedikit menantang. "yuk masuk aja.. tambah dingin aja nih di sini..", ajaknya dan mengubah topik. Dan kami pun masuk kedalam. [593]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Tante Vena memintaku mengunci pintu, setelah selesai menguncinya, ternyata tante Vena masih berdiri di sana. Kami bertatapan, cukup lama, tapi tidak berbicara satu katapun. Pikiran ku mulai kacau, dan berpikir yang tidak-tidak. Benar saja, tiba-tiba tante Vena memegang kedua tanganku, dan dengan senyuman nakal menarikku ke sebuah kamar, kamar yang disediakannya buatku selama aku menginap di tempatnya. Aku didorong ke ranjang, dan terduduk diatas ranjang yang lebar itu. Tante Vena langsung saja mendatangiku, meloncat dan duduk diatas pahaku, kedua tangannya memegang erat rambut belakangku. Dan dengan tiba-tiba tatapan matanya berubah menjadi tatapan nafsu yang sangat besar. "Tunjukin ke tante kalau kamu emang tau cara-caranya..", setelah itu langsung saja dia mencium bibirku dengan buasnya, tangannya yang memegang kepalaku bergerak-gerak memegangi dan menjambaki dengan kuat seluruh rambutku. Tubuh kami bergerak maju mundur mengikuti gerakan kepala kami. Lidahnya bergerak-gerak dengan cepat di dalam mulutku, aku membalasnya dengan menggerak-gerakan lidahku juga. Ternyata saat itu aku baru sadar bahwa [594]nafsu seks tante Vena ternyata besar sekali, dapat kulihat dari caranya, bagaimana tante Vena ingin melumat lidahku. Ketika lidahku masuk dan meraba-raba rongga mulutnya, giginya mengigit-gigit dan mengisap-isap lidahku seperti mau menelannya bulat-bulat, kami seperti sedang bermain pedang-pedangan dengan lidah didalam mulut kami. [595]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Aku sudah tidak berpikir apa-apa lagi, kecuali malam ini aku harus menikmati tubuh tante Vena sampai puas, akan kulampiaskan semua nafsuku yang tertahan selama ini pada tante Vena. "emmm.. emmmm.. ssshhh..aaahh.. ssshh.. aaahh..", suaranya mendesah. Ketika sekali-sekali tante Vena mengigit bibir bawahku, aku gigit pula bibir atasnya. Begitu juga ketika tante Vena mengigit bibir atasku, maka aku menggigi bibir bawahnya. Kupegang kedua pahanya, kuleus-elus bagian dalam serta luarnya, sampai akhirnya aku menaikan kedua tanganku dan mencengkram sekuat-kuatnya kedua pantatnya yang bulat itu. "ahhh....", teriakannya kecil. Tangan kananku memeluk erat-erat pada pinggangnya yang ramping itu, sampai buah dadanya itu terjepit diantara tubuh kami. Karena aku ingin merasakan kedua buah dadanya menempel didadaku, Begitu besar, begitu empuk, dan betapa dapat kurasakan kedua putingnya mengeras di dadaku. Tangan kiriku tetap memegang kedua pantatnya itu, kumasukkan tanganku kedalam celana karetnya, berulang kali aku meremas-remas pantatnya itu dengan kuat-kuat, lalu kuelus-elus dan kuraba-raba, "aaahh..", suara itu yang sangat ingin aku dengar dari mulutnya. Akhirnya kumasukkan jari-jariku kedalam belahan kedua pantatnya. Dengan jari-jariku dapat kurasakan hangat disekitar lubang pantatnya itu. Aku bermain-main dengan jari-jariku dan aku gelitik-gelitik luang duburnya itu, dan terasa tubuhnya berkejut-kejut kegelian, tangan kanannya memegang kuat-kuat pergelangan tangan kiriku untuk menahan rasa geli jari-jariku di duburnya. Jariku dapat merasakan bagaimana duburnya mengejang kegelian. Setelah cukup lama kami berciuman, tante Vena melepaskan bibirku, lalu dia berdiri dan membuka baju, celana dan CDnya. Dan kulihat pemandangan yang begitu menakjubkan ketika tante Vena mengangkat kedua tangannya, dadanya yang besar itu ikut terangkat, lalu turun dan begoyang-goyang, ahh... betapa beruntungnya aku dapat melihatnya dengan begitu dekat. [596]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Aku tidak malu-malu lagi, maka kulepas juga semua pakaianku, sampai kami benar-benar telanjang bulat. Aku tak sempat melihat semua bagian tubuhnya, tapi yang pasti bulu-bulu di sekitar memek tante Vena itu telah dicukur habis, membuat memeknya terlihat lebih bersih dan lebih segar. Adikku sudah mencapai 80%. "dicukur tante..?", tanyaku, tante Vena hanya membalas dengan senyuman dan tidak berkata apa-apa. Setelah itu kami lanjutkan lagi ciuman kami, semakin lama mulut kami semakin penuh dengan ludah kami yang telah bercampur, begitu kental, begitu nikmat, dan begitu banyak sampai menetes keluar dari sela-sela mulut kami, dan sampai aku merasa seperti sedang meminum segelas air ludah kenikmatan bersama-sama tante Vena. Tiba-tiba tante Vena menyedot semua ludah-ludah itu kemulutnya dan melepas mulutku. Dengan tatapan mata dan senyuman yang nakal, tante Vena mengeluarkan air ludah itu, membiarkannya mengalir seperti air terjun, dari mulutnya ke dagunya, lehernya, membasahi dadaku dan dadanya, dan akhirnya turun sampai ke pangkal paha kami, membuat gesekan tubuh kami terasa menjadi lebih licin. Melihat itu, mulai kuarahkan kepalaku untuk menjilati air ludah, tapi tidak kutelan, mulai dari sudut-sudut bibirnya, lalu dagunya, lehernya, betapa air ludah itu terasa lebih nikmat, karena telah bercampur dengan keringat tante Vena. Kubungkukkan badanku sedikit, sehingga mendorong tubuh tante Vena sedikit kebelakang, dan akhirnya mukaku sampai tepat didepan dadanya, "besar banget tante..", kataku spontan, aku tidak melihat matanya, tapi aku tahu kalau dia tertawa gembira. [597]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Kubaringkan badanya ke ranjang, tante Vena dibawah dan aku diatas menindihnya. Lalu kuciumi, kusedot-sedot dan kugigit-gigit kecil puting susunya, tanganku meremas dadanya yang lain, jariku secara refleks mulai memutar-mutar dan mencubit-cubit kecil puting susunya. "aaahh..", desahnya.. Kubuka mulutku selebar-lebarnya dan dengan sedikit memaksa aku mencoba "memakan" dadanya sebanyak mungkin. Aku ingin "menelan" semua dadanya. Kuremas, Kugigit, kujilat dan kusedot, semua itu kulakukan berulang-ulang kali sampai aku puas. "ssshhh..aahhh..aah..aah..", desahannya semakin membuat nafsuku menggebu-gebu. Setelah puas dengan dadanya, aku mulai turun menciumi perutnya, menjilat-jilat pusarnya, kedua tanganku tetap memegangi dadanya, tangan tante Vena tetap memegang kepalaku, mengikuti kemana kepalaku bergerak. Akhirnya aku sampai di depan mem*knya, yang ternyata sudah basah, aku mencium bau harum dan lembut dari mem*k dan disekitar pangkal pahanya. [598]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Aku sudah tidak tahan lagi, langsung saja kujilat dan kugigit-gigit kecil klit nya, aku memainkan lidahku dengan cepat di duburnya, naik-turun dari pantat ke klitnya, berulang-ulang sampai daerah itu basah oleh ludahku. "aaaaaaaaahhhh...........", suara desahannya yang rendah, dan semakin kuat tante Vena menjambak rambutku. Kujilati memek nya seperti sedang menjilat es krim, es krim yang tidak akan pernah habis. Setelah itu aku belutut di ranjang dan mengangkat pantatnya tinggi-tinggi, sehingga kedua lututnya berada di dekat dengan kepalanya, selama dalam posisi kepala dan kaki dibawah tapi pantatnya terangkat seperti itu, kedua tangannya hanya bisa memegang pantatnya, menarik kekanan dan kekiri, sehingga lubang vagina dan lubang pantatnya dapat kulihat dengan jelas. Tangan kiriku memegang perutnya, dengan badan kutahan punggungnya supaya posisinya tidak berubah. Dan dengan jari tengah serta telunjuk tangan kanan, kumasukkan kedalam vaginanya, kedua jariku bermain-main, berputar kiri-kanan, dan keluar masuk di lobang vaginanya. "aaaahh... aaaahh..aaaahhh.. eennaaaakkk...", kata tante Vena sambil memejamkan mata, membuatku semakin bersemangat memainkan vaginanya. [599]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server "jangan berhentii.... trussss.... aaaahh..." Setelah cukup lama aku bermain-main dengan mem*knya, akhirnya tubuh tante Vena seperti kejang-kejang, dan bergerak-gerak dengan cepat serta kuat, sampai aku sedikit kewalahan menahan posisinya. "aaaah.. aaaa..aaaaaaaaaaaaahh..", kata tante Vena, sembari tubuhnya mengejang-ngejang, lalu keluar cairan putih kental yang cukup banyak dari dalam vaginanya, membasahi tanganku dan daguku, dan menyebar ke dadaku dan perutnya, aku tidak tahu cairan apa itu, baunya pun tidak begitu sedap. "haah.. hah.. hah..hah..", suaranya kecapekan, disertai keringat yang bercucuran dan tubuhnya mulai melemas. Tangannya pun jatuh terkulai keranjang, tante Vena terlihat seperti orang yang sudah KO. "Jilatin franss... jilatin yaa.. sampe bersih...", kata tante Vena dengan manja.. Semula aku tidak mau, tapi setelah mendengar permintaan manja tante Vena, akhirnya kulakukan juga. Padahal penisku saja belum kumasukan kedalam vaginanya, tapi tante Vena sudah kecapekan. Tapi aku juga sebenernya sudah kecapekan berada di posisi seperti itu, tanganku sudah pegal-pegal, tapi nafsu dan semangatku masih besar, karena aku belom puas, jadi tidak boleh putus di tengah jalan. "hahh.. franss.. jari kamu bener-bener nakal..", katanya terengah-engah. "sini frans..", panggilnya sambil menarik kepalaku mendekat ke mukanya. Dengan begitu aku menindih badannya, dadanya yang besar itu mengganjal tubuhku, dan kubiarkan juga penisku terjepit diantara tubuh kami. Aku dapat merasakan detak jantungnnya, desahan nafasnya yang telah kecapekan. Kedua tangannya melingkar memeluk leherku, kakinya juga mengangkat dan melipat di punggungku. Tanganku memegang pinggangnya, meraba-raba dari atas ke bawah, dan satunya lagi mengelu-elus rambutnya yang panjang dan terurai itu. Tubuhnya benar-benar dibasahi oleh keringat. Aku sengaja menggerakkan tubuhku maju-mundur, sengaja membuat penisku yang masih tegang itu mengosok-gosok mem*knya, sengaja kuraba-raba pinggiran dadanya yang ikut berbergerak maju mundur, kulakukan supaya dapat membuatnya bernafsu lagi. "frans, tante suka banget cara lu ngobokin [600]vagina tante..", kata tante Vena memujiku "jadi gimana.. tante puas ga..", tanyaku. "puas banget.. baru begitu aja tante uda kecapekan..", katanya sambil memegang pipiku dan menatap mataku dalam-dalam. "tapi tenang aja.. tante masi kuat kok..", lanjutnya menggoda. Tanpa banyak bicara lagi, langsung saja aku mencium bibirnya.. Petandan mulainya ronde kedua. "hhmmppp... hmmppp.. hemmmpp...", desahannya menjukkan bahwa tante Vena masih bernafsu. Perlahan-lahan aku mulai merasakan putingnya mengeras kembali didadaku, tangan dan kakinya memeluk tubuhku dengan lebih erat. [601]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Tampaknya memang benar, nasfu dan stamina tante Vena sudah kembali. Cukup berapa menit saja, dan air ludah mulai memenuhi mulut kami. Tante Vena mendorong tubuhku kesamping, dan kamipun berganti posisi, aku dibawah dan tante Vena diatas. Disedotnya kembali semua air ludah itu, perlahan-lahan tante Vena menegakkan badannya. Tante Vena pun melakukan hal tadi, mengeluarkan air ludah itu sedikit demi sedikit ke dadaku, perutku, lalu akhirnya membanjiri tubuhnya sendiri, air ludah itu terus turun dengan cepat sampai membasahi penisku yang berada terjepit diantara bagian dalam pangkal pahanya dan tubuhku. Dengan senyuman dan tatapan mata nakal, tante Vena memundurkan tubuhnya, lalu membungkuk, sambil memegang penisku, tante Vena menumpahkan sisa air ludah itu ke penisku. "wow.. lumayan juga punya kamu yaa...", katanya dengan bernafsu, sambil memegang erat penisku. "tadi sudah giliran kamu.. sekarang giliran tante buat kamu kecapekan..", setelah itu, tante Vena mulai mengecup kepala penisku. Tangan yang satunya memegang, memainkan dan menekan-nekan, bahkan kadang digenggamnya dengan kuat buah pelirku. "Aaah...", kataku karena rasa nyeri di buah pelirku. Dengan posisi kakiku yang terbuka lebar, tanpa banyak bicara lagi, tante Vena dengan tatapan nakalnya mulai menjilati dari pangkal batang sampai keujung penisku. Tanganku memegangi rambutnya, karena aku ingin melihat pemandangan yang tak ingin aku lewati, bagaimana tante Vena menjilati penisku dengan nafsunya. Digititnya kecil ujung penisku, rasanya geli sekali. Dikulum-kulumnya penisku, dijilatnya seperti sedang menjilat batang eskrim kenikmatan yang tidak akan pernah habis. Sekarang giliran buah pelirku ikut di"makan"nya, dimasukkan kedalam mulutnya bersama dengan bulu-buluku. Lidahnya bermain dengan cepat didalam mulutnya, sesekali pelirku seperti sedang dikunyah oleh tante Vena. "aaahh..", teriakku kecil, menahan sakit. Penisku sudah basah sekali oleh air ludah tante Vena, nafsunya seperti sudah tidak tertahan lagi. Penisku teraa panas gara-gara bergesekan dengan mulut dan tangannya. Kepalanya naik turun dengan cepat diikuti dengan tangannya. Sesekali kepala penisku ditarik dengan kuat oleh giginya. Geli sekali. Cukup lama tante Vena bermain-main dengan penisku, kira-kira hampir setengah jam, akhirnya aku sudah tidak tahan lagi. "aaaaa.. tanteeeee...", teriakku panjang. Mendengar seperti itu, tante Vena makin mempercepat gerakan mulut dan tangannya. Otot kakiku sudah mengejang menahannya, akhirnya.. crrttt.. crrttt.. keluar juga spermaku. Tante Vena tidak mengeluarkan penisku dari mulutnya, dengan nafsu tante Vena menjilati semua spermaku, tidak dibiarkannya setetespun mengalir keluar. Semuanya ditelan tanpa sisa, bahkan penisku masi disedot-sedotnya. Begitu bernafsunya sampai tante Vena terlihat seperti wanita yang benar-benar kehausan akan spermaku. "aaahh.. punya kamu hangat sekali rasanya.. nikmat banget..", kata tante Vena. "ha ha.. sekarang kita satu sama..", lanjutnya dengan gembira, sambil menindih badanku. Kami berpelukan diranjang, meraba-raba tubuh. Kuelus pahanya yang mulus, sedangkan tante Vena mengelus-elus perut dan dadaku. Kami bertatapan dan memuji. "enak sekali tante.. tante jago banget..", kataku, menikmati bagaimana enaknya pengalaman dioral oleh seorang wanita cantik. "kamu juga hebat.. tante suka de sama kamu.. bisa tahan selama itu...", balasnya nakal. [602]FREE photo hosting by XTREMEupload Free Image Hosting Server Aku begitu lelah, rasanya sudah tidak ada tenaga lagi. Aku melihat tante Vena, tampaknya ia juga dalam keadaan yang sama denganku. Tak banyak bicara, tante Vena mengecup dahiku. "kita bobo dulu aja ya sekarang.. tante pengen lanjut tapi lemes banget rasanya..", katanya. "iya tante.. aku juga capek banget.. tante emang top..", balasku. Tampak tante Vena tersipu malu dan tertawa kecil. Sebenernya nafsuku masih besar, tapi keadaan tubuhku tidak memungkinkan. Aku juga tidak mau memaksa tante Vena yang sudah sangat kecapekan. Begitu lemas, akhirnya kami tidur berpelukan, menghangatkan. Kupeluk erat-erat tubuh tante Vena seperti sedang memeluk bantal, aku masih ingin merasakan dadanya yang besar itu. Dengan pahanya tante Vena mengelus-elus pahaku. Aku merasa senang sekali mesikpun aku tidak puas malam itu. Incoming search terms: * [603]cerita panas ibu stw dan pemuda bertetangga (1) * [604]Cerita panas mama angkat ngetot sama anak angkat (1) * [605]gambar kontol kayak kobra (1) * [606]imagehosting bugil pembokat (1) * [607]khayalan ngesek denagan kristian ronaldo (1) * [608]ku raba vagina nenek (1) * [609]Mamaku langsing bikin ngaceng (1) * [610]Meki janda kurus (1) * [611]ternyata 34d (1) Written on March 16th, 2011 , Uncategorized Tags: [612]34d, [613]adik, [614]akrab, [615]anak angkat, [616]Janda, [617]kalimantan, [618]katanya, [619]keindahan, [620]kemon, [621]kisah, [622]kuliah, [623]lalu, [624]langsing, [625]menegang, [626]merangsang, [627]montok, [628]mulus, [629]rapi, [630]serta, [631]terkenal [632]Kumpulan Cerita Sex terbaru - Cerita Elena Ngentot Bacaan sex terbarbaru terus di mobile di [633]http://ceritasex.mobi Kira-kira sebulan sesudah pesta di kaki gunung Salak, selesai meeting di kantor, aku menerima message di voice mailku. Yang mengirim message seorang cewek, dia cuma memintaku supaya menelepon dia di 0816 xxyyzz. [634][LINK] [635]Elena 3gp Bokep Selesai meeting, aku langsung mendial nomer itu.., ternyata cewek itu Elena, dia yang jadi tuan rumah waktu pesta di kaki Gunung Salak itu, what a surprise!, Dia mengajakku untuk makan malam dan akhirnya kita janjian ketemu di Gondola Restaurant jam 8 malam. Malam itu, Elena datang dengan gaun yang aduhai, dia benar-benar membuatku berdebar-debar. Dengan potongan dada yang rendah, aku bisa melihat belahan dadanya yang putih dan di kanan kirinya menyembul buah dada yang cukup menantang, dia memakai BH yang tipis sehingga samar-samar putingnya terlihat menonjol di balik gaunnya. Rambutnya di sanggul, sehingga lehernya yang putih jenjang terlihat jelas. Gaun mininya yang ketat memperlihatkan pinggulnya yang padat dan aku tidak melihat garis celana dalamnya. Betisnya putih dan berbentuk seperti cerutu makin membuat darah laki-lakiku makin bergolak. Aksek di handphone [636]http://cerita17tahun.mobi/ [637]http://ceritasex.mobi/ [638]http://ceritangentot.mobi/ [639]http://ceritacinta.mobi/ Selesai makan, kuantar dia pulang ke apartemennya di Cipete. Di lift, begitu pintu tertutup, tiba-tiba saja dia memelukku dan berbisik. "Ndra, aku pingin merasakan kejantanan lu.., Vinda bilang lu hebat". Aku merasakan buah dadanya yang tertekan di antara tubuhku, dan kontan saja penisku berdiri. Elena ternyata merasakan juga penisku yang menegang, dia langsung meremas penisku sambil menyodorkan bibirnya yang merekah, langsung saja kusambar bibirnya dengan ciuman yang penuh nafsu dan tanganku mulai menjelajah buah dadanya. Aku remas buah dadanya dengan lembut dan aku merasakan desahan nafas Elena yang makin keras. Tidak lama kemudian pintu lift terbuka, dan kita berdua dengan terburu-buru langsung menuju kamar apartemen karena kita merasakan nafsu birahi yang rasanya sudah tidak tertahankan lagi. Setelah kita berdua masuk dan mengunci pintu, Elena langsung menciumiku dengan bertubi-tubi, tangannya langsung melepaskan sabuk dan celanaku. Sementara itu, aku juga berusaha melepaskan gaunnya dengan menurunkan ritsluiting di punggungnya. Setelah gaunnya lepas, aku melihat tubuh yang putih mulus, Elena ternyata tidak memakai celana dalam sehingga aku sekarang bisa melihat bibir vagina yang menggembung dan ditutupi oleh bulu-bulu yang tipis dan buah dadanya yang menonjol indah itu masih ditutupi oleh BH yang tipis. Tidak lama kemudian, aku merasakan jari-jarinya di penisku dan setelah itu Elena berjongkok dan memulai babak pemanasan dengan mengecup dan menghisap penisku dengan bibirnya yang mungil itu. Beberapa saat kemudian, kita berdua sudah telanjang total tanpa sebuah benangpun menutupi tubuh. Aku merasakan hisapannya di penisku makin menggairahkan. Pelan-pelan kuangkat dia supaya berdiri dan kurapetin dia ke tembok, kuhujani dia dengan kecupan di leher dan bibirnya. Sementara itu tanganku mulai bekerja di buah dada dan vaginanya. Tidak lama kemudian, Elena menggelinjang dan setengah berteriak "Ndra, setubuhin aku sekarang.., aku udah tidak tahan!". Kusuruh dia mengangkat kakinya, pada saat itu vaginanya terbuka, aku masukin penisku ke vaginanya yang sudah dipenuhi dengan lendir. Setelah itu aku suruh dia melingkarkan kedua kakinya di pinggangku dan kedua tangannya di leherku, kedua tanganku berada di pantatnya untuk mengangkatnya. Posisi kita persis seperti orang yang menggendong temannya, hanya saja penisku sudah tertancap ke vaginanya. Dengan tanganku yang ada di pantatnya, aku angkat dia naik turun sehingga kemaluan kita saling bergesek. Aku merasakan lubang vaginanya mulai basah lembab. Sambil menggendong Elena, aku jalan ke sofa dan akhirnya aku duduk di sofa yang empuk itu. Sekarang posisi Elena berjongkok di atasku dengan penisku masih di dalam vaginanya yang menggairahkan itu. Elena mulai menggerakkan badannya naik turun, seperti orang sedang berkuda sementara itu kedua tanganku mulai bekerja di payudaranya yang makin menegang itu. Makin lama gerakan naik turunnya makin cepat, sehingga penisku dan vaginanya bergesek makin keras, karena vaginanya sudah mengeluarkan cairan "pelumas", gesekan itu terasa nikmat dan membuat penisku makin keras. Kenikmatan gesekan ini ternyata membuat Elena menjerit-jerit kecil, "Ough.., ough.., ahh". Beberapa saat kemudian, gerakan naik turunnya bertambah pelan, seolah-olah dia ingin merasakan gesekan yang menimbulkan kenikmatan itu, penisku sekarang bergesek lembut dengan vaginanya. Aku tahu dia sebentar lagi orgasme, langsung saja bibirku bekerja di payudaranya, sambil kuremas pelan-pelan bibirku mengecup dan menghisap puting payudaranya. Kegiatanku ini ternyata membuat Elena makin tersenggal-senggal, "Ahh.., aauhhg.., terus `Ndra.., ohh". Tidak lama kemudian, Elena mengejang dan menjerit, "Ndra, aku tidak tahan lagi.., ohh.., uhff", dan aku merasakan penisku dibasahi cairan dari vaginanya. Elena merebahkan badannya di atasku, aku terus mengecup dan menjilati kedua putingnya dan celah-celah payudaranya. Tangan kiriku mengelus dan meremas rambutnya dan tangan kananku meremas-remas pantatnya yang kencang itu. Sesudah beberapa menit, aku bilang ke Elena, "Len, aku pingin nyetubuhin lu dari belakang, coba lu nungging di sofa". Tanpa banyak bicara, dia melakukan perintahku. Dia berdiri mengangkang dengan satu kaki ada diatas sofa dan badannya membungkuk dengan kedua tangan berpegangan di sandaran sofa. Kumasukkan penisku ke vaginanya dari belakang, aku merasakan vaginanya masih cukup lembab buat main satu ronde lagi. Aku pegang pinggangnya yang ramping dan aku mulai menggerakkan badanku maju mundur. penisku keluar masuk vaginanya, mula-mula dengan perlahan-lahan, makin lama aku tambah temponya. Badan Elena terguncang-guncang dan dia mulai mendesah-desah, "Ough.., Oohh.., Oughh.., lagi Ndra, lagi". Setelah kugoyang dengan cepat dan bertenaga, aku pelankan ayunan pantatku dan aku raih payudaranya untuk diremas-remas, sesudah itu aku naikkan lagi tempo keluar-masuknya penisku dari vaginanya dan akibatnya Elena menjerit-jerit lagi, "Uughh.., ughh.., Oughh..". Jeritannya ternyata makin membangkitkan nafsuku, sehingga kugoyang makin cepat dan makin bertenaga. Aku merasakan kenikmatan yang makin besar, tapi akibatnya Elena menjerit, "Ndra.., udah Ndra.., Ohh.., aku tidak tahan..". Akhirnya kulepaskan penisku dari vaginanya. Aku Rentangkan dia diatas karpet dan kubisiki, "Sorry Len.., aku belum orgasme juga nih, kita main sebentar lagi yaa!". Terus kutindih dia dan aku masukkan penisku lagi di vaginanya dan sekarang kita main dengan posisi konvensional. Elena cuma berbisik, "Pelan-pelan ya Ndra..". Sekarang aku merasakan kedua payudaranya yang menegang di dadaku, kedua tangan Elena memeluk punggungku dan aku mulai beraksi dengan menggerakkan pinggulku naik turun. Sementara itu mulut kita saling berciuman, dan lidah kita saling beradu mencoba saling membelit. Pantat Elena ikut bergerak seirama dengan gerakan pinggulku, sehingga aku merasakan kenikmatan yang luar biasa, kenikmatan yang akan membuatku orgasme. Beberapa saat kemudian, aku mendengar desah nafasnya yang mulai tidak teratur dan aku menaikkan tempo goyangan pinggulku. Aku juga merasakan vaginanya yang makin basah, badannya juga menggelinjang-gelinjang di bawah tekanan badanku dan tangannya mulai meremas rambutku. Makin lama desahannya makin keras, "Ahh.., emmhh.., Ndra, lagi.., oughh". Beberapa saat kemudian, Elena menjerit, "Ndra, aku tidak tahan lagi.., oughh", dan badannya mulai mengejang. Terus aku berkata, "Tahan dulu Len.., sebentar saja..", dan aku merasakan cairan maniku mulai mengalir di batang penisku, mendesak keluar dan aku pelanin goyangan pinggulku. Sesudah itu kutekan penisku dalam-dalam ke vagina Elena, dia mengejang dan menjerit, "Ouhh..", demikian juga aku. Elena mengejang dan memelukku kuat-kuat, air maniku menyemprot di dalam vaginanya dan kita berdua merasakan sensasi orgasme yang luar biasa. Cerita Seks Terbaru [640]http://ceritaseks.prohost.mobi/ Cerita Dewasa Terbaru Indo [641]http://ceritadewasa.prohost.mobi/ Cerita Ngentot Indo 2011 [642]http://ngentot.prohost.mobi/ Beberapa detik kemudian, kita berdua terkulai lemas tapi aku masih menciumi bibir dan lehernya dengan lembut. Tanganku mengelus-elus kedua payudaranya karena aku tahu setelah orgasme, wanita tidak ingin ditinggal begitu saja. Akhirnya Elena berbisik, "Pantes si Vinda lengket sama lu Ndra, lu ternyata memang hebat di ranjang". Sesudah itu kita berdua pergi ke kamar tidur buat beristirahat, mengumpulkan tenaga karena masih ada beberapa seks session lagi sebelum pagi tiba. Incoming search terms: * [643]cerita janda dada besar 38b (1) * [644]cerita ngentot abg penari erotis (1) * [645]Cerita seks tante dan keponakanku 2004 (1) * [646]cerita seru eten ngocok memek (1) * [647]Jilat puting aku ouhh memek (1) * [648]kukentot nenek dari belakang (1) * [649]Merasakan goyangan pinggulku (1) * [650]setubuhin adik (1) Written on February 21st, 2011 , [651]Cerita Elena Ngentot Tags: [652]3gp bokep, [653]aduhai, [654]bibirnya, [655]buah, [656]buah dada, [657]celana, [658]cerita sex, [659]ceritasex, [660]ciuman, [661]darah, [662]dia, [663]gaun, [664]gesekan, [665]gondola restaurant, [666]itu, [667]kemudian, [668]ketat, [669]kira kira, [670]kontan, [671]makan, [672]makin, [673]malam, [674]menegang, [675]mulai, [676]nafas, [677]nafsu, [678]penisku, [679]pesta, [680]samar, [681]sambil, [682]sanggul, [683]Sementara, [684]seperti, [685]Sex, [686]ternyata, [687]tiba, [688]untuk, [689]vaginanya, [690]xxyyzz, [691]yang [692]Dhea si pengerang... Dhea mengerang sadarkan diri. Kepalanya seakan-akan ingin pecah. Ia berusaha mengingat apa yang telah terjadi tapi tidak berhasil. Ia ingat pergi ke sebuah pesta dan bertemu dengan laki-laki kurus dan berusaha mendekatinya. Akhirnya ketika Dhea bosan ia pergi meninggalkan pesta tadi. Ia sedang berjalan menuju mobilnya ketika segalam tiba-tiba menjadi gelap. Dhea bangun dan duduk, sadar dirinya ada di sebuah bale-bale di sebuah rumah sederhana. Tidak ada lampu satupun tapi ia bisa melihat cahaya datang dari ruangan sebelah dan mendengar suara-suara. Seseorang masuk ke dalam ruangan itu dan berkata, "Sudah waktunya lo bangun cewek manis! Kita udah lama nunggu nggak sabar bersenang-senang sama lo!" Kemudian laki-laki itu berkata bahwa Dhea telah disergap dari belakang dan kepalanya dipukul hingga pingsan dan dibawa ke sebuah rumah kecil di dekat Pelabuhan Ratu, di sebuah desa kecil jauh dari manapun. Laki-laki itu mendekati Dhea dan berkata bahwa ia dan teman-temannya tidak segan-segan membunuhnya jika ia tidak menuruti semua perintah mereka. Mereka akan menyiksa Dhea dulu dan akan butuh waktu lama dan menyakitkan sebelum ia bisa mati. Ketakutan, Dhea berkata ia akan menuruti semua perintah mereka, dan laki-laki itu tersenyum. "Oke, masuk ke ruangan itu dan buka pakaian lo, semuanya!" Dhea berjalan perlahan masuk ke ruangan sebelah, masih pusing akibat pukulan di kepalanya. Nafas Dhea tersentak ke ia masuk ke ruangan itu. Ada 12 laki-laki di dalam ruangan itu. Semuanya berbadan besar dan kekar, melihat penampilannya mereka adalah buruh pelabuhan atau pabrik yang kasar. Mereka semuanya adalah laki-laki paling besar yang pernah dilihat oleh Dhea! Mereka mulai bersiul dan berkomentar sambil berseru kagum dan memanggil Dhea dengan julukan jorok ketika Dhea mulai melepaskan pakaiannya. Ketika buah dada Dhea yang kecil tapi padat dan bulat terlihat, ia bisa melihat seluruh penis laki-laki itu langsung menegang. Dan ketika vagina Dhea terlihat jelas, Dhea merasa dirinya akan mati ketakutan ketika melihat tatapan penuh nafsu dari wajah-wajah beringas di hadapannya. Ia sangat ketakutan membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya. Laki-laki pertama maju mendekatinya. Ia bertubuh hitam. Ia meremas buah dada Dhea dan menyuruhnya untuk berkeliling dan mengulum penis setiap orang di ruangan itu. Wajah Dhea memerah ketika ia mendekati laki-laki yang pertama. Laki-laki itu langsung memasukan penisnya ke dalam mulut Dhea dan langsung memompa keluar masuk di mulut Dhea. Dhea sendiri mulai tersedak dan batuk, tapi laki-laki itu tanpa peduli mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan. Ia mengerang dan berejakulasi. Dhea merasakan mulutnya terisi oleh semburan sperma yang hangat dan lengket, dan ia berusaha untuk menelan semuanya, tapi sperma itu tetap mengalir keluar dari sudut mulutnya, mengalir ke dagunya. Semua laki-laki itu tertawa ketika Dhea merangkak mendekati laki-laki berikutnya. Semua sudah begitu terangsang membayangkan mulut Dhea di penis mereka, sehingga tidak ada yang bisa bertahan lama. Satu persatu dari mereka bergantian mengusapkan penis mereka pada wajah, hidung serta bibir Dhea. Mereka bergantian memaksa Dhea mengulum dan menjilati penis mereka. Sekitar 40 menit kemudian, Dhea telah menelan 12 semburan sperma dan di wajahnya menempel sisa-sisa sperma yang tidak berhasil ia telan. Lalu seorang dari mereka mendekat dan menyuruhnya bertumpu pada lutut dan tangannya. Dhea berpikir dengan posisi merangkak seperti itulah dirinya akan mulai diperkosa dari belakang, tapi jantungnya seperti berhenti berdenyut ketika mendengar laki-laki itu berkata, "Siapa yang mau pertama kali ngerasain pantat bintang film kita ini?". Sebelum Dhea sadar apa yang akan terjadi, Dhea merasakan sebuah kepala penis besar menempel di liang anusnya yang sempit dan kecil. Laki-laki dibelakangnya mendorong keras dan Dhea langsung menjerit kesakitan. Laki-laki yang lain tertawa senang melihat liang anus Dhea membuka dipaksa dimasuki oleh penis yang besar itu. Laki-laki itu bergerak cepat dan brutal, ber-ejakulasi di dalam anus Dhea memberika pelumas untuk laki-laki selanjutnya. Ketika laki-laki selanjutnya sedang memperkosa anus Dhea, laki-laki yang lain memegang salah satu dari kaki Dhea dan menariknya. Kemudian ia menggosokan penisnya ke telapak kaki Dhea yang berkerut dan mengejang menahan sakit. Laki-laki itu terus menggosokan penisnya ke telapak kaki hingga jari-jari kaki Dhea yang kukunya dicat merah menyala, sementara semua laki-laki di ruangan itu bergantian mencoba anusnya. Beberapa laki-laki yang lain berlutut di depan Dhea dan mengocok senjata mereka di muka Dhea. Dan ketika laki-laki di hadapannya mulai menyemburkan sperma mereka ke wajah Dhea, laki-laki yang ada di pantatnya menarik penisnya dan sedetik sebelum ia ejakulasi, ia mendorong penisnya masuk ke dalam vagina Dhea yang perawan. Semburan demi semburan mengisi lubang kewanitaan Dhea dengan sperma. Dhea mulai menangis menyadari dirinya bisa hamil oleh mereka. Sementara itu laki-laki yang menggunakan kakinya menggosok-gosok makin cepat dan keras. Ia berteriak, "Aahh.., gue kelluarr.., gue kkeluaar..!" Air mani langsung tersembur ke telapak kaki Dhea dan mengalir membasahi jari-jari kakinya. Selanjutnya semua 12 orang itu mendapat giliran menggunakan anus Dhea untuk memuaskan nafsu mereka, bergantian mereka menampar dan memukul pantat Dhea sambil tertawa senang melihat lubang anus Dhea membesar. Mereka menjulukinya Dhea Si Lubang Besar. Laki-laki yang terakhir juga memasukan tangannya hingga pergelangan ke dalam anus Dhea. Dhea menjerit dan menjerit ketika tangan laki-laki itu masuk ke dalam anusnya. Kemudian mereka semua memerintahkan agar Dhea menjilati penis mereka hingga bersih. Perut Dhea terasa mual tapi ia tetap menurut perintah mereka dengan harapan mereka akan puas dan meninggalkan dirinya. Yang selanjutnya terjadi adalah, mereka menarik tubuh Dhea dan diseret keluar, untuk pertama kalinya Dhea sadar dirinya berada di tempat terpencil dari keramaian. Laki-laki itu mendorong tubuhnya menuju ke sebuah kandang. Dhea jatuh tersungkur kelelahan dan kesakitan. Tubuhnya gemetar ketika ia mendengar ringkikan kuda di dalam kandang itu. Dhea mulai menangis dan meronta-ronta ketika dirinya diseret mendekati kuda yang ada di dalam kandang. Seseorang berkata, "Lo bakalan ngerasain bagaimana rasanya kuda sayang!" Perlahan tangan Dhea meraih penis kuda tersebut dan mulai menggosoknya, dan tersentak melihat ukuran penisnya. Panjangnya dua kali dari panjang penis laki-laki yang pernah dilihatnya, dan tangannya sama sekali tidak bisa menggenggam diameter penis kuda itu. Dhea berharap ia hanya disuruh mengocok penis tersebut, tapi laki-laki itu berkata agar Dhea mengulum penis itu dengan mulutnya. Dengan air mata mengalir di pipinya, Dhea mulai menjilati penis kuda tersebut, hampir saja ia muntah karena bau yang tercium olehnya. Dhea hanya mampu memasukan kepala penis kedua itu saja ke dalam mulutnya, sedangkan tangannya digunakan untuk mengocok batang penis kuda itu. Semburan sperma yang pertama membuat kepala Dhea terdorong menjauh dari penis itu. Semburan yang kedua menyembur ke wajah dan buah dadanya. Ia membuka mulutnya dan berusaha menelah sperma yang disemprotkan oleh kuda itu. Wajah Dhea tertutup seluruhnya oleh sperma kuda dan rambutnya lengket karena sperma tersebut. Sebagian besar sperma itu mengalir turun dan menetes ke budah dada Dhea. Dhea langsung jatuh tersungkur lemas berpikir semua itu telah selesai. Satu dari laki-laki itu berlutut di depan wajahnya dan menyeringai ketika berkata ini adalah permulaan bagi diri Dhea. Ia berkata agar Dhea bersiap-siap menunggu sampai sisa kelompok mereka sampai ke pondok tersebut. Incoming search terms: * [693]cerita ngentot dengan om 2 berkontol kuda (1) Written on March 12th, 2010 , Uncategorized Tags: [694]akan, [695]bangun, [696]bergantian, [697]bisa, [698]buah dada, [699]buruh, [700]cerita sex, [701]cewek manis, [702]dari, [703]dhea, [704]dirinya, [705]hingga, [706]itu, [707]jorok, [708]kecil, [709]kekar, [710]Kepalanya, [711]Ketakutan, [712]kurus, [713]laki laki, [714]lampu, [715]mendekati, [716]mendekatinya, [717]menegang, [718]mengerang, [719]Mereka, [720]mulai, [721]nafas, [722]pakaian, [723]pelabuhan ratu, [724]pengerang, [725]pesta, [726]pukulan, [727]pusing, [728]rumah sederhana, [729]segan, [730]semua, [731]untuk, [732]wajah [733]Dewi oh Dewi... Aku terbangun dari tidurku di atas sebuah ranjang ukuran king size. Tubuhku telanjang bulat tanpa sehelai benang pun. Di kedua payudaraku masih tersisa air mani pria yang lengket di kulitku. Di samping kiriku, kulihat Andre juga dalam keadaan bugil sedang tidur tertelungkup. Di kananku, Tommy yang juga bugil tidur dalam posisi miring dengan kaki agak tertekuk. Kudengar suara orang menggerakkan badannya agak jauh. Aku duduk di atas tempat tidurku, dan kulihat Dewi dengan tubuh mulusnya yang telanjang bulat sedang membalikkan badan, dan meneruskan tidurnya. Di sampingnya ada Donny yang tidur telanjang bulat dalam posisi terlentang, dan mm..ini pemandangan yang menggairahkanku, batang kemaluannya dalam posisi tegang mengacung ke atas. Aku turun dari tempat tidur, dan menuju ke arah Donny. Tanganku mulai nakal mengocok-ngocok batang kemaluannya. Donny mulai bereaksi, tanpa sadar pinggulnya ikut irama naik-turun. Aku mempercepat kocokan tanganku di batang kemaluannya. Donny terbangun dan tersenyum melihatku. "Wow, Sus, enak banget kocokan kamu, terus sayang.. oh.. oh," Donny berkata padaku sambil mulai terengah-engah. Aku kemudian bangkit dan menaiki tubuh Donny. Kuarahkan batang kemaluannya yang telah besar dan menegang itu ke lubang kemaluanku. Kumasukkan pelan-pelan batang kemaluannya ke dalam lubang kemaluanku, dan aku mulai bergerak naik turun di atas tubuh Donny. Nikmatnya memang luar biasa sekali, aku merasakan batang kemaluan Donny menusuk-nusuk rahimku. Donny kini mulai mengimbangiku. Dia pun asyik memainkan pinggulnya, sementara kedua tangannya memegang erat pinggangku. Lidahnya mulai bermain mengisap dan menjilati payudaraku. "Don, tetekku `kan masih ada bekas pejunya," aku memperingatkan. "Ah, cuek," kata Donny sambil terus menjilati dan mengisap puting payudaraku. Lalu dengan kecepatan luar biasa, Donny membalik tubuh kami berdua tanpa melepaskan batang kemaluannya dari lubang kemaluanku. Kini Donny yang di atas, dia yang bergerak aktif memasukkeluarkan batang kemaluannya. "Ah.., ah.., awww.., sstt.., ah..," mulutku mulai mendesis berulangkali karena rangsangan yang ditimbulkan Donny. Sedang asyiknya aku dan Donny bersenggama, Dewi yang tidur di sebelah kami terbangun. Dia melihat kami sedang asyik bersenggama, lalu ikut bergabung bersama kami. Dewi menyodorkan payudaranya yang luar biasa besar berukuran 38D ke mulut Donny. Lidah Donny segera menjilati payudara Dewi dan kemudian mulutnya asyik mengisap puting payudara Dewi berulangkali. Melihat itu, tanganku mulai nakal. Kususupkan jari telunjuk dan tengah tangan kananku ke lubang kemaluan Dewi. Aku asyik memainkan jari-jariku ke luar masuk lubang kemaluan Dewi. Dewi membiarkan saja, malah dia semakin lebar mengangkangkan kedua pahanya, sehingga jari-jariku bisa leluasa keluar masuk lubang kemaluannya. Aku sendiri sudah dua kali mencapai orgasme karena tak kuasa menahan nikmat yang ditimbulkan kocokan batang kemaluan Donny di lubang kemaluanku. Namun Donny tampaknya belum lelah, dia masih asyik menyetubuhiku sambil mulutnya mengisap payudara Dewi. Andre yang terbangun melihat kami bertiga di lantai ikut bergabung. Andre meminta Dewi mengisap batang kemaluannya, dan Dewi tak menolaknya. Di sebelahku, Dewi mengisap batang kemaluan Andre dengan penuh gairah. Tiba-tiba kulihat Tommy juga terbangun. Dia pun bergabung bersama kami. Tommy segera menyodorkan batang kemaluannya ke depan mulutku, dan aku segera membuka mulutku dan mengisap batang kemaluan lelaki yang tadi telah beberapa kali menyetubuhiku. Kini, kami kembali berpesta orgy sex. Sebelumnya, kami sudah melakukan itu, dan karena lelah, kami semua tertidur. Setelah terbangun, rupanya kami - termasuk aku - masih belum puas, dan sekali lagi melanjutkan pesta orgy sex kami. Nikmatnya memang berbeda dibandingkan hanya bersenggama antara satu pria dan satu wanita saja. Kalau orgy sex rasanya lebih nikmat, karena aku yang wanita bisa merasakan berbagai batang kemaluan pria dan juga berbagai macam gaya dan posisi seks. Donny tiba-tiba mempercepat goyangannya, rupanya dia sudah hampir sampai klimaksnya, dan tak berapa lama kemudian, Donny menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam lubang kemaluanku. Tommy mencabut batang kemaluannya dari mulutku, dia mengambil tissue, membersihkan lubang kemaluanku sekedarnya saja, dan segera memasukkan batang kemaluannya yang sudah tegang membesar ke dalam lubang kemaluanku. Kini, Tommy yang menggoyang-goyangkan pinggulnya dan menyetubuhiku. Aku lagi-lagi mencapai orgasmeku, sementara kulihat Andre juga telah mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air mani dari batang kemaluannya di dalam mulut Dewi. Sebagian air mani itu meleleh keluar mulut Dewi, sementara Dewi masih terus mengisap kuat-kuat batang kemaluan Andre agar seluruh air mani Andre tertumpah habis dari batang kemaluannya. Andre kemudian mencabut batang kemaluannya dari mulut Dewi, lalu Dewi menyeka sisa-sisa air mani Andre dengan tangannya dan tangannya yang penuh dengan sisa-sisa air mani Andre disekanya ke payudaranya. "Biar tetek gue makin asyik kalau sering kena peju cowo," ujar Dewi bergurau sambil tertawa. Tapi aku tak sempat memperhatikan lagi kelanjutannya, karena bersamaan aku mencapai orgasmeku yang kesekian kalinya, Tommy juga mencapai klimaksnya dan menyemprotkan air maninya di dalam lubang kemaluanku. Namun Tommy dengan sigap mencabut batang kemaluannya dari lubang kemaluanku, lalu menyodorkannya ke depan mulutku. "Susi, isep dong, sayang," pintanya. Aku segera memasukkan batang kemaluan Tommy ke dalam mulutku dan mengisapnya kuat-kuat. Kurasakan Tommy masih beberapa kali menyemprotkan air maninya yang tersisa di dalam mulutku. Wah, rasanya air mani Tommy banyak sekali sampai meleleh keluar mulutku. Incoming search terms: * [734]Butoh papa enak banget (2) * [735]badan ramping buah dada besar rawan hitam lebat (1) * [736]cerita seks ketika terbangun (1) * [737]cupang merah darah tembus susu gigit sedot ah oh sobek isteri gila (1) * [738]Istri temanku tetek 38d (1) * [739]Poto cerita abg telangang bulat tanpa sehelai benang pun (1) Written on March 12th, 2010 , Uncategorized Tags: [740]air mani, [741]bangkit, [742]batang, [743]bekas, [744]bulat, [745]cerita sex, [746]dari, [747]dia, [748]itu, [749]juga, [750]kami, [751]ke atas, [752]kemaluanku, [753]kemaluannya, [754]kemudian, [755]kocokan, [756]lubang kemaluanku, [757]mani, [758]masih ada, [759]menegang, [760]mulai, [761]payudaraku, [762]pemandangan, [763]posisi, [764]pria, [765]puting, [766]sambil, [767]sayang, [768]tegang, [769]telanjang, [770]telanjang bulat, [771]tempat tidur, [772]terbangun, [773]tetekku, [774]tidur telanjang, [775]tommy yang, [776]tubuh, [777]yang Saru Seru is proudly powered by [778]WordPress and the Theme [779]Adventure by Eric Schwarz [780]Entries (RSS) and [781]Comments (RSS). * [782]Sample Page [783]Saru Seru Saru yang Seru References Visible links 1. http://saruseru.com/feed/ 2. http://saruseru.com/comments/feed/ 3. http://saruseru.com/tag/menegang/feed/ 4. http://saruseru.com/pria-ini-mengenakan-100-lapis-pakaian-wanita/ 5. http://saruseru.com/download-video-makan-nggak-makan-asal-ngentot-3/ 6. http://saruseru.com/intap-intip-senam-yoga-bugil-pantatnya-montok-broo/ 7. http://saruseru.com/tante-melda-penjaga-counter-axis/ 8. http://saruseru.com/heboh-foto-hot-tukul-arwana-dan-sarah-wijayanto/ 9. http://saruseru.com/5-kuburan-selebritis-dunia/ 10. http://saruseru.com/niken-aria-model-indo-bugil-payudara-dan-bokong/ 11. http://saruseru.com/cewek-imut-narsis-tge-super-jumbo/ 12. http://saruseru.com/cewek-abg-narsis-hot-pic/ 13. http://saruseru.com/mandi-bareng-sama-pacar/ 14. http://saruseru.com/janda-putih-kutilang/ 15. http://saruseru.com/foto-mesra-dewi-persik-dan-nicky-tirta/ 16. http://saruseru.com/ada-yang-mau-maen-sama-tante/ 17. http://saruseru.com/comparez-les-programmes-de-nicolas-sarkozy-et-francois-hollande/ 18. http://saruseru.com/informasi-cewek-panggilan-yogyakarta-cantik-2012/ 19. http://saruseru.com/foto-bugil-gadis-berjilbab-siap-eksekusi-khusus-dewasa/ 20. http://saruseru.com/abg-montok-toket-gede-minta-di-entube/ 21. http://saruseru.com/doa-minta-jodoh/ 22. http://saruseru.com/aksi-irina-shayk/ 23. http://saruseru.com/foto-hot-sekertaris-boss-ane-gan/ 24. http://saruseru.com/tag/abg/ 25. http://saruseru.com/tag/adalah/ 26. http://saruseru.com/tag/akan/ 27. http://saruseru.com/tag/anda/ 28. http://saruseru.com/tag/atau/ 29. http://saruseru.com/tag/bisa/ 30. http://saruseru.com/tag/bokep/ 31. http://saruseru.com/tag/bugil/ 32. http://saruseru.com/tag/cantik/ 33. http://saruseru.com/tag/cerita-dewasa/ 34. http://saruseru.com/tag/cewek/ 35. http://saruseru.com/tag/dari/ 36. http://saruseru.com/tag/dengan/ 37. http://saruseru.com/tag/dia/ 38. http://saruseru.com/tag/download/ 39. http://saruseru.com/tag/foto/ 40. http://saruseru.com/tag/hanya/ 41. http://saruseru.com/tag/hot/ 42. http://saruseru.com/tag/indonesia/ 43. http://saruseru.com/tag/ini/ 44. http://saruseru.com/tag/itu/ 45. http://saruseru.com/tag/jika/ 46. http://saruseru.com/tag/juga/ 47. http://saruseru.com/tag/kami/ 48. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 49. http://saruseru.com/tag/lalu/ 50. http://saruseru.com/tag/masih/ 51. http://saruseru.com/tag/menjadi/ 52. http://saruseru.com/tag/mulai/ 53. http://saruseru.com/tag/nbsp/ 54. http://saruseru.com/tag/ngentot/ 55. http://saruseru.com/tag/sama/ 56. http://saruseru.com/tag/sambil/ 57. http://saruseru.com/tag/sangat/ 58. http://saruseru.com/tag/saya/ 59. http://saruseru.com/tag/sekali/ 60. http://saruseru.com/tag/seksi/ 61. http://saruseru.com/tag/sex/ 62. http://saruseru.com/tag/tak/ 63. http://saruseru.com/tag/tante/ 64. http://saruseru.com/tag/tante-girang/ 65. http://saruseru.com/tag/untuk/ 66. http://saruseru.com/tag/video/ 67. http://saruseru.com/tag/wanita/ 68. http://saruseru.com/tag/yang/ 69. http://saruseru.com/malam-pertama/ 70. http://saruseru.com/geliat-gadis-hongkong/ 71. http://saruseru.com/world-reaction-to-the-amanda-knox-verdict/ 72. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 73. http://saruseru.com/nikmatnya-memek-ibu-tiara/ 74. http://saruseru.com/si-janda-seksi-yang-lesbian/ 75. http://saruseru.com/abg-cantik-ngentot-nyepong/ 76. http://saruseru.com/toge-mantap-slurp/ 77. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-cerita-dewasa/ 78. http://saruseru.com/terjebak-rayuan-manis-bos/ 79. http://saruseru.com/pesta-sex-nikmat-banget/ 80. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-panas/ 81. http://saruseru.com/cerita-sex-halaman-1/ 82. http://saruseru.com/siap-siap-sebelum-di-entot/ 83. http://saruseru.com/undress-her-underwear-one-by-one-till-nude/ 84. http://saruseru.com/cerita-sex-bercumbu-hasrat-pembantu/ 85. http://saruseru.com/gaya-sex-paling-hot/ 86. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 87. http://saruseru.com/emmylia-jilbab-jilbaber-kota-samarinda-bugil-en-ngenthu-hotttt-abiiiesss/ 88. http://saruseru.com/abg-menikmati-ml/ 89. http://saruseru.com/pesta-sex-nikmat-banget/ 90. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-cerita-dewasa/ 91. http://saruseru.com/video-mesum-abg-jakarta-ngentot-terbaru-2012/ 92. http://saruseru.com/foto-toket-cewek-gede-showing-up-her-tetek-gede/ 93. http://saruseru.com/foto-toket-cewek-gede-showing-up-her-tetek-gede/ 94. http://saruseru.com/gambar-cewek-jablai-montok-sedia-dites/ 95. http://saruseru.com/skandal-sex-ngentot-di-apartment/ 96. http://saruseru.com/oral-lesbian-porn-sex-fucker-labios-blowjob-amadora-close-calcinha/ 97. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 98. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 99. http://saruseru.com/cerita-dewasa-janda-muda-bergairah/ 100. http://saruseru.com/cerita-panas-lesbian-sang-pramugari-super-seksi/ 101. http://saruseru.com/adegan-streaoteas-abg-imut-cilegon/ 102. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 103. http://saruseru.com/toge-mantap-slurp/ 104. http://saruseru.com/3gp-gadis-bugil-cantik-ditelanjangi-ngentot-memek-di-hotel/ 105. http://saruseru.com/download-video-awewe-pulang-gawe-langsung-ngewe-3gp/ 106. http://saruseru.com/cerita-saru-syahwat-di-celah-dinding-rumah-kontrakan-6/ 107. http://saruseru.com/sekretaris-cantik-ml-di-kantor-asoy/ 108. http://saruseru.com/pertama-kali-bertiga-3/ 109. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 110. http://saruseru.com/gambar-masuknya-kontol-ke-memek-lihat/ 111. http://saruseru.com/ibu-dosen-kekasih-gelapku/ 112. http://saruseru.com/gambar-susu-cewek-cantik-montok/ 113. http://saruseru.com/cewek-cantik-bugil/ 114. http://saruseru.com/cerita-dewasa-cewek-cantik-itu-bernama-niken/ 115. http://saruseru.com/muda-belia-cantik-mulus-full-naked/ 116. http://saruseru.com/creature-most-sexy-in-noname/ 117. http://saruseru.com/i-raped-girl-4/ 118. http://saruseru.com/sekretaris-cantik-ml-di-kantor-asoy/ 119. http://saruseru.com/heru-teman-suamiku-7/ 120. http://saruseru.com/joget-joget-lanjut-bj/ 121. http://saruseru.com/bokep-eksekusi-pembokat-bahenol/ 122. http://saruseru.com/tante-sendiri/ 123. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 124. http://saruseru.com/foto-cewek-cewek-spg-bahenol/ 125. http://saruseru.com/shinhwa-reveals-information-about-their-comeback-album/ 126. http://saruseru.com/emmylia-jilbab-jilbaber-kota-samarinda-bugil-en-ngenthu-hotttt-abiiiesss/ 127. http://saruseru.com/perjakaku-untuk-sang-polwa/ 128. http://saruseru.com/abg-menikmati-ml/ 129. http://saruseru.com/gambar-masuknya-kontol-ke-memek-lihat/ 130. http://saruseru.com/bokep-free-download/ 131. http://saruseru.com/download-video-mesum-di-kos-kosan-3gp/ 132. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 133. http://saruseru.com/cerita-sex-tanteku-jadi-istriku/ 134. http://saruseru.com/amelia-alfiani-jadi-model-seksi-setelah-lulus-sma/ 135. http://saruseru.com/toge-mantap-slurp/ 136. http://saruseru.com/gambar-toket-perawan-gede-sange/ 137. http://saruseru.com/gadis-desa-hot-indonesia/ 138. http://saruseru.com/bercinta-dengan-si-montok-tante-anna/ 139. http://saruseru.com/tentara-wanita-yang-oke-punya/ 140. http://saruseru.com/tentara-wanita-yang-oke-punya/ 141. http://saruseru.com/video-tante-ngentot-sama-berondong-terbaru-2012/ 142. http://saruseru.com/bi-eha-pembantu-dan-guru-seks-ku/ 143. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 144. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 145. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 146. http://saruseru.com/cara-unik-mengajak-pasangan-bercinta/ 147. http://saruseru.com/7-pelaut-wanita-terhebat-di-dunia/ 148. http://saruseru.com/gambar-memek-lalatx-chika-perawan-bugil-artis-cewek-telanjang/ 149. http://saruseru.com/aura-kasih-di-kamar-mandi/ 150. http://saruseru.com/download-porn-amadora-sex-fucker-close-pussy-model-ass-ebony-hair-blowjob/ 151. http://saruseru.com/tante-girang-artis-indonesia/ 152. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 153. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 154. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 155. http://saruseru.com/kumpulan-gambar-kontol-besar-panjang-cowok-ganteng-maco/ 156. http://saruseru.com/goyang-indehoi-dimeja-sekolah/ 157. http://saruseru.com/video-jilbab-ml-3gp/ 158. http://saruseru.com/foto-abg-indonesia-yang-berdada-besar-hot-banget/ 159. http://saruseru.com/trik-menangkal-virus-malware-di-hp-android/ 160. http://saruseru.com/cewek-ini-bikin-nambah-dosa-aja/ 161. http://saruseru.com/cewek-cantik-bugil/ 162. http://saruseru.com/gambar-masuknya-kontol-ke-memek-lihat/ 163. http://saruseru.com/cerita-sex-bercumbu-hasrat-pembantu/ 164. http://saruseru.com/cerita-sex-bercumbu-hasrat-pembantu/ 165. http://saruseru.com/ml-di-kos-memang-lebih-aman/ 166. http://saruseru.com/cerita-sex-ibu-lily/ 167. http://saruseru.com/10-ulat-bulu-paling-beracun/ 168. http://saruseru.com/foto-cewek-cantik-korea-di-alam-hutan/ 169. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 170. http://saruseru.com/informasi-iklan-humor-sport-tips-dan-trik-teknik-info-berita-dll-2011-12-27-210200/ 171. http://saruseru.com/jelajahi-titik-rangsang-pria/ 172. http://saruseru.com/sarah-azhari-bugil-telanjang-bulat-dengan-foto-seksi-berbusana-minimalis/ 173. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-cerita-dewasa/ 174. http://saruseru.com/baby-niken-foto/ 175. http://saruseru.com/budi-dan-mamanya/ 176. http://saruseru.com/cerita-sex-tiga-wanita-satu-lelaki/ 177. http://saruseru.com/pengalaman-pertamaku-dengan-lin/ 178. http://saruseru.com/cd-merah/ 179. http://saruseru.com/foto-skandal-heboh-karyawati-stasiun-televisi-swasta/ 180. http://saruseru.com/ku-entot-pacar-kakak-ku-yang-montok/ 181. http://saruseru.com/aku-jadi-korban-nafsu-birahi-kakak-kembarku/ 182. http://saruseru.com/kartika-si-lesbi/ 183. http://saruseru.com/klik-disini-koleksi-film-bokep-terbaru-9/ 184. http://saruseru.com/cerita-sex-antara-teman-dan-istrinya/ 185. http://saruseru.com/klik-disini-koleksi-film-bokep-terbaru-12/ 186. http://saruseru.com/foto-dan-gambar-bugil-ngentot-remaja-indonesia-2008-09-21-160200/ 187. http://saruseru.com/rany-lagi-narsis/ 188. http://saruseru.com/mesum-gadis-perawan-melakukan-seksthreesome/ 189. http://saruseru.com/check-in-dengan-perek-abg-cantikseksihot-3gp/ 190. http://saruseru.com/awek-kilang/ 191. http://saruseru.com/berbagi-rasa/ 192. http://saruseru.com/cerita-swinger-dengan-kakak-ipar-3/ 193. http://saruseru.com/emily-pulang-sekolah-masi-pake-seragam-langsung-ngangkang-di-webcam/ 194. http://saruseru.com/dhea-si-pengerang/ 195. http://saruseru.com/geliat-gadis-hongkong/ 196. http://saruseru.com/ivian-lunasol-sarcos-colmenares-berhasil-menjadi-miss-world-2011/ 197. http://saruseru.com/kenikmatan-gadis-belia/ 198. http://saruseru.com/foto-telanjang-spg-indonesia-cantik-ngentot-terbaru/ 199. http://saruseru.com/kepergok-di-gor-makasar/ 200. http://saruseru.com/tante-panlok-yg-cantik/ 201. http://saruseru.com/pendemo-muslimah-disiksa-dan-ditelanjangi-oleh-aparat-mesir/ 202. http://saruseru.com/bayar-hutang-pake-istri/ 203. http://saruseru.com/bokep-cewek-abg-horni-sambil-nyuci/ 204. http://saruseru.com/baru-kelas-1-sma-dah-kaya-gini/ 205. http://saruseru.com/klik-disini-koleksi-film-bokep-terbaru-12/ 206. http://saruseru.com/nscs-002-national-human-treasure-the-oldest-av-actor-complete-works-of-umekichi-matsuki-%e2%80%93-though-he%e2%80%99s-old-he%e2%80%99s-got-a-lot-of-energy/ 207. http://saruseru.com/asti-narsis-pengen-di-entot-3gp/ 208. http://saruseru.com/hadiah-ulang-tahun-yang-mengejutkan-2/ 209. http://saruseru.com/koki-seksi-payudara-besar-montok/ 210. http://saruseru.com/download-video-pijat-plus-plus-plus-3gp/ 211. http://saruseru.com/prediksi-kematian-para-musisi-dalam-lagu-yang-dibuatnya/ 212. http://saruseru.com/editor-sex-porn-pussy-sex-model-close-ebony-ass-labios-fucker-blowjob/ 213. http://saruseru.com/liarnya-wanita-setengah-baya/ 214. http://saruseru.com/serangan-di-sofa/ 215. http://saruseru.com/pembantu-peribadiku-cerita-seru-baru-mesti-baca/ 216. http://saruseru.com/budak-nafsu-abg/ 217. http://saruseru.com/tante-ku-menyetubuhiku/ 218. http://saruseru.com/dada-38b-abg-di-kamar/ 219. http://saruseru.com/perjakaku-untuk-sang-polwa/ 220. http://saruseru.com/abg-punya-bakat-ngesex/ 221. http://saruseru.com/kesalahan-suami-saat-ngentot-istri/ 222. http://saruseru.com/gedung-paling-berkilau-didunia/ 223. http://saruseru.com/pasangan-yang-bagaimanakah-yang-menggairahkan/ 224. http://saruseru.com/punya-17-tato-favorit-nikita-mirzani-yang-di-atas-payudara-dan-bawah-pusar-kenapa/ 225. http://saruseru.com/crot-di-meki-mbak-ratna-plus-foto-sex-lengkapnya-gan-hot-pics-toge-ml-igo/ 226. http://saruseru.com/peta-kota-bawah-air-pada-zaman-yunani-kuno-2/ 227. http://saruseru.com/free-download-gratis-video-kekerasan-di-bali/ 228. http://saruseru.com/foto-mantan-spg-rokok/ 229. http://saruseru.com/video-bokep-dila-buka-baju-8-video/ 230. http://saruseru.com/gambar-separuh-bogel-zarina-anjoulie/ 231. http://saruseru.com/aksi-bugil-lindsay-lohan-di-kolam-renang/ 232. http://saruseru.com/nikmat/ 233. http://saruseru.com/cerita-dewasa-ngentot-wanita-berjilbab-part-2/ 234. http://saruseru.com/remaja-bohai/ 235. http://saruseru.com/kutlakklukkan-2-wanita-dalam-1-ranjang-sekaligus/ 236. http://saruseru.com/anggota-dpr-slovakia-bugil-berjamaah/ 237. http://saruseru.com/foto-bugil-anak-smp-lagi-ngentot/ 238. http://saruseru.com/cewek-mulus-pose-telanjang/ 239. http://saruseru.com/foto-cewek-cewek-spg-bahenol/ 240. http://saruseru.com/baru-kelas-1-sma-dah-kaya-gini/ 241. http://saruseru.com/cerita-tante-girang-toket-gede/ 242. http://saruseru.com/ibu-vivin-tante-girang/ 243. http://saruseru.com/painisi-pembantu-pemuas-nafsu/ 244. http://saruseru.com/ganasnya-nafsu-sepupu-istriku/ 245. http://saruseru.com/7-gambar-neraka-versi-aneh/ 246. http://saruseru.com/sinden-jaipong-pulang-manggung/ 247. http://saruseru.com/cerita-porno-dengan-keponakan-pembantu/ 248. http://saruseru.com/7-cara-membuat-pacar-anda-cemburu-tips/ 249. http://saruseru.com/gambar-cewek-yang-suka-bugil/ 250. http://saruseru.com/cewek-cina-cute-seksi/ 251. http://saruseru.com/kenikmatan-malam-pertama/ 252. http://saruseru.com/cara-menjadikan-mozilla-sebagai-browser-hack/ 253. http://saruseru.com/pembantuku-yang-lugu/ 254. http://saruseru.com/membongkar-rahasia-foto-telanjang-artis-indo-terbaru-2012/ 255. http://saruseru.com/video-sex-jembrana-bali/ 256. http://saruseru.com/spg-pasrah-di-entot-pelanggan/ 257. http://saruseru.com/tante-fei-cokin-kalimantan-ynag-aduhai/ 258. http://saruseru.com/dpr-rumah-mewah-mobil-mewah-dan-penghasilan-wah/ 259. http://saruseru.com/lokasi-tempat-ngentot-di-bandung-dengan-cewek-cantik/ 260. http://saruseru.com/panlok-sexeh/ 261. http://saruseru.com/ini-penyebab-robohnya-jembatan-kutai-kartanegara/ 262. http://saruseru.com/meki-mulus-perawan-desa/ 263. http://saruseru.com/della-puspita-gallery-photos-sexy/ 264. http://saruseru.com/nikmatnya-bercinta-dengan-lia-dan-teman-temannya/ 265. http://saruseru.com/mandi-bareng-sama-pacar/ 266. http://saruseru.com/aku-diperkosa-kuli-bangunan-cerita-dewasa-17-tahun/ 267. http://saruseru.com/cream-facial-sex-gozo-fucker-pussy-hair-ass-lesbian/ 268. http://saruseru.com/cerita-perselingkuhan-terhangat/ 269. http://saruseru.com/wp-login.php 270. http://saruseru.com/feed/ 271. http://saruseru.com/comments/feed/ 272. http://wordpress.org/ 273. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 274. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 275. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 276. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 277. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 278. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 279. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 280. http://saruseru.com/teman-dan-pembantu-peribadi-2/ 281. http://saruseru.com/category/negeri-jiran/ 282. http://saruseru.com/tag/aku-meramas/ 283. http://saruseru.com/tag/belum/ 284. http://saruseru.com/tag/bilik/ 285. http://saruseru.com/tag/bilik-air/ 286. http://saruseru.com/tag/buah/ 287. http://saruseru.com/tag/dari/ 288. http://saruseru.com/tag/duduk/ 289. http://saruseru.com/tag/gosok/ 290. http://saruseru.com/tag/gunung/ 291. http://saruseru.com/tag/itu/ 292. http://saruseru.com/tag/keluar/ 293. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 294. http://saruseru.com/tag/kenikmatan/ 295. http://saruseru.com/tag/leher/ 296. http://saruseru.com/tag/lelaki/ 297. http://saruseru.com/tag/mana-mana/ 298. http://saruseru.com/tag/meen/ 299. http://saruseru.com/tag/menegang/ 300. http://saruseru.com/tag/mengerang/ 301. http://saruseru.com/tag/meramas-ramas-buah-dada/ 302. http://saruseru.com/tag/nak/ 303. http://saruseru.com/tag/nampak/ 304. http://saruseru.com/tag/peluk/ 305. http://saruseru.com/tag/ramas-buah-dada/ 306. http://saruseru.com/tag/resah/ 307. http://saruseru.com/tag/sambil/ 308. http://saruseru.com/tag/segar/ 309. http://saruseru.com/tag/seluar/ 310. http://saruseru.com/tag/setiap/ 311. http://saruseru.com/tag/suruh/ 312. http://saruseru.com/tag/tak/ 313. http://saruseru.com/tag/tarik/ 314. http://saruseru.com/tag/tegang/ 315. http://saruseru.com/tag/terserlahlah/ 316. http://saruseru.com/tag/tiba/ 317. http://saruseru.com/tag/tubuh/ 318. http://saruseru.com/tag/untuk/ 319. http://saruseru.com/tag/usap/ 320. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 321. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 322. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 323. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 324. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 325. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 326. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 327. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 328. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 329. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 330. http://saruseru.com/makna-persahabatan-3/ 331. http://saruseru.com/category/pesta-seks/ 332. http://saruseru.com/tag/auu/ 333. http://saruseru.com/tag/batang-kemaluanku/ 334. http://saruseru.com/tag/bulu-bulu/ 335. http://saruseru.com/tag/bunyi/ 336. http://saruseru.com/tag/cairan/ 337. http://saruseru.com/tag/cepat/ 338. http://saruseru.com/tag/denga/ 339. http://saruseru.com/tag/desah-nikmat/ 340. http://saruseru.com/tag/dirinya/ 341. http://saruseru.com/tag/fenny/ 342. http://saruseru.com/tag/itu/ 343. http://saruseru.com/tag/keluar/ 344. http://saruseru.com/tag/kemaluannya/ 345. http://saruseru.com/tag/kenikmatan/ 346. http://saruseru.com/tag/kilat/ 347. http://saruseru.com/tag/lebat/ 348. http://saruseru.com/tag/lubang/ 349. http://saruseru.com/tag/mempercepat/ 350. http://saruseru.com/tag/mendesah-nikmat/ 351. http://saruseru.com/tag/menegang/ 352. http://saruseru.com/tag/mengerang/ 353. http://saruseru.com/tag/menggelinjang/ 354. http://saruseru.com/tag/merah/ 355. http://saruseru.com/tag/meremas/ 356. http://saruseru.com/tag/mulai/ 357. http://saruseru.com/tag/mulutnya/ 358. http://saruseru.com/tag/nikmatnya/ 359. http://saruseru.com/tag/orgasme/ 360. http://saruseru.com/tag/padat/ 361. http://saruseru.com/tag/putih-mulus/ 362. http://saruseru.com/tag/rasa/ 363. http://saruseru.com/tag/remas/ 364. http://saruseru.com/tag/sambil/ 365. http://saruseru.com/tag/sensasi/ 366. http://saruseru.com/tag/sudah-basah/ 367. http://saruseru.com/tag/tak/ 368. http://saruseru.com/tag/untuk/ 369. http://saruseru.com/tag/vagina/ 370. http://saruseru.com/tag/vaginanya/ 371. http://saruseru.com/tag/yang/ 372. http://saruseru.com/ku-puaskan-nafsu-binal-guruku/ 373. http://luxuryhotelandresort.blogspot.com/2011/11/greatest-orlando-luxury-resorts-hotels.html 374. http://saruseru.com/ku-puaskan-nafsu-binal-guruku/ 375. http://saruseru.com/ku-puaskan-nafsu-binal-guruku/ 376. http://saruseru.com/ku-puaskan-nafsu-binal-guruku/ 377. http://saruseru.com/ku-puaskan-nafsu-binal-guruku/ 378. http://saruseru.com/tag/apalagi/ 379. http://saruseru.com/tag/bagus/ 380. http://saruseru.com/tag/bercerai/ 381. http://saruseru.com/tag/bimbingan-dan-penyuluhan/ 382. http://saruseru.com/tag/binal/ 383. http://saruseru.com/tag/bulat/ 384. http://saruseru.com/tag/conny/ 385. http://saruseru.com/tag/cuma/ 386. http://saruseru.com/tag/datang-ke/ 387. http://saruseru.com/tag/dia/ 388. http://saruseru.com/tag/gaya/ 389. http://saruseru.com/tag/gitu/ 390. http://saruseru.com/tag/guruku/ 391. http://saruseru.com/tag/hanya/ 392. http://saruseru.com/tag/ibu/ 393. http://saruseru.com/tag/itu/ 394. http://saruseru.com/tag/juga/ 395. http://saruseru.com/tag/kacamata/ 396. http://saruseru.com/tag/kamu/ 397. http://saruseru.com/tag/ketat/ 398. http://saruseru.com/tag/lalu/ 399. http://saruseru.com/tag/langsing/ 400. http://saruseru.com/tag/lho/ 401. http://saruseru.com/tag/makin/ 402. http://saruseru.com/tag/malah/ 403. http://saruseru.com/tag/manis/ 404. http://saruseru.com/tag/menegang/ 405. http://saruseru.com/tag/montok/ 406. http://saruseru.com/tag/mulai/ 407. http://saruseru.com/tag/nafsu/ 408. http://saruseru.com/tag/nah/ 409. http://saruseru.com/tag/naik/ 410. http://saruseru.com/tag/nanti/ 411. http://saruseru.com/tag/posisi/ 412. http://saruseru.com/tag/sama-sama/ 413. http://saruseru.com/tag/sambil/ 414. http://saruseru.com/tag/sih/ 415. http://saruseru.com/tag/susah/ 416. http://saruseru.com/tag/untuk/ 417. http://saruseru.com/tag/waktu/ 418. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 419. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 420. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 421. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 422. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 423. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 424. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 425. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 426. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 427. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 428. http://saruseru.com/keluarin-di-mulutku-saja-ya-4/ 429. http://saruseru.com/category/bacaan-mesum/ 430. http://saruseru.com/category/cerita-porno/ 431. http://saruseru.com/category/kisah-mesum/ 432. http://saruseru.com/category/porn-sex/ 433. http://saruseru.com/category/videoporno/ 434. http://saruseru.com/tag/badanku/ 435. http://saruseru.com/tag/batangku/ 436. http://saruseru.com/tag/bibir/ 437. http://saruseru.com/tag/boleh/ 438. http://saruseru.com/tag/buku/ 439. http://saruseru.com/tag/bulu-kemaluannya/ 440. http://saruseru.com/tag/cairan/ 441. http://saruseru.com/tag/celana/ 442. http://saruseru.com/tag/celana-dalam/ 443. http://saruseru.com/tag/cerita-dewasa/ 444. http://saruseru.com/tag/cerita-mesum/ 445. http://saruseru.com/tag/cerita-seks/ 446. http://saruseru.com/tag/cerita-sex/ 447. http://saruseru.com/tag/cinta/ 448. http://saruseru.com/tag/dari/ 449. http://saruseru.com/tag/dong/ 450. http://saruseru.com/tag/foto-bugil/ 451. http://saruseru.com/tag/juga/ 452. http://saruseru.com/tag/kamu/ 453. http://saruseru.com/tag/keluar/ 454. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 455. http://saruseru.com/tag/kencang/ 456. http://saruseru.com/tag/keras/ 457. http://saruseru.com/tag/kisah-seks/ 458. http://saruseru.com/tag/kocok/ 459. http://saruseru.com/tag/kucium/ 460. http://saruseru.com/tag/makin/ 461. http://saruseru.com/tag/menegang/ 462. http://saruseru.com/tag/mengerang/ 463. http://saruseru.com/tag/menggelinjang/ 464. http://saruseru.com/tag/merasa/ 465. http://saruseru.com/tag/mulai/ 466. http://saruseru.com/tag/mulut/ 467. http://saruseru.com/tag/mulutnya/ 468. http://saruseru.com/tag/nikmat/ 469. http://saruseru.com/tag/pantat/ 470. http://saruseru.com/tag/pelumas/ 471. http://saruseru.com/tag/rapat/ 472. http://saruseru.com/tag/sekali/ 473. http://saruseru.com/tag/sementara/ 474. http://saruseru.com/tag/tegang/ 475. http://saruseru.com/tag/terangsang/ 476. http://saruseru.com/tag/tiba/ 477. http://saruseru.com/tag/urut-urut/ 478. http://saruseru.com/tag/usap/ 479. http://saruseru.com/tag/vaginanya/ 480. http://saruseru.com/tag/yang/ 481. http://saruseru.com/diana-seks/ 482. http://koleksi-cerita-dewasa.blogspot.com/ 483. http://kumpulan-cerita-dewasa.blogspot.com/ 484. http://ceritadewasadi.blogspot.com/ 485. http://saruseru.com/diana-seks/ 486. http://saruseru.com/diana-seks/ 487. http://saruseru.com/diana-seks/ 488. http://saruseru.com/diana-seks/ 489. http://saruseru.com/diana-seks/ 490. http://saruseru.com/diana-seks/ 491. http://saruseru.com/diana-seks/ 492. http://saruseru.com/diana-seks/ 493. http://saruseru.com/diana-seks/ 494. http://saruseru.com/tag/agak/ 495. http://saruseru.com/tag/aneh/ 496. http://saruseru.com/tag/asap/ 497. http://saruseru.com/tag/batang-kemaluanku/ 498. http://saruseru.com/tag/belum/ 499. http://saruseru.com/tag/besok/ 500. http://saruseru.com/tag/bibirnya/ 501. http://saruseru.com/tag/cerita-dewasa/ 502. http://saruseru.com/tag/dari/ 503. http://saruseru.com/tag/dia/ 504. http://saruseru.com/tag/dong/ 505. http://saruseru.com/tag/gadis/ 506. http://saruseru.com/tag/hangat/ 507. http://saruseru.com/tag/hanya/ 508. http://saruseru.com/tag/itu/ 509. http://saruseru.com/tag/jangan/ 510. http://saruseru.com/tag/juga/ 511. http://saruseru.com/tag/kalah/ 512. http://saruseru.com/tag/kami/ 513. http://saruseru.com/tag/kampanye-pemilu/ 514. http://saruseru.com/tag/kawan-baik/ 515. http://saruseru.com/tag/kemaluanku/ 516. http://saruseru.com/tag/kijangku/ 517. http://saruseru.com/tag/lagi/ 518. http://saruseru.com/tag/lalu/ 519. http://saruseru.com/tag/lubang/ 520. http://saruseru.com/tag/masing/ 521. http://saruseru.com/tag/memori/ 522. http://saruseru.com/tag/menegang/ 523. http://saruseru.com/tag/momen/ 524. http://saruseru.com/tag/mulai/ 525. http://saruseru.com/tag/nikmat/ 526. http://saruseru.com/tag/partai/ 527. http://saruseru.com/tag/pbb/ 528. http://saruseru.com/tag/pemilu-1999/ 529. http://saruseru.com/tag/pengorbanan/ 530. http://saruseru.com/tag/tak/ 531. http://saruseru.com/tag/tatap/ 532. http://saruseru.com/tag/tubuhnya/ 533. http://saruseru.com/tag/udah/ 534. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 535. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 536. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 537. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 538. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 539. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 540. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 541. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 542. http://saruseru.com/diperkosa-para-kuli-bangunan-dan-mandor/ 543. http://saruseru.com/tag/19-tahun/ 544. http://saruseru.com/tag/asep/ 545. http://saruseru.com/tag/batang/ 546. http://saruseru.com/tag/bisa/ 547. http://saruseru.com/tag/caci/ 548. http://saruseru.com/tag/cerita-seks/ 549. http://saruseru.com/tag/cerita-sex-indonesia/ 550. http://saruseru.com/tag/dari/ 551. http://saruseru.com/tag/diperkosa/ 552. http://saruseru.com/tag/dirinya/ 553. http://saruseru.com/tag/gue/ 554. http://saruseru.com/tag/hanya/ 555. http://saruseru.com/tag/itu/ 556. http://saruseru.com/tag/kasar/ 557. http://saruseru.com/tag/kemaluannya/ 558. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 559. http://saruseru.com/tag/ketat/ 560. http://saruseru.com/tag/kulit-putih/ 561. http://saruseru.com/tag/magang/ 562. http://saruseru.com/tag/mahasiswi/ 563. http://saruseru.com/tag/malam/ 564. http://saruseru.com/tag/memegang/ 565. http://saruseru.com/tag/menegang/ 566. http://saruseru.com/tag/mojang-bandung/ 567. http://saruseru.com/tag/mulai/ 568. http://saruseru.com/tag/nampak/ 569. http://saruseru.com/tag/perguruan-tinggi-negeri/ 570. http://saruseru.com/tag/preman/ 571. http://saruseru.com/tag/rajin/ 572. http://saruseru.com/tag/rawan/ 573. http://saruseru.com/tag/sambil/ 574. http://saruseru.com/tag/segan/ 575. http://saruseru.com/tag/setelah/ 576. http://saruseru.com/tag/situs-cerita-sex/ 577. http://saruseru.com/tag/situs-cerita-sex-indonesia/ 578. http://saruseru.com/tag/tak/ 579. http://saruseru.com/tag/terkenal/ 580. http://saruseru.com/tag/tubuhnya/ 581. http://saruseru.com/tag/vagina/ 582. http://saruseru.com/tag/wajah/ 583. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 584. http://fridabali.com/2010/07/09/gairah-sex-tante-girang/ 585. http://fridabali.com/ 586. http://fridabali.com/2008/08/18/tante-kaya-kesepian-dan-haus-sex-setelah-cerai-dari-suami/ 587. http://hotgirlonly.info/ 588. http://bit.ly/dlLAIo 589. http://bugil.freesexonly.net/ 590. http://freepicsfile.info/ 591. http://bit.ly/dlLAIo 592. http://bit.ly/dlLAIo 593. http://bit.ly/dlLAIo 594. http://fridabali.com/2010/05/17/foto-sex-abg-bugil-pengen-ngentot/ 595. http://bit.ly/dlLAIo 596. http://bit.ly/dlLAIo 597. http://bit.ly/dlLAIo 598. http://bit.ly/dlLAIo 599. http://bit.ly/dlLAIo 600. http://xjoss.net/forumdisplay.php/73-X-Black 601. http://bit.ly/dlLAIo 602. http://bit.ly/dlLAIo 603. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 604. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 605. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 606. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 607. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 608. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 609. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 610. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 611. http://saruseru.com/gairah-sex-tante-girang/ 612. http://saruseru.com/tag/34d/ 613. http://saruseru.com/tag/adik/ 614. http://saruseru.com/tag/akrab/ 615. http://saruseru.com/tag/anak-angkat/ 616. http://saruseru.com/tag/janda/ 617. http://saruseru.com/tag/kalimantan/ 618. http://saruseru.com/tag/katanya/ 619. http://saruseru.com/tag/keindahan/ 620. http://saruseru.com/tag/kemon/ 621. http://saruseru.com/tag/kisah/ 622. http://saruseru.com/tag/kuliah/ 623. http://saruseru.com/tag/lalu/ 624. http://saruseru.com/tag/langsing/ 625. http://saruseru.com/tag/menegang/ 626. http://saruseru.com/tag/merangsang/ 627. http://saruseru.com/tag/montok/ 628. http://saruseru.com/tag/mulus/ 629. http://saruseru.com/tag/rapi/ 630. http://saruseru.com/tag/serta/ 631. http://saruseru.com/tag/terkenal/ 632. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 633. http://ceritasex.mobi/ 634. http://2.bp.blogspot.com/-bo9MMl7nnBo/TWLvsf2oWDI/AAAAAAAAAn4/jQV0LISsiVk/s1600/0.jpg 635. http://17tahun.mobi/ 636. http://cerita17tahun.mobi/ 637. http://ceritasex.mobi/ 638. http://ceritangentot.mobi/ 639. http://ceritacinta.mobi/ 640. http://ceritaseks.prohost.mobi/ 641. http://ceritadewasa.prohost.mobi/ 642. http://ngentot.prohost.mobi/ 643. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 644. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 645. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 646. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 647. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 648. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 649. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 650. http://saruseru.com/kumpulan-cerita-sex-terbaru-cerita-elena-ngentot/ 651. http://saruseru.com/category/cerita-elena-ngentot/ 652. http://saruseru.com/tag/3gp-bokep/ 653. http://saruseru.com/tag/aduhai/ 654. http://saruseru.com/tag/bibirnya/ 655. http://saruseru.com/tag/buah/ 656. http://saruseru.com/tag/buah-dada/ 657. http://saruseru.com/tag/celana/ 658. http://saruseru.com/tag/cerita-sex/ 659. http://saruseru.com/tag/ceritasex/ 660. http://saruseru.com/tag/ciuman/ 661. http://saruseru.com/tag/darah/ 662. http://saruseru.com/tag/dia/ 663. http://saruseru.com/tag/gaun/ 664. http://saruseru.com/tag/gesekan/ 665. http://saruseru.com/tag/gondola-restaurant/ 666. http://saruseru.com/tag/itu/ 667. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 668. http://saruseru.com/tag/ketat/ 669. http://saruseru.com/tag/kira-kira/ 670. http://saruseru.com/tag/kontan/ 671. http://saruseru.com/tag/makan/ 672. http://saruseru.com/tag/makin/ 673. http://saruseru.com/tag/malam/ 674. http://saruseru.com/tag/menegang/ 675. http://saruseru.com/tag/mulai/ 676. http://saruseru.com/tag/nafas/ 677. http://saruseru.com/tag/nafsu/ 678. http://saruseru.com/tag/penisku/ 679. http://saruseru.com/tag/pesta/ 680. http://saruseru.com/tag/samar/ 681. http://saruseru.com/tag/sambil/ 682. http://saruseru.com/tag/sanggul/ 683. http://saruseru.com/tag/sementara/ 684. http://saruseru.com/tag/seperti/ 685. http://saruseru.com/tag/sex/ 686. http://saruseru.com/tag/ternyata/ 687. http://saruseru.com/tag/tiba/ 688. http://saruseru.com/tag/untuk/ 689. http://saruseru.com/tag/vaginanya/ 690. http://saruseru.com/tag/xxyyzz/ 691. http://saruseru.com/tag/yang/ 692. http://saruseru.com/dhea-si-pengerang/ 693. http://saruseru.com/dhea-si-pengerang/ 694. http://saruseru.com/tag/akan/ 695. http://saruseru.com/tag/bangun/ 696. http://saruseru.com/tag/bergantian/ 697. http://saruseru.com/tag/bisa/ 698. http://saruseru.com/tag/buah-dada/ 699. http://saruseru.com/tag/buruh/ 700. http://saruseru.com/tag/cerita-sex/ 701. http://saruseru.com/tag/cewek-manis/ 702. http://saruseru.com/tag/dari/ 703. http://saruseru.com/tag/dhea/ 704. http://saruseru.com/tag/dirinya/ 705. http://saruseru.com/tag/hingga/ 706. http://saruseru.com/tag/itu/ 707. http://saruseru.com/tag/jorok/ 708. http://saruseru.com/tag/kecil/ 709. http://saruseru.com/tag/kekar/ 710. http://saruseru.com/tag/kepalanya/ 711. http://saruseru.com/tag/ketakutan/ 712. http://saruseru.com/tag/kurus/ 713. http://saruseru.com/tag/laki-laki/ 714. http://saruseru.com/tag/lampu/ 715. http://saruseru.com/tag/mendekati/ 716. http://saruseru.com/tag/mendekatinya/ 717. http://saruseru.com/tag/menegang/ 718. http://saruseru.com/tag/mengerang/ 719. http://saruseru.com/tag/mereka/ 720. http://saruseru.com/tag/mulai/ 721. http://saruseru.com/tag/nafas/ 722. http://saruseru.com/tag/pakaian/ 723. http://saruseru.com/tag/pelabuhan-ratu/ 724. http://saruseru.com/tag/pengerang/ 725. http://saruseru.com/tag/pesta/ 726. http://saruseru.com/tag/pukulan/ 727. http://saruseru.com/tag/pusing/ 728. http://saruseru.com/tag/rumah-sederhana/ 729. http://saruseru.com/tag/segan/ 730. http://saruseru.com/tag/semua/ 731. http://saruseru.com/tag/untuk/ 732. http://saruseru.com/tag/wajah/ 733. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 734. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 735. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 736. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 737. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 738. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 739. http://saruseru.com/dewi-oh-dewi/ 740. http://saruseru.com/tag/air-mani/ 741. http://saruseru.com/tag/bangkit/ 742. http://saruseru.com/tag/batang/ 743. http://saruseru.com/tag/bekas/ 744. http://saruseru.com/tag/bulat/ 745. http://saruseru.com/tag/cerita-sex/ 746. http://saruseru.com/tag/dari/ 747. http://saruseru.com/tag/dia/ 748. http://saruseru.com/tag/itu/ 749. http://saruseru.com/tag/juga/ 750. http://saruseru.com/tag/kami/ 751. http://saruseru.com/tag/ke-atas/ 752. http://saruseru.com/tag/kemaluanku/ 753. http://saruseru.com/tag/kemaluannya/ 754. http://saruseru.com/tag/kemudian/ 755. http://saruseru.com/tag/kocokan/ 756. http://saruseru.com/tag/lubang-kemaluanku/ 757. http://saruseru.com/tag/mani/ 758. http://saruseru.com/tag/masih-ada/ 759. http://saruseru.com/tag/menegang/ 760. http://saruseru.com/tag/mulai/ 761. http://saruseru.com/tag/payudaraku/ 762. http://saruseru.com/tag/pemandangan/ 763. http://saruseru.com/tag/posisi/ 764. http://saruseru.com/tag/pria/ 765. http://saruseru.com/tag/puting/ 766. http://saruseru.com/tag/sambil/ 767. http://saruseru.com/tag/sayang/ 768. http://saruseru.com/tag/tegang/ 769. http://saruseru.com/tag/telanjang/ 770. http://saruseru.com/tag/telanjang-bulat/ 771. http://saruseru.com/tag/tempat-tidur/ 772. http://saruseru.com/tag/terbangun/ 773. http://saruseru.com/tag/tetekku/ 774. http://saruseru.com/tag/tidur-telanjang/ 775. http://saruseru.com/tag/tommy-yang/ 776. http://saruseru.com/tag/tubuh/ 777. http://saruseru.com/tag/yang/ 778. http://wordpress.org/ 779. http://schwarttzy.com/web-design/adventure/ 780. http://saruseru.com/feed/ 781. http://saruseru.com/comments/feed/ 782. http://saruseru.com/sample-page/ 783. http://saruseru.com/ Hidden links: 784. http://ceritacinta.mobi/ 785. http://click.buzzcity.net/click.php?partnerid=12568 786. http://4.bp.blogspot.com/_aHFfFXH6gvU/S57wKMg3MpI/AAAAAAAAATg/F021mC6FAog/s1600-h/abg+bugil+-+amelia.jpg 787. http://4.bp.blogspot.com/_aHFfFXH6gvU/S57xY-ZArLI/AAAAAAAAATo/_L-i_z1fsTc/s1600-h/Naila+Maharani6.jpg

Recent mirrors


im9 Image Hosting   » Images up to 9 MB, hotlinking & +18 images allowed - all that and much more for free!